Banjir Bandang Putuskan Crossway di Sikka, 10 Desa Terisolasi Parah

Mar 22, 2026 - 20:20
 0  4
Banjir Bandang Putuskan Crossway di Sikka, 10 Desa Terisolasi Parah

Banjir bandang yang melanda Kecamatan Tana Wawo, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat sore, 20 Maret 2026, telah menyebabkan putusnya Crossway Lowo Regi di Desa Masabewa. Akibat kejadian ini, sepuluh desa di wilayah tersebut menjadi terisolasi karena jalur transportasi utama terputus total.

Ad
Ad

Putusnya Crossway Lowo Regi dan Dampaknya

Camat Tana Wawo, John Oriwis NS, menjelaskan bahwa Crossway Lowo Regi merupakan jalur vital yang menghubungkan akses transportasi ke seluruh desa di kecamatan tersebut. Saat dihubungi CNNIndonesia.com pada Minggu (22/3), John menyatakan:

"Saat ini saya berada di lokasi, dan Crossway Lowo Regi putus akibat banjir kemarin sore. Ini adalah jalur utama bagi kami."

Crossway sendiri adalah jembatan darurat yang dibangun dari batu dan semen, berfungsi sebagai penyeberangan di atas aliran sungai kecil atau area banjir, di mana air dapat mengalir melimpas di atas permukaan jalan. Namun, banjir bandang kali ini menghancurkan struktur tersebut secara total.

Akibatnya, aktivitas transportasi dan mobilitas warga di wilayah tersebut terhenti sepenuhnya, memutus akses dasar antar desa.

Pengaruh Terhadap Pelayanan Kesehatan

Selain gangguan transportasi, putusnya crossway tersebut berdampak langsung pada pelayanan kesehatan. John mengungkapkan bahwa pada malam kejadian, proses rujukan pasien dari Puskesmas Wolofeo menuju RSUD Tzc Hillers Maumere menjadi sangat sulit dan memakan waktu lebih lama.

"Malam tadi, rujukan pasien harus dilakukan secara bertahap. Pasien diangkut dengan mobil pikap hingga ke titik Lowo Regi, lalu harus dipindahkan ke mobil lain yang sudah menunggu di seberang sungai," terang John.

Prosedur ini tentu menghambat penanganan medis darurat dan dapat membahayakan nyawa pasien yang membutuhkan perawatan cepat.

Ancaman Banjir di Titik-Titik Strategis

John juga menyebutkan bahwa selain Crossway Lowo Regi, aliran Sungai Lowo Lamba merupakan titik rawan yang sering mengalami banjir bandang. Kedua lokasi ini merupakan urat nadi transportasi di Kecamatan Tana Wawo, namun kerap terancam bencana alam.

"Kedua jembatan ini sangat penting, tetapi selalu terancam oleh banjir bandang," tambahnya.

Hal ini menunjukkan perlunya solusi jangka panjang untuk memperkuat infrastruktur dan mitigasi bencana di daerah rawan banjir seperti Sikka.

Respon Pemerintah dan Koordinasi Penanganan

Menanggapi situasi kritis ini, Camat John Oriwis telah melaporkan kondisi tersebut kepada Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago. Selain itu, ia juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) setempat untuk segera melakukan perbaikan dan penanganan.

John menegaskan pentingnya perbaikan Crossway Lowo Regi agar kelancaran transportasi, pelayanan kesehatan, dan aktivitas sosial ekonomi kembali normal.

Dalam pemantauan langsung di lokasi, John didampingi oleh Kepala Desa Masabewa Geradus Erasmus, Kapospam Tana Wawo Aiptu Fransiskus Lister, serta Bhabinkamtibmas Desa Masabewa Aipda Kadek Maradona. Mereka bersama-sama berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat segera menurunkan bantuan dan melakukan penanganan darurat.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, putusnya Crossway Lowo Regi akibat banjir bandang ini bukan hanya masalah infrastruktur, melainkan menjadi gambaran krisis ketahanan bencana di wilayah Sikka, NTT. Infrastruktur vital yang rentan terhadap bencana alam membuat masyarakat rentan terisolasi dan layanan dasar seperti kesehatan terancam.

Urgensi perbaikan dan pembangunan infrastruktur yang tahan bencana harus menjadi prioritas pemerintah daerah dan pusat. Jika tidak, risiko isolasi yang memperparah kondisi sosial ekonomi warga serta keterlambatan penanganan medis akan terus berulang setiap musim hujan.

Ke depan, pemerintah perlu mengintegrasikan mitigasi bencana dalam perencanaan pembangunan infrastruktur, termasuk pembangunan jembatan permanen yang lebih kuat dan sistem peringatan dini banjir di kawasan rawan. Masyarakat juga harus dilibatkan dalam upaya kesiapsiagaan agar dampak bencana bisa diminimalisir.

Situasi ini menjadi peringatan penting bahwa pembangunan yang berkelanjutan dan adaptasi terhadap perubahan iklim harus menjadi agenda utama untuk melindungi masyarakat di daerah rawan bencana seperti Sikka.

Terus pantau perkembangan terbaru untuk informasi penanganan dan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Sikka.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad