Dinkes Tangerang: Wasir hingga Flu Jadi Penyakit Potensial Usai Lebaran

Mar 23, 2026 - 15:30
 0  2
Dinkes Tangerang: Wasir hingga Flu Jadi Penyakit Potensial Usai Lebaran

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang memperingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi munculnya sejumlah penyakit setelah momentum Lebaran. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Tangerang, Sari Nur Arofah, menjelaskan bahwa penyakit seperti wasir hingga flu dapat meningkat karena perubahan pola hidup selama perayaan.

Ad
Ad

Wasir dan Pola Makan Tidak Teratur Saat Lebaran

Sari Nur Arofah menuturkan bahwa penyakit wasir berpotensi muncul akibat pola makan yang tidak teratur dan kurang serat selama Lebaran. Konsumsi berlebihan makanan khas Lebaran seperti kue kering yang rendah serat menjadi salah satu faktor pemicu utama.

"Kami menyarankan agar masyarakat tetap mengonsumsi buah dan sayur setiap hari, termasuk saat perayaan Lebaran," ujar Sari.

Lonjakan Gula Darah dan Kolesterol Setelah Lebaran

Selain wasir, Dinkes juga mengingatkan adanya potensi lonjakan gula darah yang kerap dialami masyarakat pasca Lebaran. Hal ini disebabkan oleh makanan dan minuman manis, seperti kue kering dan minuman gula tinggi yang menjadi suguhan khas Lebaran.

Tak hanya gula darah, lonjakan kolesterol juga berisiko meningkat karena konsumsi makanan berlemak dan santan seperti opor ayam, rendang, dan hidangan khas lainnya. Kondisi ini berpotensi memicu penyakit serius seperti:

  • Serangan jantung
  • Stroke
  • Arteri perifer
  • Darah tinggi
  • Batu empedu

Risiko tersebut terutama mengancam kelompok usia lanjut yang lebih rentan terhadap komplikasi.

Flu dan Kelelahan Tubuh Setelah Lebaran

Selain gangguan pencernaan dan metabolisme, flu menjadi keluhan kesehatan yang paling sering ditemukan setelah Lebaran. Menurut Sari, hal ini terjadi karena aktivitas padat selama Lebaran membuat tubuh kelelahan sehingga menurunkan daya tahan tubuh secara signifikan.

Imbauan Dinkes untuk Masyarakat

Dinkes Kota Tangerang mengajak masyarakat untuk:

  • Mengatur pola makan dengan memperbanyak konsumsi serat dari buah dan sayur
  • Mengurangi konsumsi makanan tinggi gula dan lemak berlebih selama Lebaran
  • Memperhatikan waktu istirahat agar tubuh tidak kelelahan
  • Memantau kondisi kesehatan, terutama bagi kelompok usia lanjut

Dengan langkah ini, diharapkan potensi penyakit yang muncul usai Lebaran dapat diminimalisir dan kesehatan masyarakat tetap terjaga.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, peringatan Dinkes Tangerang ini bukan hanya soal menjaga kesehatan fisik secara individual, tetapi juga menjadi refleksi penting tentang bagaimana tradisi dan kebiasaan selama Lebaran dapat berdampak jangka pendek hingga jangka panjang bagi kesehatan masyarakat. Fenomena lonjakan penyakit pasca Lebaran ini menunjukan perlunya edukasi lebih intensif tentang pola makan sehat di tengah momen perayaan yang penuh godaan kuliner.

Lebih lanjut, risiko penyakit kronis akibat lonjakan gula dan kolesterol yang disebabkan oleh makanan khas Lebaran menuntut perhatian serius khususnya dari kalangan lansia yang rentan mengalami komplikasi serius. Pemerintah daerah dan pihak terkait perlu mendorong kampanye kesehatan yang menyasar kelompok-kelompok rentan, termasuk menyediakan alternatif menu sehat selama Lebaran.

Ke depan, pembaca sebaiknya mulai menata ulang kebiasaan konsumsi dan gaya hidup selama Lebaran agar tidak hanya merayakan momen dengan sukacita tetapi juga menjaga kesehatan agar tidak terjebak dalam siklus penyakit pasca perayaan. Tetap update informasi kesehatan dari Dinkes setempat bisa menjadi langkah bijak untuk menjaga kebugaran setelah Lebaran.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad