Deteksi Dini Masalah Aorta Jantung: Kunci Cegah Risiko Kematian
Banyak orang mengira kondisi jantung mereka sehat karena tidak merasakan gejala seperti nyeri dada atau sesak napas. Padahal, gangguan serius pada aorta jantung dapat berkembang tanpa gejala yang terasa, sehingga berpotensi mengancam nyawa bila tidak terdeteksi sejak dini.
Pentingnya Deteksi Dini Masalah Aorta
Aorta adalah pembuluh darah terbesar yang berfungsi menyalurkan darah dari jantung ke seluruh tubuh, termasuk organ vital seperti otak dan ginjal. Namun, kelainan pada aorta seperti aneurisma (pelebaran pembuluh darah) dan diseksi (robekan dinding aorta) bisa menyebabkan komplikasi serius. Jika pecah, kondisi ini bisa menyebabkan kematian mendadak.
Menurut Dr. dr. Saskia Dyah Handari, SpJP(K), FESC, FAsCC, FASE, FIHA dari Mayapada Hospital Surabaya, banyak kelainan aorta berkembang tanpa gejala sehingga sering terdeteksi saat sudah parah.
"Skrining jantung tidak hanya menilai fungsi pompa jantung tapi juga struktur pembuluh darah besar seperti aorta. Ini penting untuk deteksi dini kelainan," jelas dr. Saskia dalam keterangan resmi, Selasa (24/3/2026).
Siapa yang Perlu Melakukan Skrining Aorta?
Skrining dianjurkan bagi kelompok berisiko, antara lain:
- Usia di atas 60 tahun
- Penderita hipertensi dan kolesterol tinggi
- Perokok aktif atau yang pernah merokok
- Memiliki riwayat penyakit aorta dalam keluarga
Untuk pria usia lanjut yang pernah merokok, pemeriksaan aneurisma aorta abdominal sangat direkomendasikan karena risikonya lebih tinggi.
Metode Skrining dan Pemeriksaan Lanjutan
Pemeriksaan biasanya dilakukan bertahap sesuai kebutuhan pasien:
- USG perut untuk mendeteksi aneurisma aorta abdominal; prosedur cepat tanpa radiasi.
- Ekokardiografi menilai bagian awal aorta dekat jantung sekaligus fungsi jantung.
- CT scan untuk gambaran lebih rinci ukuran dan lokasi kelainan.
Untuk pasien dengan nyeri dada akut, CT Triple Rule-Out dapat mengevaluasi tiga penyebab utama nyeri dada berbahaya sekaligus: penyakit arteri koroner, emboli paru, dan diseksi aorta.
Tindakan Pengobatan dan Layanan Komprehensif di Mayapada Hospital
Dalam beberapa kasus, tindakan minimal invasif seperti Endovascular Aortic Repair (EVAR) atau Thoracic Endovascular Aortic Repair (TEVAR) bisa menjadi solusi. Jika kondisi lebih kompleks, operasi terbuka dapat dilakukan untuk memperbaiki bagian aorta yang rusak dan mengurangi risiko komplikasi.
Mayapada Hospital Surabaya menyediakan layanan jantung dan pembuluh darah komprehensif melalui Heart & Vascular Center yang memiliki tiga pilar utama:
- Emergency Excellence dengan Chest Pain Unit untuk evaluasi dan penanganan cepat nyeri dada, didukung dokter spesialis dan subspesialis on-site 24/7.
- Advanced Treatment mencakup pengobatan penyakit pembuluh darah, aritmia, dan kelainan struktur jantung dengan teknologi terbaru.
- Team-Based Management yang melibatkan kolaborasi 17 dokter spesialis berbagai bidang untuk menentukan perawatan terbaik.
Selain itu, pasien mendapatkan pendampingan penuh dari Cardiac Advisor sejak awal hingga pemulihan.
Fasilitas Digital untuk Kesehatan Jantung
Mayapada Hospital juga menyediakan aplikasi MyCare yang memudahkan akses informasi kesehatan jantung melalui fitur Health Articles & Tips. Pengguna dapat memantau kebugaran dengan fitur Personal Health yang menghitung detak jantung, langkah kaki, kalori terbakar, dan Body Mass Index (BMI).
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, deteksi dini masalah pada aorta jantung merupakan langkah krusial yang sering diabaikan masyarakat. Banyak orang merasa aman tanpa gejala, padahal risiko aneurisma dan diseksi aorta sangat serius dan dapat berujung fatal jika terlambat ditangani. Skrining rutin terutama bagi kelompok berisiko harus menjadi bagian dari kesadaran kesehatan nasional.
Selain itu, pendekatan multidisiplin di fasilitas kesehatan seperti Mayapada Hospital menunjukkan bahwa penanganan penyakit kardiovaskular modern sudah sangat maju, mengutamakan kolaborasi dan teknologi canggih. Hal ini menjadi contoh penting bagaimana rumah sakit swasta mampu mendukung program deteksi dan pengobatan penyakit jantung secara optimal.
Ke depan, masyarakat dan pemerintah perlu mendorong edukasi dan akses yang lebih luas terhadap skrining jantung agar angka kematian akibat kelainan aorta dapat ditekan. Perkembangan teknologi pemeriksaan dan terapi minimal invasif juga harus dioptimalkan agar penanganan lebih efektif dan risiko komplikasi minimal.
Terus pantau informasi terbaru dan jangan abaikan tanda-tanda gangguan jantung untuk menjaga kesehatan aorta dan nyawa Anda.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0