Kunci PDIP Bertahan di Pemilu 2024: Resiliensi dan Institusionalisasi Partai
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, mengungkapkan kunci keberhasilan partainya bertahan dan keluar sebagai pemenang dalam Pemilu Legislatif 2024. Hal ini disampaikan saat Hasto menjadi pembicara utama dalam forum internasional Council of Asian Liberals and Democrats (CALD) di Makati, Filipina, Jumat (27/3/2026).
Institusionalisasi Partai sebagai Pilar Utama
Dalam paparan bertajuk The Institutionalization of Political Parties, Resilience, and Strategic Campaigns, Hasto menegaskan bahwa institusionalisasi organisasi menjadi fondasi utama sebuah partai politik untuk mampu bertahan menghadapi tekanan politik yang kompleks. Ia menjelaskan bagaimana PDIP mampu melewati berbagai tantangan di Pemilu 2024 dengan meningkatkan jumlah kursi legislatif di tingkat kabupaten dan kota sebanyak 14 kursi.
"Inilah bukti nyata dari resiliensi atau daya tahan partai yang telah terinstitusionalisasi," ujar Hasto, dikutip dari Antara.
Menurut Hasto, institusionalisasi bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan proses mendalam yang menanamkan nilai-nilai, visi, dan strategi jangka panjang dalam partai. Hal ini memungkinkan PDIP untuk tetap adaptif dan responsif terhadap dinamika politik nasional.
Kepemimpinan Strategis Megawati Soekarnoputri
Salah satu kunci utama yang diungkapkan Hasto adalah kepemimpinan strategis Megawati Soekarnoputri. Kepemimpinan ini bukan hanya gaya manajerial biasa, melainkan diwarnai oleh ideologi yang terinstitusionalisasi melalui tujuh indikator utama:
- Berpikir kritis (critical thinking)
- Visi (vision)
- Arahan (direction)
- Nilai-nilai inti (core values)
- Biopolitik
- Keberpihakan (alignment)
- Komitmen (commitment)
Perpaduan antara institusionalisasi partai dan kepemimpinan strategis ini memberikan PDIP sifat yang fleksibel, adaptif, dan memiliki survival capacity tinggi dalam menghadapi guncangan internal maupun eksternal.
Pesan Inspiratif dari Bung Karno
Dalam forum yang dihadiri oleh tokoh politik regional seperti Florencio "Butch" Abad (Filipina) dan Chee Soon Juan (Singapura), Hasto menutup paparan dengan mengutip pesan Bung Karno tahun 1965:
"For fighting a nation, the journey never ends" (Bagi bangsa yang berjuang, perjalanan tidak pernah berakhir).
Pesan ini menegaskan bahwa institusionalisasi partai adalah misi berkelanjutan untuk menjaga marwah demokrasi dan kedaulatan rakyat.
Forum CALD dan Partisipasi Tokoh Politik Asia
Forum CALD dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari Asia, termasuk Chairperson CALD Mardi Seng dari Kamboja dan Presiden Partai Liberal Filipina, Lorenzo "Erin" TaƱada III. Selain itu, forum menerima pesan dari Presiden Timor Leste sekaligus penerima Nobel Perdamaian, Jose Ramos-Horta, serta pidato kunci dari Senator Filipina, Francis "Kiko" Pangilinan.
Dalam sesi diskusi panel, Hasto berbagi panggung dengan mantan Menteri Anggaran Filipina, Florencio "Butch" Abad, dan Sekjen Singapore Democratic Party, Chee Soon Juan, yang dimoderatori oleh Editor-at-large Rappler, Marites Vitug.
Delegasi lain yang hadir antara lain Lee Boon Shian dari Malaysia, James Gomez dari Asia Centre, dan V Srivarathanabul dari Partai Demokrat Thailand, memberikan perspektif beragam mengenai tantangan demokrasi di Asia.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, paparan Hasto Kristiyanto di forum CALD menegaskan bahwa keberhasilan PDIP tidak hanya soal popularitas atau kampanye sesaat, melainkan hasil dari kerja keras institusionalisasi yang matang dan kepemimpinan ideologis yang kuat. Dalam konteks politik Indonesia yang dinamis dan terkadang penuh guncangan, resiliensi partai menjadi faktor penentu kelangsungan dan keberhasilan politik jangka panjang.
Selain itu, tujuh indikator kepemimpinan strategis Megawati yang disebut Hasto bisa menjadi model bagi partai politik lain yang ingin memperkuat fondasi internal mereka. Ini menunjukkan bahwa kombinasi antara nilai ideologis dan strategi adaptif sangat penting dalam menghadapi tekanan politik dan sosial yang terus berubah.
Ke depan, penting bagi PDIP dan partai lain untuk terus mengembangkan institusionalisasi ini agar mampu menjaga stabilitas politik sekaligus memperkuat demokrasi di Indonesia. Forum seperti CALD menjadi platform penting untuk bertukar pengalaman dan strategi menghadapi tantangan global maupun regional.
Untuk informasi lebih lengkap mengenai paparan Hasto Kristiyanto di forum CALD, kunjungi sumber aslinya di Liputan6.com.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0