Memperkuat Kepemimpinan Partai atas Ilmu Sosial dan Humaniora di Era Baru

Mar 28, 2026 - 16:00
 0  4
Memperkuat Kepemimpinan Partai atas Ilmu Sosial dan Humaniora di Era Baru

Pada 28 Maret 2026, Universitas Ilmu Sosial dan Humaniora, bagian dari Universitas Nasional Vietnam di Kota Ho Chi Minh, menjadi tuan rumah sebuah konferensi ilmiah nasional bertajuk "Memperkuat kepemimpinan Partai atas ilmu sosial dan humaniora sesuai dengan semangat Resolusi Kongres Nasional ke-14 untuk memenuhi tuntutan pembangunan nasional yang cepat dan berkelanjutan di era baru". Acara ini menghadirkan diskusi mendalam mengenai peran strategis ilmu sosial dan humaniora dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan di tengah tantangan zaman baru.

Ad
Ad

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Memperkuat Ilmu Sosial dan Humaniora

Konferensi ini diprakarsai oleh Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Pusat, bekerja sama dengan Kementerian Sains dan Teknologi, Akademi Ilmu Sosial Vietnam, Komite Partai Kota Ho Chi Minh, serta Universitas Nasional Vietnam Kota Ho Chi Minh. Kamerad Ngo Dong Hai, Anggota Komite Sentral Partai dan Wakil Kepala Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Pusat, memberikan pidato pembuka yang menegaskan pentingnya kepemimpinan Partai dalam bidang ilmu sosial dan humaniora.

Acara ini merupakan implementasi dari Resolusi Kongres Nasional ke-14 dan Resolusi No. 57-NQ/TW tanggal 22 Desember 2024 dari Politbiro, yang menggarisbawahi posisi ilmu sosial dan humaniora sebagai pilar dalam ekosistem inovasi nasional serta transformasi digital untuk mendukung pembangunan negara secara cepat dan berkelanjutan.

Fokus Konferensi dan Isu Utama yang Dibahas

Konferensi dihadiri oleh ratusan delegasi dari kalangan pemimpin, ilmuwan, dan pakar dengan lebih dari 80 makalah ilmiah yang membahas tiga isu utama:

  • Kepemimpinan Partai atas ilmu sosial dan humaniora di era baru
  • Peran ilmu sosial dan humaniora dalam pembangunan nasional yang cepat dan berkelanjutan
  • Inovasi dan perkembangan ilmu sosial dan humaniora dalam konteks transformasi digital

Peran Strategis Ilmu Sosial dan Humaniora dalam Pembangunan Nasional

Profesor Dr. Nguyen Thi Thanh Mai, Direktur Universitas Nasional Vietnam Kota Ho Chi Minh, menegaskan bahwa ilmu sosial dan humaniora memiliki peran fundamental dalam pembangunan negara yang berkelanjutan. Ia menyatakan perlunya mendefinisikan ulang peran ilmu sosial dan humaniora dengan mengedepankan penelitian interdisipliner yang terhubung dengan praktik dan data konkret.

Dalam konteks ini, lokakarya menyoroti tiga hal kunci:

  1. Menentukan posisi ilmu sosial dan humaniora dalam kebijakan pembangunan nasional
  2. Mengidentifikasi hambatan dan tantangan yang dihadapi sektor ini
  3. Mengusulkan solusi terobosan untuk pengembangan ilmu sosial dan humaniora

Wawasan Pakar tentang Kepemimpinan dan Fungsi Ilmu Sosial dan Humaniora

Profesor Dr. Ta Ngoc Tan, mantan anggota Komite Sentral Partai dan mantan Direktur Akademi Politik Nasional Ho Chi Minh, menyatakan bahwa ilmu sosial dan humaniora membentuk visi, sistem nilai, serta model pembangunan masyarakat. Ia menekankan bahwa ilmu sosial dan humaniora menjadi fondasi yang menjaga arah pembangunan tetap sesuai tujuan dan menghindari dampak negatif.

Sementara itu, Profesor Dr. Le Van Loi, Anggota Komite Sentral Partai Komunis Vietnam dan Presiden Akademi Ilmu Sosial Vietnam, menyatakan bahwa ilmu sosial dan humaniora harus berperan aktif sebagai "wadah kebijaksanaan" dan "intelek strategis" yang mendampingi bangsa, bukan hanya sebagai pengamat pasif. Ia menyoroti pentingnya ilmu sosial dan humaniora dalam memperkuat posisi diplomatik dan menjaga fondasi ideologis Partai untuk memperkuat kepercayaan rakyat.

Tantangan dan Solusi dalam Pengembangan Ilmu Sosial dan Humaniora

Para delegasi mengidentifikasi beberapa kendala utama yang menghambat perkembangan ilmu sosial dan humaniora, antara lain:

  • Lemahnya inovasi dalam institusi dan kebijakan
  • Mekanisme pengelolaan dan investasi yang tidak memadai
  • Lingkungan akademik yang belum sepenuhnya terbuka dan inovatif

Selain itu, dengan kemajuan pesat teknologi kecerdasan buatan, konferensi juga mengangkat isu etika, budaya, dan hukum sebagai bagian dari peran ilmu sosial dan humaniora dalam membangun norma, membimbing nilai, serta menyempurnakan institusi untuk mengendalikan risiko teknologi dan memastikan perkembangan teknologi yang bertanggung jawab sosial.

Arah Strategis untuk Memperkuat Ilmu Sosial dan Humaniora

Untuk menjadikan ilmu sosial dan humaniora sebagai kekuatan pendorong "Era Kemajuan Nasional", konferensi mengusulkan beberapa strategi penting:

  • Inovasi dalam metode kepemimpinan Partai dan penyempurnaan mekanisme manajemen negara secara ilmiah dan modern
  • Menegaskan peran ilmu sosial dan humaniora sebagai benteng teoretis dan medan pertempuran ideologis
  • Membangun tenaga intelektual berkualitas tinggi dengan keyakinan politik dan kapasitas akademik serta perspektif internasional
  • Mengoptimalkan transformasi digital dalam riset dan pengajaran
  • Memperkuat kerja sama internasional di bidang ilmu sosial dan humaniora

Penutup dan Harapan ke Depan

Dalam sambutan penutup, Kamerad Ngo Dong Hai memberikan apresiasi tinggi kepada para ilmuwan dan lembaga yang berkontribusi dalam seminar tersebut. Ia menekankan pentingnya terus meningkatkan mekanisme dan kebijakan untuk memajukan ilmu sosial dan humaniora sebagai bagian integral dari sistem pengetahuan nasional yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional di era baru.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, konferensi ini menandai momentum penting dalam penguatan peran Partai Komunis Vietnam dalam mengarahkan perkembangan ilmu sosial dan humaniora sebagai kekuatan strategis di tengah transformasi digital dan inovasi ilmu pengetahuan. Penekanan pada penelitian interdisipliner dan sinergi antara ilmu sosial dengan teknologi menunjukkan kesadaran akan kebutuhan untuk mengintegrasikan nilai-nilai sosial dan budaya dalam pembangunan teknologi dan ekonomi.

Namun, tantangan besar tetap ada, terutama dalam reformasi kebijakan dan pembangunan ekosistem akademik yang lebih terbuka dan inovatif. Jika berhasil diatasi, ini tidak hanya akan memperkuat posisi ilmu sosial dan humaniora di Vietnam tetapi juga menjadi model bagi negara-negara lain yang menghadapi tantangan serupa dalam era digitalisasi global.

Ke depan, pembaca perlu mengikuti perkembangan kebijakan dan implementasi strategi ini, khususnya bagaimana ilmu sosial dan humaniora dapat berkontribusi dalam mengelola dampak sosial dari kemajuan teknologi dan menjaga keberlanjutan pembangunan nasional.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi sumber aslinya di cand.com.vn.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad