Spanyol Tolak Pangkalan Militer untuk Serangan AS ke Iran, Kritik Keras Intervensi

Mar 4, 2026 - 08:42
 0  4
Spanyol Tolak Pangkalan Militer untuk Serangan AS ke Iran, Kritik Keras Intervensi

Spanyol secara resmi menolak permintaan Amerika Serikat (AS) untuk menggunakan pangkalan militer bersama di wilayahnya sebagai basis serangan terhadap Iran. Keputusan tegas ini muncul di tengah meningkatnya kritik dari pemerintah Spanyol terhadap intervensi militer yang berbahaya dan bertentangan dengan hukum internasional.

Ad
Ad

Sikap Tegas Pemerintah Spanyol terhadap Serangan Militer AS ke Iran

Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, secara terbuka mengecam tindakan militer sepihak yang dilakukan oleh AS dan Israel terhadap Iran. Dalam pidatonya di Barcelona, Sanchez menegaskan bahwa aksi agresif tersebut hanya akan memperburuk ketegangan global dan menciptakan dunia yang lebih tidak stabil dan penuh ketidakpastian.

"Hari ini, lebih dari sebelumnya, sangat penting untuk diingat bahwa Anda bisa saja menentang rezim yang penuh kebencian — seperti masyarakat Spanyol secara keseluruhan terhadap rezim Iran — namun pada saat yang sama, tetap menentang intervensi militer yang tidak adil dan berbahaya yang berada di luar hukum internasional," tegas Sanchez.

Langkah ini menunjukkan posisi Spanyol sebagai salah satu negara NATO yang berani menentang penggunaan wilayahnya untuk operasi militer kontroversial, meskipun ada tekanan dari sekutu lama, AS.

Penolakan Resmi Penggunaan Pangkalan Udara Rota dan Moron

Pemerintah Madrid secara resmi menolak izin bagi militer AS untuk menggunakan pangkalan udara Rota dan Moron sebagai basis serangan udara ke Iran. Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares, menegaskan bahwa dukungan mereka terhadap kebebasan rakyat Iran tidak berarti memberikan persetujuan bagi penggunaan pangkalan militer untuk aksi militer yang tidak sesuai perjanjian dan hukum internasional.

"Saya ingin menyampaikan hal ini dengan sangat jelas dan lugas. Pangkalan-pangkalan tersebut tidak sedang digunakan — dan tidak akan digunakan — untuk apa pun yang tidak tercantum dalam perjanjian dengan AS, atau untuk apa pun yang tidak dicakup oleh Piagam PBB," ujar Albares.

Sikap yang sama diungkapkan Menteri Pertahanan Spanyol, Margarita Robles, yang menegaskan bahwa setiap operasi militer harus mematuhi hukum internasional dan mendapat dukungan luas komunitas global.

Aktivitas Militer AS di Pangkalan Spanyol dan Respons Internasional

Meskipun ada penolakan resmi, data dari situs pelacakan penerbangan Flightradar24 menunjukkan aktivitas militer AS yang cukup sibuk di pangkalan tersebut. Sekitar 15 pesawat militer AS dilaporkan meninggalkan Rota dan Moron sejak serangan AS dan Israel dimulai akhir pekan lalu. Sebagian besar pesawat tersebut bahkan terlihat mendarat di Pangkalan Udara Ramstein di Jerman.

Namun, pejabat pertahanan AS memilih untuk bungkam dan tidak memberikan komentar terkait keberangkatan pesawat-pesawat tersebut dari wilayah kedaulatan Spanyol.

Di sisi lain, pernyataan keras Sanchez mengindikasikan ketegangan yang semakin meningkat antara Madrid dan Washington. Sikap ini juga berpotensi merusak hubungan dengan Donald Trump yang sebelumnya mengkritik Spanyol karena enggan menaikkan anggaran pertahanan NATO hingga 5% dari PDB.

Berbeda Sikap Negara Eropa Lainnya Terhadap Konflik Iran

Berbeda dengan Spanyol, negara-negara Eropa lain seperti Inggris, Prancis, dan Jerman menunjukkan sikap lebih berhati-hati dan terkadang mendukung tindakan pertahanan terhadap Iran.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer awalnya ragu memberikan izin penggunaan pangkalan Diego Garcia, namun kemudian menyetujui setelah Iran meluncurkan serangan balasan yang menghantam pangkalan udara Inggris di Siprus. Inggris, Prancis, dan Jerman bersama-sama menyatakan kesiapan melakukan tindakan proporsional untuk menghancurkan kemampuan Iran meluncurkan rudal dan pesawat tak berawak.

Donald Trump bereaksi sinis terhadap perubahan sikap Inggris, menyebut bahwa London membutuhkan waktu "terlalu lama" untuk memberikan akses pangkalan. Sementara Kanselir Jerman, Friedrich Merz, memilih tidak mengkritik sekutu AS dan menyatakan bahwa meskipun ada keraguan, banyak tujuan yang sama antara Jerman dan AS.

Sementara itu, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyerukan solusi diplomatik jangka panjang untuk krisis Iran dan menegaskan bahwa Uni Eropa akan mempersiapkan diri menghadapi dampak buruk dari peristiwa militer ini.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, keputusan Spanyol menolak penggunaan pangkalan militer untuk serangan ke Iran merupakan sinyal kuat bahwa tidak semua negara NATO sepenuhnya mendukung pendekatan militer yang agresif terhadap Iran. Sikap tegas Madrid menegaskan prinsip hukum internasional dan pentingnya stabilitas global yang kini semakin rentan akibat konflik di Timur Tengah.

Penolakan ini juga mencerminkan ketegangan internal dalam aliansi NATO yang selama ini dianggap solid. Perbedaan sikap antara Spanyol dan negara-negara Eropa lain terhadap Iran dapat memperlihatkan potensi perpecahan dalam kebijakan luar negeri blok tersebut, terutama mengenai penggunaan kekuatan militer.

Ke depan, publik dan para pengambil kebijakan harus mencermati bagaimana peran Spanyol dan negara-negara lain yang mengedepankan diplomasi akan berkontribusi dalam menyelesaikan konflik Iran secara damai. Sikap Madrid juga membuka ruang bagi diskusi lebih luas mengenai batasan penggunaan kekuatan militer dalam konteks hukum internasional dan hak kedaulatan negara.

Perkembangan terbaru ini wajib dipantau oleh masyarakat global karena dapat berdampak pada keseimbangan kekuatan di kawasan Timur Tengah dan stabilitas dunia secara umum.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad