Sampah TPS Kramat Jati Meluber ke Kali, Warga Khawatir Banjir Melanda

Apr 1, 2026 - 14:50
 0  3
Sampah TPS Kramat Jati Meluber ke Kali, Warga Khawatir Banjir Melanda

Warga di sekitar Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mengungkapkan kekhawatiran serius terkait potensi banjir setelah tembok pembatas di TPS tersebut roboh dan menyebabkan sampah meluber ke badan kali sekitar.

Ad
Ad

Runtuhnya Tembok Pembatas dan Dampaknya pada Lingkungan

Tebe (35), seorang kuli angkut di Pasar Induk Kramat Jati, menjelaskan bahwa usaha pembersihan kali menjadi kurang efektif karena sampah dari TPS terus mengalir dan menumpuk di saluran air. "Percuma kita bersihin kali kalau sampahnya yang banyak banget itu jatuh terus ke kali. Jadi mampet, nanti bisa banjir," katanya.
Menurutnya, tembok pembatas yang roboh secara bertahap mulai dari bagian kecil hingga semakin meluas menyebabkan sampah langsung jatuh ke kali, memperparah risiko penyumbatan dan banjir.

Tebe menyatakan, "Awalnya sedikit, terus ambruk, terus lama kelamaan sampahnya ke kali. Lama-lama, sampingnya ikut jebol juga, jadi makin parah."

Kronologi dan Dampak Kerusakan Tembok

Samidi (42), warga sekitar, mengungkapkan bahwa bagian tembok sepanjang sekitar dua meter tersebut sudah roboh sejak setengah bulan lalu, terjadi pada malam hari. Ia menduga bagian tembok lain yang lebih panjang sudah lebih dulu mengalami kerusakan.

"Jebolnya udah setengah bulan lalu. Kalau yang itu (10 meter) saya tidak tahu, kayaknya udah lebih lama. Kalau yang ini (dua meter) setengah bulan lalu jebolnya, malam-malam gitu," ujar Samidi.

Kerusakan ini tidak hanya menimbulkan pencemaran air kali dengan sampah yang terbawa, tetapi juga memperburuk kualitas lingkungan sekitar karena bau menyengat dari sampah yang menggunung hingga ke permukiman warga.

Situasi Sampah dan Upaya Penanganan dari Pemerintah

Berdasarkan pengamatan, tembok yang roboh berada tepat di belakang tumpukan sampah setinggi kurang lebih enam meter. Material beton dan tiang penyangga yang ambruk sebagian masuk ke saluran air, sementara sampah berupa sisa sayuran dan buah-buahan terbawa ke dalam saluran, berpotensi menyumbat dan memperparah kondisi lingkungan.

Area ini juga merupakan lahan kosong yang dimanfaatkan warga sebagai tempat bermain anak-anak dan akses jalan setapak sehari-hari, sehingga kondisi ini menimbulkan risiko kesehatan dan keamanan.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Julius Monangta, memastikan dukungan penuh dari pemerintah daerah dengan mengerahkan 13 truk pengangkut sampah untuk membersihkan lokasi tersebut. "Bantuan dari Sudin LH Jakarta Timur tidak dibatasi waktu tertentu dan akan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar tertangani," katanya.

Namun, meski pengangkutan telah berlangsung selama empat hari sejak 27 Maret, tumpukan sampah setinggi enam meter belum menunjukkan penurunan signifikan, sehingga masih menjadi perhatian serius.

Faktor Risiko dan Implikasi bagi Warga Sekitar

  • Penyumbatan saluran air yang dapat memperbesar risiko banjir terutama saat musim hujan.
  • Pencemaran lingkungan akibat sampah dan bau tidak sedap yang mengganggu kualitas hidup warga.
  • Potensi gangguan kesehatan dari limbah organik yang membusuk dan menjadi sarang penyakit.
  • Risiko keselamatan anak-anak yang bermain di sekitar lahan kosong dekat TPS.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, permasalahan sampah di Pasar Induk Kramat Jati yang mengalir ke kali dan tembok pembatas yang roboh bukan hanya masalah kebersihan semata, melainkan juga mencerminkan kelemahan dalam pengelolaan sampah dan infrastruktur pasar. Jika tidak segera ditangani secara menyeluruh, risiko banjir dan pencemaran akan terus meningkat, mengancam kesehatan dan keselamatan warga sekitar.

Lebih jauh, kondisi ini bisa menjadi warning bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi sistem pengelolaan sampah di pasar-pasar tradisional besar di Jakarta, termasuk perlunya perbaikan infrastruktur pendukung seperti tembok pembatas dan saluran air. Warga juga harus mendapatkan akses informasi dan keterlibatan dalam menjaga kebersihan lingkungan agar solusi yang diterapkan bisa berkelanjutan.

Pemantauan dan pembaruan kondisi secara berkala sangat diperlukan untuk memastikan bahwa upaya pembersihan dan perbaikan berjalan efektif. Warga serta pihak pasar harus berkolaborasi dengan pemerintah agar kejadian serupa tidak berulang dan kualitas lingkungan di kawasan Kramat Jati dapat terjaga lebih baik.

Untuk informasi lebih lanjut dan update terkini mengenai penanganan sampah ini, Anda dapat membaca laporan lengkap di ANTARA News dan situs resmi Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad