Vaksinasi Anak: Cara Efektif Mencegah Penyakit Berbahaya seperti Campak

Apr 24, 2026 - 10:05
 0  4
Vaksinasi Anak: Cara Efektif Mencegah Penyakit Berbahaya seperti Campak

Vaksinasi anak adalah langkah penting yang dapat mencegah berbagai penyakit berbahaya yang sering menyerang anak, termasuk penyakit campak. Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Hartono Gunardi, menegaskan bahwa banyak kasus penyakit pada anak sebenarnya bisa dicegah dengan imunisasi yang tepat.

Ad
Ad

Pentingnya Vaksin untuk Mencegah Penyakit Campak pada Anak

Campak adalah salah satu penyakit menular yang sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak. Menurut Hartono, penyakit ini memiliki tingkat penularan sangat tinggi, di mana satu penderita campak dapat menularkan penyakit kepada 12-18 orang di sekitarnya. Hal ini membuat campak menjadi ancaman serius di banyak negara, termasuk Indonesia.

"Campak ini merupakan salah satu penyakit yang paling banyak diderita pada berbagai negara. Banyak negara sudah kehilangan status bebas campak karena penyakit ini sangat menular," ujar Hartono dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 23 April 2026.

Selain itu, campak sering kali menyebabkan komplikasi serius, terutama pneumonia (radang paru-paru), yang menjadi penyebab utama kematian pada anak balita. Sekitar 1 dari 20 anak yang terkena campak menderita pneumonia, yang merupakan masalah kesehatan paling umum dan berbahaya.

Konsekuensi Serius Campak dan Manfaat Imunisasi Dasar Lengkap

Komplikasi lain dari campak termasuk radang otak, kejang, hingga gangguan kognitif dan kelumpuhan. Hal ini menjadikan penyakit campak bukan hanya masalah kesehatan biasa, tetapi juga berdampak jangka panjang pada kualitas hidup anak.

"Campak dapat menyebabkan radang otak, kejang, tidak sadar, kelumpuhan, dan gangguan kognitif. Ini yang perlu diwaspadai oleh para orang tua dan masyarakat," tambah Hartono.

Karena itu, pemerintah sangat menganjurkan agar anak-anak mendapat imunisasi dasar lengkap, termasuk vaksin campak yang biasanya diberikan dalam bentuk vaksin MR (Measles-Rubella). Vaksin ini terbukti efektif dalam melindungi anak dari campak.

Efektivitas Vaksin MR dan Imunisasi Ulangan untuk Kelompok Berisiko

Hartono menjelaskan perlindungan vaksin MR terhadap campak cukup tinggi. Setelah satu dosis vaksin, perlindungan mencapai sekitar 85%, dan jika sudah mendapatkan dua dosis, tingkat perlindungan bisa naik hingga 97%. Untuk itu, vaksinasi lengkap sangat disarankan.

Selain anak-anak, orang dewasa yang belum divaksinasi atau ragu dengan status imunisasinya juga dianjurkan untuk melakukan vaksin ulang, terutama bagi mereka yang memiliki risiko lebih tinggi seperti orang dengan daya tahan tubuh rendah, pekerja lembur, atau yang memiliki kontak erat dengan anak-anak.

"Kelompok berisiko, seperti orang yang memiliki penyakit yang menurunkan daya tahan tubuh dan yang tinggal di daerah kejadian luar biasa (KLB), dianjurkan melakukan imunisasi campak ulang," pungkas Hartono.

Langkah Pencegahan yang Harus Dilakukan Orang Tua dan Masyarakat

Untuk mengurangi risiko penyebaran campak dan penyakit anak lain yang dapat dicegah dengan vaksin, berikut adalah langkah penting yang harus diikuti:

  • Pastikan anak mendapatkan imunisasi dasar lengkap sesuai jadwal yang dianjurkan pemerintah.
  • Orang tua dan keluarga yang memiliki kontak erat dengan anak juga perlu memastikan status vaksinasi mereka.
  • Waspadai gejala awal campak dan segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan jika anak menunjukkan tanda-tanda penyakit menular.
  • Dukung program vaksinasi pemerintah agar cakupan imunisasi dapat mencapai target dan mencegah wabah.

Menurut laporan Metrotvnews, cakupan vaksinasi campak di beberapa daerah seperti Banten masih di angka 68%, yang artinya masih ada ruang besar untuk peningkatan demi kesehatan anak-anak Indonesia.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, vaksinasi anak bukan sekadar kewajiban medis, melainkan investasi jangka panjang bagi kesehatan bangsa. Penyakit campak yang dapat dicegah dengan vaksin memiliki dampak yang sangat besar, bukan hanya dari segi angka kematian, tetapi juga kualitas hidup anak yang terselamatkan dari komplikasi serius seperti pneumonia dan gangguan neurologis.

Masih rendahnya cakupan vaksinasi di beberapa wilayah harus menjadi perhatian utama pemerintah dan masyarakat. Vaksinasi yang tidak merata berpotensi menimbulkan klaster baru dan mengancam status bebas campak yang sudah dicapai beberapa daerah. Selain itu, edukasi yang lebih intensif kepada orang tua dan masyarakat tentang pentingnya imunisasi sangat diperlukan agar tidak ada keraguan yang menghambat vaksinasi.

Ke depan, pemantauan dan peningkatan kualitas program imunisasi akan menjadi kunci dalam memutus mata rantai penyebaran penyakit menular. Upaya ini harus didukung dengan kolaborasi lintas sektor, termasuk fasilitas kesehatan, pemerintah daerah, dan komunitas, agar generasi mendatang tumbuh sehat dan terhindar dari ancaman penyakit yang sebenarnya bisa dicegah.

Untuk informasi terbaru dan perkembangan vaksinasi anak, terus ikuti berita terpercaya dan program imunisasi resmi dari pemerintah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad