Samsung Ungkap Detil Pertama Kacamata Pintar AI, Siap Meluncur 2026

Mar 7, 2026 - 04:20
 0  5
Samsung Ungkap Detil Pertama Kacamata Pintar AI, Siap Meluncur 2026

Samsung akhirnya mengungkap detil pertama mengenai kacamata pintar berbasis AI yang akan mereka luncurkan pada tahun 2026. Perangkat ini menjadi langkah perdana Samsung memasuki segmen produk yang saat ini didominasi oleh Meta melalui kacamata Ray-Ban mereka.

Ad
Ad

Kacamata Pintar Samsung: Fitur dan Koneksi Smartphone

Jay Kim, wakil presiden eksekutif bisnis mobile Samsung, mengungkapkan kepada CNBC bahwa kacamata pintar ini akan dilengkapi dengan kamera yang terpasang di level mata. Kacamata tersebut akan terhubung dengan smartphone, sehingga pemrosesan data yang diterima kamera dapat dilakukan oleh ponsel.

Menurut Kim, konektivitas ini memungkinkan perangkat untuk bekerja secara optimal dengan mengandalkan smartphone sebagai pusat pemrosesan utama. Hal ini menjadi strategi Samsung agar kacamata pintar mereka tetap ringkas dan efisien.

Persaingan Sengit di Pasar Kacamata Pintar

Meta saat ini menguasai pasar kacamata pintar dengan pangsa pasar global sebesar 82%, berdasarkan riset dari Counterpoint Research. Namun, Samsung bersama dengan perusahaan lain seperti Alibaba dan Xreal siap memberikan tantangan baru di pasar ini.

Samsung telah bekerja sama dengan Qualcomm dan Google sejak tahun 2023 untuk mengembangkan sistem operasi, semikonduktor, dan perangkat keras yang mendukung teknologi mixed reality (realitas campuran). Teknologi ini menggabungkan augmented reality (AR) dan virtual reality (VR), memungkinkan pengguna melihat gambar digital yang diproyeksikan ke dunia nyata.

Produk hasil kolaborasi awal mereka adalah headset Galaxy XR yang diluncurkan tahun lalu, berbasis sistem operasi Android "XR" milik Google yang mencakup VR dan AR.

Potensi dan Strategi Samsung di Era AI dan Mixed Reality

Kim menyatakan bahwa kacamata pintar merupakan salah satu perangkat yang sangat diperhatikan sebagai perangkat AI berikutnya. Perangkat ini memiliki keunggulan karena ukurannya yang kecil dan karena kacamata sudah menjadi aksesori yang umum dipakai banyak orang.

"Saya pikir headset XR akan tetap ada, tapi tidak akan menjadi bisnis skala massal," kata Kim.

Perkembangan aplikasi AI canggih seperti Google Gemini dan ChatGPT memicu dorongan untuk perangkat seperti kacamata pintar. Perangkat ini memungkinkan interaksi langsung dengan layanan AI, misalnya melalui perintah suara atau input kamera yang menjadi penghubung antara pengguna dan AI.

Kim menambahkan, penting bagi AI untuk memahami arah pandangan pengguna, sehingga informasi yang relevan dapat disalurkan ke ponsel untuk diproses dan memberikan respons yang tepat.

Fitur Tambahan dan Target Peluncuran

Ketika ditanya apakah kacamata pintar Samsung akan memiliki layar built-in, Kim enggan menjawab secara langsung. Dia menekankan bahwa Samsung memiliki produk lain seperti smartwatch dan smartphone yang dapat digunakan jika pengguna membutuhkan tampilan visual.

Samsung menargetkan untuk menyediakan perangkat ini khusus untuk industri pada tahun ini, sebelum meluncurkannya secara luas. Qualcomm juga mengkonfirmasi bahwa peluncuran kacamata pintar ini akan terjadi dalam tahun 2026.

Editorial Take: Menyambut Era Baru Perangkat AI Agentic

Menurut pandangan redaksi, peluncuran kacamata pintar AI Samsung ini bukan sekadar inovasi teknologi, tapi juga langkah strategis penting dalam kompetisi global di bidang mixed reality dan AI. Dengan integrasi kamera dan koneksi smartphone, Samsung berpotensi merevolusi cara manusia berinteraksi dengan AI dalam kehidupan sehari-hari.

Dominasi Meta saat ini menunjukkan betapa besarnya potensi pasar kacamata pintar. Namun, hadirnya Samsung yang didukung Qualcomm dan Google bisa mempercepat pertumbuhan ekosistem aplikasi dan perangkat keras, layaknya evolusi smartphone yang dulu dimulai dari sedikit aplikasi hingga ribuan aplikasi saat ini.

Yang patut dicermati adalah bagaimana Samsung akan mengembangkan pengalaman "agentic AI"—di mana AI dapat bertindak secara otonom mewakili pengguna—dan bagaimana perangkat ini akan memengaruhi pola penggunaan gadget sehari-hari. Apakah kacamata pintar bisa menggantikan ponsel atau menjadi pelengkap baru?

Ke depan, kita perlu mengawasi peluncuran produk ini dan bagaimana Samsung serta para pesaingnya membentuk masa depan perangkat wearable AI. Ini bisa menjadi titik balik revolusi teknologi yang mengubah interaksi manusia dengan dunia digital.

Terus ikuti perkembangan terbaru agar tidak ketinggalan informasi tentang peluncuran kacamata pintar Samsung dan inovasi AI berikutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad