Banjir Rendam 9 Kecamatan di Tangerang, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter
Banjir melanda sembilan kecamatan di Kota Tangerang, Banten, pada Minggu, 8 Maret 2026, setelah hujan deras mengguyur sejak Sabtu malam hingga dini hari. Ketinggian air pun mencapai 1,5 meter di beberapa lokasi, memaksa banyak warga dievakuasi ke posko pengungsian demi keselamatan.
Banjir Meluas di Sembilan Kecamatan dengan Ketinggian Beragam
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mencatat, banjir yang terjadi akibat hujan deras terus menerus ini menggenangi sembilan kecamatan dengan ketinggian air bervariasi mulai dari 40 sentimeter hingga 150 sentimeter. Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menjelaskan kondisi tersebut saat dihubungi pada Minggu pagi.
"Hujan deras yang terjadi sejak kemarin sampai dengan Minggu pagi turun tanpa henti mengakibatkan banjir dan genangan di beberapa lokasi," ujar Mahdiar.
Beberapa titik yang terdampak dengan tingkat ketinggian air signifikan antara lain:
- Kecamatan Periuk: Banjir mencapai 1,5 meter di Jalan Utama Mutiara Pluit, Jalan Utama Danau Situ Bulakan, Jalan Duta Perum Taman Cibodas, dan Jembatan Alamanda.
- Kecamatan Cipondoh: Kampung Candulan terdampak dengan ketinggian air 70 sentimeter.
- Kecamatan Karang Tengah: Komplek Ciledug Indah 1 Pedurenan terendam hingga 80 sentimeter.
- Kecamatan Jatiuwung: Alam Jaya dan Perum Magnolia Jatake mengalami banjir setinggi 60 sentimeter.
- Kecamatan Ciledug: Perum Duren Villa Sudimara Selatan dan Griya Kencana Sudimara Barat dengan ketinggian air 50 sentimeter.
- Kecamatan Cibodas: Jalan Kalingga 1 RW.16, Jalan Darmawangsa Uwung Jaya, dan RW 5 Taman Cibodas Uwung Jaya dengan ketinggian 60 sentimeter.
- Kecamatan Pinang: RT.001-RT.002/ RW.05 Panunggangan Utara terdampak 40 sentimeter, dengan 50 kepala keluarga terdampak.
- Kecamatan Larangan: Perum Taman Cipulir Blok A4 No.15 Cipadu Jaya mengalami banjir akibat tanggul jebol.
- Kecamatan Karawaci: RW 2, 4, 6, dan 9 Kelurahan Karawaci Baru dengan ketinggian air 50 sentimeter.
- Kecamatan Benda: RW 11 dan 9 Kelurahan Belendung terendam 60 sentimeter.
Evakuasi dan Penanganan Banjir oleh BPBD dan Dinas PUPR
Sejumlah warga yang terdampak banjir telah dipindahkan ke beberapa posko pengungsian. Beberapa lokasi posko tersebut adalah RPH dan Mushola Petir Cipondoh, Masjid Ma’arif Petir, serta GOR Total Persada. Upaya evakuasi terus dilakukan oleh petugas BPBD untuk memastikan keselamatan warga terdampak.
"Kita terus lakukan evakuasi warga terdampak ke posko pengungsian untuk keselamatan. Sedangkan petugas dari Dinas PUPR terus bekerja melakukan penanganan," jelas Mahdiar.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) juga telah mengerahkan tim untuk melakukan penanganan darurat, termasuk perbaikan tanggul yang jebol dan pembersihan saluran air agar banjir tidak meluas lebih parah.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, banjir yang melanda sembilan kecamatan di Kota Tangerang ini bukan hanya akibat hujan deras yang berlangsung lama, tetapi juga memperlihatkan tantangan besar terkait infrastruktur dan pengelolaan drainase perkotaan. Ketinggian air hingga 1,5 meter di beberapa titik menandakan bahwa sistem drainase saat ini belum mampu menampung debit air yang besar, terutama di kawasan padat penduduk seperti Periuk dan Karawaci.
Selain itu, kejadian tanggul jebol di Kecamatan Larangan menjadi alarm penting bagi pemerintah daerah untuk segera mengevaluasi kondisi tanggul dan infrastruktur penahan banjir lainnya. Bila dibiarkan, risiko banjir besar dengan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas akan terus mengancam warga kota ini.
Kedepannya, pembenahan sistem drainase, peningkatan kapasitas penampungan air hujan, serta perencanaan tata ruang yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim harus menjadi prioritas utama. Warga juga perlu mendapatkan edukasi kesiapsiagaan bencana untuk meminimalisir kerugian saat banjir datang.
BPBD dan pemerintah Kota Tangerang harus terus memberikan update terkini dan koordinasi dengan berbagai instansi terkait agar penanganan bencana berjalan efektif dan cepat. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan mengikuti arahan resmi untuk keselamatan bersama.
Dengan situasi yang masih berkembang, kami akan terus memantau kondisi banjir di Kota Tangerang dan memberikan informasi terbaru kepada pembaca. Tetap ikuti berita selanjutnya untuk update penting seputar bencana ini.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0