Hashim Djojohadikusumo Resmi Jadi Komisaris Utama WIFI, Ini Fakta Lengkapnya
Hashim Djojohadikusumo, adik dari Presiden Prabowo Subianto, resmi diangkat menjadi Komisaris Utama PT Solusi Sinergi Digital (Surge/WIFI). Pengangkatan ini diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada 30 Juni 2026, menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh Hermansjah Haryono.
Keputusan ini menandai langkah strategis penting bagi WIFI dalam memperkuat struktur kepemimpinan dan tata kelola perusahaan, sekaligus mendorong pertumbuhan berkelanjutan di sektor digital dan telekomunikasi Indonesia.
Pengangkatan Direksi dan Dewan Komisaris WIFI Terbaru
Selain Hashim sebagai Komisaris Utama, RUPST juga mengangkat sejumlah nama penting lainnya di jajaran manajemen dan pengawasan perusahaan:
- Fadel Muhammad sebagai Komisaris
- Hendrik Tee sebagai Direktur Utama
- Henny Santoso sebagai Direktur
Direktur Surge, Shannedy Ong, menyatakan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat kepemimpinan dan tata kelola yang efektif. Menurutnya, dengan komposisi Direksi dan Dewan Komisaris yang solid, WIFI kini berada pada posisi lebih kuat untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan strategis dan pelaksanaan strategi.
"Pengangkatan tersebut mencerminkan komitmen perseroan untuk semakin memperkuat kepemimpinan dan tata kelola perusahaan," ujar Shannedy dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada 1 Juli 2026.
Latar Belakang Hashim Djojohadikusumo di WIFI dan Surge
Sebelum resmi menjabat sebagai Komisaris Utama, Hashim Djojohadikusumo sudah terlibat sebagai salah satu investor utama di Surge. Perusahaan ini bergerak di bidang digital dan telekomunikasi, dengan fokus pada pengembangan layanan internet yang merata di Indonesia.
Pada 15 Oktober 2025, PT Telemedia Komunikasi, anak usaha Surge, berhasil memenangkan tender pemerintah atas penggunaan pita frekuensi FWA 1,4 GHz, menjadi salah satu dari dua perusahaan yang ditunjuk. Ini merupakan langkah strategis untuk memperluas layanan internet nasional.
Tak lama setelah itu, pada 12 November 2025, Surge meluncurkan produk unggulan mereka, Internet Rakyat (IRA), yang bertujuan menyediakan akses internet terjangkau bagi masyarakat luas.
Penggunaan Laba Bersih Tahun 2025 dan Implikasi Keuangan
Dalam RUPST juga disetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp 632,9 miliar. Laba ini akan dialokasikan sebagai berikut:
- Pembagian dividen sebesar Rp 2 per saham
- Penambahan dana cadangan perseroan sebesar Rp 1 miliar
Langkah ini menunjukkan keseimbangan antara memberikan keuntungan kepada pemegang saham dan menjaga kestabilan keuangan perusahaan.
Susunan Lengkap Direksi dan Dewan Komisaris WIFI
Berikut adalah susunan terbaru jajaran Direksi dan Dewan Komisaris setelah RUPST 30 Juni 2026:
- Direksi:
- Direktur Utama: Hendrik Tee
- Direktur: Shannedy Ong
- Direktur: Andrew
- Direktur: Yune Marketatmo
- Direktur: Mohammad Mustaghfirin
- Direktur: Henny Santoso
- Dewan Komisaris:
- Komisaris Utama: Hashim S. Djojohadikusumo
- Komisaris: Fadel Muhammad
- Komisaris Independen: Doni Satiaji Soetadi
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, pengangkatan Hashim Djojohadikusumo sebagai Komisaris Utama WIFI merupakan sinyal kuat bahwa perusahaan berambisi memperkokoh posisi di industri digital dan telekomunikasi yang sangat kompetitif. Dengan latar belakang investasi dan jaringan kuat, Hashim diharapkan mampu membawa perspektif strategis yang lebih luas serta membuka peluang kemitraan dan ekspansi bisnis yang lebih agresif.
Selain itu, penguatan struktur manajemen ini juga mencerminkan tren korporasi Indonesia yang mulai mengintegrasikan figur-figur berpengalaman dari kalangan bisnis dan pemerintahan untuk mempercepat transformasi digital nasional. Langkah ini penting mengingat kebutuhan akses internet yang semakin mendesak di seluruh pelosok negeri.
Ke depan, publik dan investor perlu mengamati bagaimana kebijakan-kebijakan strategis WIFI di bawah kepemimpinan baru akan berdampak pada layanan dan inovasi produk, terutama terkait program Internet Rakyat (IRA) yang sangat potensial mengubah lanskap digital Indonesia. Informasi terbaru mengenai perkembangan perusahaan bisa diakses pada laman resmi Bursa Efek Indonesia dan berita bisnis terpercaya seperti Tempo.
Dengan struktur kepemimpinan baru, WIFI diharapkan dapat menunjukan pertumbuhan yang lebih solid dan memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham serta masyarakat luas.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0