Netanyahu Mendesak Trump Agar Tidak Jual Jet F-35 ke Turki, Ancaman Baru Timur Tengah

Jul 7, 2026 - 11:40
 0  1
Netanyahu Mendesak Trump Agar Tidak Jual Jet F-35 ke Turki, Ancaman Baru Timur Tengah

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, secara tegas berupaya membujuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, agar tidak melanjutkan rencana penjualan jet tempur canggih F-35 ke Turki. Langkah ini muncul di tengah kekhawatiran Tel Aviv yang kini memandang Ankara sebagai ancaman keamanan yang setara dengan Iran di kawasan Timur Tengah.

Ad
Ad

Netanyahu Khawatir Turki Akan Mengganggu Keseimbangan Kekuatan

Dalam wawancara eksklusif dengan Fox News pada Senin (6/7), Netanyahu menjelaskan bahwa pemberian F-35 atau mesin jet tempur kepada Turki akan mengganggu keseimbangan kekuatan di Timur Tengah. Menurutnya, superioritas udara Israel dan posisi strategis Amerika Serikat adalah pilar utama keamanan kawasan.

"Saya tidak berpikir mereka seharusnya diberikan F-35 ataupun mesin untuk jet tempur mereka karena hal itu akan mengganggu keseimbangan kekuatan di Timur Tengah," jelas Netanyahu.

Netanyahu juga menegaskan bahwa sikap permusuhan Presiden Recep Tayyip Erdoğan terhadap Israel menjadikan Turki, meskipun anggota NATO, sebagai risiko keamanan yang tidak bisa diterima. Ia menyoroti perlindungan Turki terhadap Ikhwanul Muslimin, sebuah organisasi yang oleh Israel dan AS dianggap sebagai kelompok teroris dan radikal.

Turki dan Ikhwanul Muslimin: Ancaman Bagi Amerika dan Israel

Menurut Netanyahu, Turki yang dipimpin oleh Erdoğan terinfeksi oleh gerakan ekstrem Ikhwanul Muslimin yang secara terbuka membenci Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan ini menambah ketegangan mengingat hubungan Turki dan AS yang rumit, terutama setelah Ankara membeli sistem pertahanan rudal S-400 dari Rusia, yang menyebabkan pengusiran Turki dari program F-35.

"Untuk rezim yang terinfeksi Ikhwanul Muslimin, sebuah gerakan ekstrem yang membenci Amerika dan meneriakkan 'Matilah Amerika', saya rasa mereka tidak seharusnya diberikan F-35 atau mesin bagi jet tempur mereka," ujar Netanyahu.

Di sisi lain, Trump sebelumnya memberi sinyal akan meninjau kembali partisipasi Turki dalam program F-35, yang menimbulkan kekhawatiran baru di kalangan sekutu regional, termasuk Israel.

Ketegangan Politik dan Militer di Tengah KTT NATO

Permintaan Netanyahu ini disampaikan menjelang kunjungan Trump ke KTT NATO di Ankara, di mana isu keamanan kawasan termasuk peran Turki akan menjadi pembahasan utama. Netanyahu menegaskan lagi bahwa pemberian jet tempur F-35 kepada Turki akan mengganggu keseimbangan dan mengancam posisi Israel serta pengaruh Amerika di Timur Tengah.

  • Erdoğan secara terbuka mengancam kehancuran Israel dan mendukung Hamas.
  • Turki mengancam sesama anggota NATO, seperti Yunani, menambah kerawanan aliansi.
  • Turki tidak memberikan dukungan kepada AS dalam memerangi Iran, berbeda dengan Israel yang aktif berperan.

Netanyahu menyebutkan bahwa Turki dipimpin oleh seseorang yang secara terbuka menyerukan pemusnahan Israel dan mengancam wilayah-wilayah penting seperti Yerusalem. Sikap ini, menurutnya, membuat Turki tidak layak mengoperasikan teknologi militer canggih seperti F-35.

Relasi Israel-Turki Memanas Sejak Agresi Gaza 2023

Sejak agresi Israel ke Jalur Gaza pada Oktober 2023, hubungan antara Israel dan Turki semakin memburuk. Turki menjadi salah satu pengkritik paling vokal terhadap tindakan Israel yang disebutnya sebagai genosida oleh banyak pihak. Kini, Israel mulai menganggap Turki sebagai ancaman keamanan yang setara dengan Iran, yang selama ini menjadi musuh utama Tel Aviv.

Menurut laporan CNN Indonesia, Netanyahu menegaskan pula bahwa keamanan kawasan bertumpu pada superioritas udara Israel dan kekuatan militer AS, yang akan terganggu jika Turki mendapatkan F-35.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, permintaan Netanyahu kepada Trump bukan sekadar soal penjualan jet tempur, tetapi mencerminkan ketegangan strategis yang mendalam di Timur Tengah. Jika Turki mendapatkan F-35, ini bisa mengguncang keseimbangan militer dan memperumit dinamika aliansi NATO, mengingat posisi Turki yang semakin berseberangan dengan Israel dan AS terkait kebijakan regional.

Lebih jauh, penguatan militer Turki dengan teknologi canggih dapat memperkuat posisi Ankara dalam konflik regional, khususnya dalam menghadapi Israel dan Yunani. Ini juga berpotensi memicu perlombaan senjata baru yang dapat memperburuk keamanan kawasan.

Publik dan pengamat internasional harus memantau perkembangan keputusan AS terkait penjualan F-35 ke Turki, karena langkah ini tidak hanya berimplikasi pada hubungan bilateral AS-Turki, tetapi juga stabilitas geopolitik di Timur Tengah yang sudah sangat kompleks.

Ke depan, bagaimana sikap AS dan respons Turki akan menentukan arah hubungan aliansi NATO dan keamanan regional. Sebaiknya, dunia internasional juga mendorong dialog yang konstruktif untuk meredam ketegangan dan mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad