PDI-P Hormati OTT Bupati Sukoharjo oleh KPK dan Dukung Proses Hukum Fair

Jul 10, 2026 - 13:30
 0  2
PDI-P Hormati OTT Bupati Sukoharjo oleh KPK dan Dukung Proses Hukum Fair

PDI-Perjuangan (PDI-P) menyatakan penghormatan penuh atas operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. Hal ini sekaligus menjadi bentuk dukungan partai terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

Ad
Ad

Ketua DPP PDI-P, Andreas Hugo Pareira, menegaskan bahwa PDI-P taat pada hukum dan mengedepankan prinsip keadilan dalam penanganan kasus hukum. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara dengan wartawan pada Jumat, 10 Juli 2026, sehari setelah OTT yang dilakukan pada Kamis malam, 9 Juli 2026.

"PDI-P taat hukum, sehingga mendukung proses hukum yang dilaksanakan Aparat Penegak Hukum (APH). PDI-P mendukung proses hukum yang berkeadilan, tanpa tendensi politisasi hukum dan kriminalisasi terhadap siapa saja yang mengalami kasus-kasus hukum," ujar Andreas.

Detil OTT Bupati Sukoharjo dan Penangkapan Lima Orang

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa dalam operasi tangkap tangan di Sukoharjo tersebut, tim penyidik mengamankan sebanyak lima orang, termasuk Bupati Etik Suryani.

"Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah 5 orang, salah satunya Bupati Sukoharjo," kata Budi dalam keterangan tertulis, Jumat (10/7/2026).

OTT ini menjadi sorotan publik karena melibatkan pejabat teras di daerah yang memiliki peran strategis dalam pemerintahan dan pengelolaan daerah Sukoharjo. Operasi ini juga sekaligus menegaskan komitmen KPK dalam memberantas korupsi di kalangan pejabat.

Dukungan PDI-P Terhadap Proses Hukum yang Berkeadilan

PDI-P menegaskan bahwa partai politik harus memberikan dukungan penuh terhadap proses hukum yang berjalan secara transparan dan adil. Dalam konteks OTT Bupati Sukoharjo, PDI-P menolak segala bentuk kriminalisasi dan politisasi yang dapat merusak integritas penegakan hukum.

Langkah ini juga penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga hukum, serta memastikan bahwa setiap kasus ditangani sesuai prosedur dan fakta yang ada.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, OTT Bupati Sukoharjo oleh KPK merupakan sinyal kuat bahwa pemberantasan korupsi tetap menjadi prioritas utama meskipun menyasar pejabat dari partai besar seperti PDI-P. Dukungan PDI-P terhadap proses hukum ini sangat penting untuk menjaga citra partai dan menegaskan bahwa mereka tidak melindungi kader yang melakukan pelanggaran hukum.

Namun, publik perlu mengawasi dengan cermat agar proses hukum berjalan tanpa intervensi politik yang dapat mengaburkan fakta. Kasus ini juga menjadi pengingat bagi pejabat daerah lain untuk menjaga integritas dan transparansi dalam menjalankan tugasnya.

Ke depan, perhatian harus difokuskan pada bagaimana hasil pemeriksaan dan proses persidangan berlangsung, serta implementasi kebijakan antikorupsi yang lebih kuat di tingkat daerah. Informasi resmi dari KPK dan perkembangan proses hukum harus menjadi sumber utama agar masyarakat dapat memperoleh gambaran lengkap dan akurat.

Untuk informasi lebih lanjut, pembaca dapat mengakses laporan lengkap dari Kompas.com serta berita terkini dari media terpercaya seperti CNN Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad