Sosiologi UMM Gandeng Perludem, Mahasiswa Pelajari Jejaring Sosial dan Demokrasi

Jul 11, 2026 - 11:50
 0  2
Sosiologi UMM Gandeng Perludem, Mahasiswa Pelajari Jejaring Sosial dan Demokrasi

Malang – Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali memperkuat kualitas pembelajaran dengan menghadirkan narasumber dari Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) dalam mata kuliah Manajemen Jejaring Sosial Masyarakat Sipil, Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Sosiologi UMM dengan tujuan utama memperdalam pemahaman mahasiswa tentang peran strategis masyarakat sipil dalam membangun jejaring kolaborasi dan mendorong praktik demokrasi yang sehat di Indonesia.

Ad
Ad

Peran Masyarakat Sipil dan Jejaring Sosial dalam Demokrasi

Dalam sesi perkuliahan, Heroik Mutaqin Pratama, M.IP, praktisi dari Perludem, menjelaskan bahwa masyarakat sipil merupakan kelompok yang bergerak secara mandiri dan sukarela dengan orientasi utama pada kepentingan publik. Menurut Heroik, organisasi masyarakat sipil memiliki posisi yang sangat strategis sebagai mitra kritis pemerintah dalam mengawal kebijakan publik, memperjuangkan hak-hak warga negara, serta mendorong nilai-nilai demokrasi, kesetaraan, dan keadilan sosial.

“Demokrasi yang sehat tidak hanya bergantung pada negara atau penyelenggara pemilu, tetapi juga membutuhkan masyarakat sipil yang kuat, independen, serta mampu membangun jejaring kolaboratif dalam mengawal kepentingan publik,” tegas Heroik.

Lebih jauh, Heroik menegaskan bahwa konsep jejaring sosial tidak hanya terbatas pada aktivitas di media digital, tetapi mencakup hubungan antarinvidu, komunitas, dan organisasi yang saling terhubung melalui pertukaran informasi, sumber daya, pengetahuan, dan dukungan. Jejaring yang kuat dapat meningkatkan efektivitas advokasi, memperluas dukungan publik, serta memperkuat posisi tawar masyarakat sipil dalam proses pengambilan kebijakan.

Strategi Membangun Jejaring dan Tantangan Era Digital

Selain membahas konsep dasar jejaring sosial, Heroik menguraikan berbagai aktor dalam ekosistem masyarakat sipil, mulai dari organisasi masyarakat sipil, komunitas akar rumput, akademisi, media massa, lembaga donor, hingga pemerintah sebagai mitra kolaborasi. Mahasiswa juga dikenalkan pada strategi membangun jejaring melalui:

  • Penguatan kepercayaan (trust building)
  • Penyusunan tujuan bersama
  • Komunikasi yang efektif
  • Pengelolaan keberagaman kepentingan dalam sebuah koalisi

Heroik juga mengulas perkembangan gerakan sosial di era digital, di mana media sosial menjadi instrumen penting dalam mempercepat penyebaran informasi, memperluas jangkauan kampanye sosial, dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Namun, ia juga memberikan peringatan penting tentang tantangan ruang digital, seperti disinformasi, polarisasi politik, ujaran kebencian, dan ancaman keamanan digital yang harus diantisipasi oleh organisasi masyarakat sipil.

Social Mapping sebagai Metode Strategis dalam Pemilu

Pada sesi berikutnya, mahasiswa mempelajari konsep social mapping atau pemetaan sosial dalam konteks penyelenggaraan pemilu. Metode ini digunakan untuk:

  1. Memahami struktur sosial masyarakat
  2. Mengidentifikasi aktor-aktor berpengaruh
  3. Memetakan jaringan komunikasi
  4. Mengetahui pola penyebaran informasi politik di tingkat komunitas

Pemetaan sosial dianggap penting sebagai dasar penyusunan strategi komunikasi publik yang lebih efektif, partisipatif, dan sesuai dengan karakteristik masyarakat setempat.

Kolaborasi Akademik dan Praktisi untuk Pembelajaran Kontekstual

Dosen pengampu mata kuliah Jejaring Sosial, Ahmad Mujahid Arrozy, M.Sos., menyatakan bahwa kolaborasi dengan praktisi seperti Perludem merupakan bagian dari upaya Program Studi Sosiologi UMM untuk menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya teoritis, tetapi juga berbasis pengalaman lapangan.

“Mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori jejaring sosial. Mereka juga harus melihat bagaimana konsep tersebut diterapkan dalam praktik, khususnya dalam membangun kolaborasi, memperkuat partisipasi masyarakat, dan mengawal proses demokrasi. Kehadiran Perludem memberikan pengalaman belajar yang sangat relevan dengan tantangan sosial-politik saat ini,” ujarnya.

Ahmad berharap mahasiswa dapat mengintegrasikan teori sosiologi dengan praktik pemberdayaan masyarakat sehingga menjadi kompeten dalam membangun jejaring lintas sektor, melakukan analisis sosial, serta merancang strategi kolaborasi yang berdampak bagi masyarakat.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kolaborasi antara akademisi dan praktisi seperti yang dilakukan Program Studi Sosiologi UMM dengan Perludem merupakan langkah strategis dalam mengatasi kesenjangan antara teori dan praktik di bidang demokrasi dan pemberdayaan masyarakat. Dengan menghadirkan narasumber yang aktif mengawal isu kepemiluan dan demokrasi, mahasiswa mendapatkan wawasan yang lebih kaya dan aplikatif mengenai dinamika sosial-politik yang terus berkembang.

Lebih jauh, pembelajaran tentang jejaring sosial masyarakat sipil dan social mapping menjadi sangat relevan di tengah meningkatnya kompleksitas hubungan sosial dan tantangan digital saat ini. Jejaring yang kuat dan strategi komunikasi yang tepat dapat menjadi kunci keberhasilan advokasi dan penguatan demokrasi di Indonesia.

Ke depan, para mahasiswa yang sudah dibekali pengetahuan dan keterampilan praktis ini diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang mampu membangun koalisi lintas sektor, menggalang partisipasi publik, serta mengawal kebijakan publik secara kritis dan konstruktif. Sumber resmi UMM juga menegaskan pentingnya adaptasi pembelajaran terhadap isu kontemporer yang terus berkembang.

Dengan demikian, kolaborasi ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, tetapi juga berkontribusi pada penguatan demokrasi dan pembangunan sosial yang inklusif di Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad