Kronologi dan Penyakit Ibunda Vega Darwanti Sebelum Meninggal Dunia

Jul 13, 2026 - 13:31
 0  2
Kronologi dan Penyakit Ibunda Vega Darwanti Sebelum Meninggal Dunia

Vega Darwanti membagikan kisah mengenai kondisi kesehatan ibundanya, RA Dian Arunda Dewanthy, sebelum meninggal dunia. Ibundanya diketahui telah lama berjuang melawan penyakit hipertensi dan baru-baru ini juga terdiagnosis mengidap penyakit gula atau diabetes.

Ad
Ad

Riwayat Penyakit Ibunda Vega Darwanti

Dalam perbincangan di rumah ibundanya yang berlokasi di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, pada Senin (13/7/2026), Vega menjelaskan bahwa sang ibu sudah menjalani perawatan intensif selama dua bulan terakhir. Ia mengatakan bahwa sebelumnya ibunya pernah masuk rumah sakit, namun akhirnya memilih untuk dirawat di rumah secara bergantian oleh ketiga anaknya.

"Iya sudah dua bulan kan memang menjalani perawatan. Sebelumnya, pernah masuk rumah sakit juga dan akhirnya kita yang rawat di rumah. Kita semua yang ngerawat mama bergantian," ujar Vega.

Vega menambahkan bahwa hipertensi yang diderita ibunya sudah lama, namun setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, ditemukan pula penyakit gula tinggi yang turut menyerang syaraf. Karena kondisi ini, perawatan dilakukan tanpa tenaga medis di rumah, kecuali ketika ibunya menggunakan kateter yang memang memerlukan bantuan profesional.

"Hipertensi sudah lama memang dan ternyata ada gula juga. Penyebabnya karena gula tinggi, tensi juga tinggi kan kena ke syaraf. Gak ada suster atau tenaga medis ke rumah, pokoknya kita anak-anaknya bertiga full ngurus mama secara bergantian. Kecuali ketika mama harus pakai kateter ya jadi harus ada tenaga medis," tambahnya.

Kronologi Meninggalnya RA Dian Arunda Dewanthy

Vega juga mengisahkan detik-detik terakhir bersama ibunya. Malam sebelum ibunya meninggal, giliran Vega yang menjaga sang ibu. Ia masih memberikan makan di malam hari sekitar pukul 19.00 WIB. Namun di tengah malam, tepatnya pukul 01.30 WIB, Vega terbangun karena merasakan ada sesuatu yang menyentuhnya. Saat ia mengecek, ia menemukan ibunya sudah tiada dalam posisi berbaring.

"Kebetulan tadi malam memang kita yang jagain mama. Jam 7 malam itu aku masih ngasih makan mama. Jam setengah 2 pagi aku kebangun karena merasa ada yang cium aku, kalau mama aku kan gak mungkin karena posisinya sudah berbaring jadi gak bisa bergerak. Aku bangun dan lihat ke kamar mama. Di situ mama sudah kembali kepada Allah," jelas Vega.

Vega juga menegaskan bahwa ibunya meninggal dalam keadaan yang sangat tenang dan terlihat cantik, seolah hanya sedang tidur.

"Tadi juga yang ngelayat pada bilang 'mama cantik banget ya Allah, bersih ya'. Memang kayak tidur saja," kata Vega.

Peran Keluarga dalam Perawatan dan Duka Cita

Keluarga Vega Darwanti secara penuh mendampingi dan merawat sang ibu di rumah selama masa kritisnya, menunjukkan rasa cinta dan perhatian yang mendalam. Dukungan dari keluarga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas hidup seseorang yang menderita penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes.

Berbagai tokoh dan sahabat juga terlihat memberikan dukungan dan takziah atas meninggalnya RA Dian Arunda Dewanthy, menunjukkan betapa besar kasih sayang yang dirasakan oleh banyak pihak.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, cerita ini membuka refleksi penting tentang bagaimana penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes menjadi tantangan kesehatan serius yang seringkali memerlukan perhatian ekstra, terutama dalam perawatan di rumah. Hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi serius, apalagi jika disertai dengan penyakit gula yang memengaruhi saraf dan organ vital lainnya.

Peran keluarga dalam memberikan perawatan bergantian adalah contoh nyata dari dukungan emosional dan fisik yang sangat dibutuhkan pasien. Namun, kasus ini juga menyoroti pentingnya akses terhadap tenaga medis profesional, terutama saat perawatan di rumah yang kompleks. Masyarakat perlu lebih sadar akan tanda-tanda kritis dan pentingnya pemeriksaan rutin untuk penyakit kronis.

Kedepannya, kisah seperti ini bisa menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih memperhatikan kesehatan orang tua dan keluarga dengan penyakit serupa. Selalu konsultasikan dengan tenaga medis dan jangan ragu meminta bantuan profesional agar perawatan berjalan optimal.

Untuk informasi lebih lengkap, Anda dapat membaca berita aslinya di detikHot.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad