Iklan di Media Sosial Rentan Penipuan, AS Siapkan SCAM Act untuk Lindungi Pengguna

Jul 13, 2026 - 14:50
 0  3
Iklan di Media Sosial Rentan Penipuan, AS Siapkan SCAM Act untuk Lindungi Pengguna

Media sosial saat ini bukan hanya menjadi platform untuk berbagi informasi dan berinteraksi, namun juga menjadi lahan subur bagi pelaku kejahatan digital. Fenomena ini mengkhawatirkan, terutama setelah ditemukan bahwa iklan di media sosial berpotensi digunakan sebagai jalan penipuan yang dapat menguras rekening korban.

Ad
Ad

Berdasarkan temuan di Amerika Serikat (AS), penyebaran iklan penipuan di berbagai platform media sosial menjadi perhatian serius pemerintah dan pembuat kebijakan. Untuk itu, dua senator dari Partai Republik dan Demokrat mengusulkan sebuah rancangan undang-undang baru yang dinamakan Safeguarding Consumers from Advertising Misconduct Act (SCAM Act) dengan tujuan memperketat pengawasan terhadap iklan di media sosial.

SCAM Act: Mendorong Media Sosial Bertanggung Jawab

Rancangan undang-undang SCAM Act ini menuntut perusahaan media sosial untuk melakukan verifikasi yang ketat terhadap para pengiklan sebelum iklan mereka dapat ditayangkan. Tidak hanya itu, perusahaan juga harus merespons laporan penipuan dengan cepat, baik yang berasal dari masyarakat maupun pemerintah.

Langkah ini dirancang untuk mempersempit ruang gerak para penipu yang memanfaatkan iklan digital sebagai modus operandi mereka. Jika platform gagal mematuhi ketentuan ini, mereka bisa menghadapi tindakan hukum dari Komisi Perdagangan Federal (FTC) atau jaksa agung negara bagian.

"Kita tidak bisa hanya diam ketika perusahaan media sosial memiliki model bisnis yang secara sadar memungkinkan penipuan yang menargetkan masyarakat Amerika," ujar Senator Bernie Moreno, Partai Republik, dikutip dari Reuters.

Senator Ruben Gallego dari Partai Demokrat juga menekankan bahwa perusahaan yang mendapatkan pendapatan dari iklan bertanggung jawab memastikan iklan mereka tidak menipu pengguna.

Reaksi Industri dan Kontroversi Pendapatan dari Iklan Penipuan

Meski ada laporan dari Reuters yang menyebut Meta memperoleh sekitar 10% pendapatannya atau US$16 miliar dari iklan penipuan dan produk ilegal pada 2024, Meta membantah klaim ini. Mereka menganggap estimasi tersebut berlebihan dan menegaskan terus melakukan upaya agresif untuk memerangi penipuan di platform mereka, seperti Facebook dan Instagram.

Namun, keberadaan SCAM Act menunjukkan bahwa pemerintah AS semakin serius mengawasi dan mengatur iklan digital demi melindungi konsumen dari risiko penipuan.

Ancaman Penipuan Digital Melalui Iklan Sosial Media

Penipuan melalui iklan digital bukan hal baru, tapi tren ini semakin berkembang seiring dengan meningkatnya penggunaan media sosial. Modus-modus penipuan yang kerap terjadi meliputi:

  • Penawaran produk atau investasi palsu yang menjanjikan keuntungan besar
  • Phishing melalui tautan berbahaya dalam iklan
  • Pencurian data pribadi dan finansial korban
  • Penggunaan akun palsu untuk menipu pengguna

Akibatnya, korban bisa mengalami kerugian finansial yang besar, mulai dari kehilangan saldo rekening hingga pencurian identitas yang berdampak jangka panjang.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, inisiatif SCAM Act merupakan langkah strategis dan sangat diperlukan untuk menekan kejahatan digital yang semakin merajalela di era digital ini. Media sosial yang selama ini menjadi sumber pendapatan besar lewat iklan harus diimbangi dengan tanggung jawab sosial dan hukum untuk melindungi pengguna dari penipuan.

Namun, tantangannya adalah bagaimana regulasi tersebut dapat diimplementasikan secara efektif mengingat sifat media sosial yang lintas negara dan sangat dinamis. Media sosial cenderung cepat beradaptasi dan memanfaatkan celah hukum, sehingga pengawasan yang ketat dan kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan.

Selain itu, pengguna media sosial juga harus lebih kritis dan waspada terhadap setiap iklan yang mereka temui. Edukasi dan literasi digital menjadi kunci agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam jebakan penipuan yang semakin canggih.

Ke depan, kita perlu mengawasi bagaimana implementasi SCAM Act berjalan dan apakah dapat menjadi preseden penting dalam membangun ekosistem digital yang lebih aman dan terpercaya.

Untuk informasi lebih lengkap dan pembaruan terbaru mengenai keamanan digital dan penipuan online, selalu ikuti berita dari sumber terpercaya seperti Beritasatu dan media nasional lainnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad