Minim Outlet Pembuangan, Permukiman Tambak Dalam Baru Terendam Banjir Meski Cuaca Cerah

Jul 13, 2026 - 16:01
 0  1
Minim Outlet Pembuangan, Permukiman Tambak Dalam Baru Terendam Banjir Meski Cuaca Cerah

Warga di kawasan Tambak Dalam Baru Gang IV, Kelurahan Asemrowo, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, tengah menghadapi persoalan serius. Meski cuaca sedang cerah dan tanpa hujan, pemukiman ini kembali terendam banjir yang tidak kunjung surut, mengganggu aktivitas serta mobilitas harian masyarakat setempat.

Ad
Ad

Genangan Air Setinggi Mata Kaki Menghambat Mobilitas

Berdasarkan pantauan langsung, akses jalan paving di Gang IV RT 04/RW 05 terendam air keruh setinggi mata kaki orang dewasa. Kondisi ini memaksa pengendara sepeda motor dan pejalan kaki untuk berhati-hati, bahkan memperlambat laju kendaraan demi menghindari risiko kecelakaan akibat genangan air yang cukup dalam. Situasi ini mencerminkan permasalahan drainase yang tidak memadai dan menyebabkan banjir meski tidak ada hujan.

Akar Masalah: Posisi Geografis dan Minimnya Outlet Pembuangan

Moch Widodo, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Asemrowo, mengungkapkan bahwa permasalahan genangan ini telah berlangsung selama setengah tahun terakhir dan semakin memperburuk kondisi warga.

"Kondisi tersebut sudah enam bulan ini makin parah. Saya sangat prihatin waktu cek ke lokasi langsung. Pas kebetulan ada warga yang meninggal dunia dalam kondisi jalanan banjir seperti itu. Sedih sekali," ujar Widodo.

Menurut Widodo, penyebab utama banjir tanpa hujan ini adalah posisi jalan yang berada di titik terendah di kawasan tersebut. Hal ini diperparah oleh minimnya outlet atau pintu pembuangan air yang efektif. Outlet yang ada di sebelah jalur tol saat ini sudah kelebihan beban sehingga tidak mampu menampung debit air, sehingga air kembali menggenang dan tidak mengalir keluar.

"Outlet yang ada di samping jalan tol sudah tidak lagi mampu menampung debit air. Akhirnya air balik lagi, mampet yang terjadi, dan air hanya berputar-putar di situ saja tidak bisa mengalir keluar," tambah Widodo.

Upaya dan Harapan Warga terhadap Pemerintah Kota

Meski pihak kelurahan telah mengalokasikan dana kelurahan (Dakel) untuk memperbaiki infrastruktur, stimulus dana tersebut belum mampu menuntaskan masalah secara menyeluruh karena banyak titik genangan di wilayah Asemrowo yang membutuhkan penanganan lebih besar dan terintegrasi.

LPMK Asemrowo mewakili keluhan warga dan secara tegas mendesak Pemerintah Kota Surabaya, khususnya Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), untuk segera turun tangan dan memprioritaskan penanganan banjir di kawasan ini.

  • Pelebaran outlet saluran air di sisi barat Tambak Dalam Baru menjadi solusi utama yang diharapkan.
  • Normalisasi saluran drainase secara menyeluruh untuk mencegah genangan berulang.
  • Penanganan terintegrasi mengingat banyaknya titik banjir yang tersebar di wilayah Asemrowo.
"Kami berharap pemkot segera melakukan pelebaran outlet yang berada di sisi barat Tambak Dalam Baru," tegas Widodo.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, fenomena banjir tanpa hujan yang terjadi di Tambak Dalam Baru ini menunjukkan adanya krisis infrastruktur drainase yang serius di kawasan perkotaan Surabaya. Minimnya outlet pembuangan air dan posisi geografis yang rendah menjadi kombinasi fatal yang mengakibatkan genangan air berlarut-larut, mengganggu kehidupan warga dan bahkan berpotensi membahayakan keselamatan.

Selain itu, persoalan ini dapat menjadi cermin kegagalan pembangunan infrastruktur yang adaptif terhadap kondisi geografis dan perubahan iklim. Jika tidak segera ditangani dengan pendekatan sistemik dan pendanaan yang memadai, bencana banjir tanpa hujan seperti ini bisa menjadi semakin sering dan meluas ke wilayah lain.

Warga dan pemerintah harus berkolaborasi untuk mendorong penggunaan infrastruktur hijau dan teknologi drainase modern sebagai langkah preventif. Upaya ini bukan hanya soal mengatasi banjir, tetapi juga menjaga kualitas hidup dan keselamatan masyarakat di masa depan.

Ke depan, penting bagi Pemkot Surabaya untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan transparan agar sumber masalah banjir ini dapat diatasi secara tuntas, serta mencegah terulangnya kondisi serupa di kawasan lain yang rawan banjir.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad