Diet Erling Haaland: 6.000 Kalori Sehari untuk Tampil Prima di Lapangan
Erling Haaland, striker andalan Norwegia, kembali menarik perhatian dengan pola makannya yang luar biasa, yaitu mengonsumsi sekitar 6.000 kalori setiap hari. Jumlah kalori ini jauh di atas kebutuhan rata-rata orang dewasa, namun dinilai sesuai dengan tuntutan fisik sebagai pesepak bola elit yang menjalani latihan dan pertandingan berintensitas tinggi.
Pola Makan dan Kinerja Erling Haaland
Performa Haaland di lapangan menjadi bukti nyata bahwa pola makan tersebut mendukung kebugarannya. Hingga saat ini, striker berusia 25 tahun ini sudah mencetak 62 gol dari 54 penampilan tim nasional Norwegia, termasuk tujuh gol dalam empat pertandingan di Piala Dunia 2026.
"Saya belum pernah melihat orang makan sebanyak dia. Dia makan seperti beruang," kata rekan setimnya, Joshua King, yang dikutip dari Forbes.
Asupan kalori Haaland bahkan disebut-sebut melebihi kebutuhan energi seekor beruang dalam kondisi tertentu, menegaskan betapa besar energi yang dibutuhkan atlet profesional seperti dirinya.
Kebutuhan Kalori Atlet Profesional
Bagi masyarakat umum, konsumsi 6.000 kalori sehari tentu tidak dianjurkan. Pedoman gizi menyebutkan kebutuhan energi rata-rata orang dewasa berkisar antara 2.000 hingga 2.500 kalori, tergantung usia, jenis kelamin, dan aktivitas fisik.
Namun, menurut Lauren Link, ahli gizi olahraga dan Asisten Direktur Atletik Nutrisi Olahraga di Purdue University, atlet elite membutuhkan energi jauh lebih besar. Ia menjelaskan:
"Dalam olahraga elite, hampir tidak ada yang mengonsumsi 2.000 kalori. Ujung yang sangat rendah mungkin 3.000, dan banyak yang mengonsumsi 4.000, 5.000, bahkan 6.000 atau 7.000 kalori per hari."
Giancarlo Carvalho, fisioterapis di Northwell Health Stars Rehabilitation, menambahkan bahwa kebutuhan nutrisi dan metabolisme tiap atlet berbeda. Untuk Haaland, kebutuhan kalori untuk mempertahankan berat badan diperkirakan sekitar 3.200 hingga 3.500 kalori, dan bisa meningkat hingga 6.000 kalori saat membangun massa otot dan menjaga performa.
Sebagai perbandingan, perenang legendaris Michael Phelps pernah mengonsumsi hingga 10.000 kalori sehari saat bertanding di level tertinggi.
Menu Diet Ancestral Erling Haaland
Untuk memenuhi kebutuhan kalori tinggi tersebut, Haaland menjalani pola makan ancestral diet atau diet leluhur yang menekankan pada konsumsi makanan utuh dan minim proses pengolahan. Ia menghindari makanan ultra-olahan, gula rafinasi, dan minyak nabati hasil pengolahan industri.
Menu makanannya didominasi oleh bahan alami lokal seperti daging, ikan, telur, madu mentah, serta sayuran musiman. Prinsip nose-to-tail eating juga diterapkan, menggunakan hampir seluruh bagian hewan, termasuk organ dalam seperti hati dan jantung sapi.
Dokumenter Haaland: The Big Decision (2022) mengungkapkan rutinitas makannya yang mencakup hati sapi, jantung sapi, madu mentah, ikan bass, asparagus, nasi, dan telur. Pola ini bertujuan memperoleh nutrisi lengkap dari bahan alami, bukan sekadar potongan daging premium.
Manfaat Nutrisi dan Risiko Diet Haaland
- Hati sapi kaya vitamin A, B12, folat, protein, dan zat besi yang mendukung pembentukan sel darah merah dan sistem kekebalan tubuh.
- Jantung sapi mengandung protein berkualitas tinggi, zat besi, zinc, selenium, vitamin B kompleks, dan koenzim Q10 yang penting untuk energi dan kesehatan jantung.
- Madu mentah sumber karbohidrat sederhana serta antioksidan alami.
- Ikan bass mengandung protein, omega-3, vitamin D, dan B12 yang membantu pemulihan otot dan kesehatan jantung.
- Asparagus dan telur menyediakan serat, vitamin, dan protein lengkap untuk mendukung fungsi tubuh dan otak.
- Nasi sebagai sumber karbohidrat utama mengisi cadangan glikogen otot untuk energi saat latihan dan pertandingan.
Namun, pola makan ini juga memiliki risiko jika tidak diawasi, terutama konsumsi organ dalam yang tinggi kolesterol, lemak jenuh, serta purin yang dapat meningkatkan kadar asam urat. Konsumsi hati berlebihan juga bisa menyebabkan kelebihan vitamin A dan zat besi yang berdampak negatif.
Selain itu, Haaland juga diketahui mengonsumsi susu mentah yang berisiko mengandung bakteri berbahaya jika tidak berasal dari sumber yang sangat terpercaya.
Apakah Diet Haaland Cocok untuk Semua Orang?
Ahli gizi Lauren Link mengingatkan bahwa pola makan Haaland tidak bisa disamakan dengan kebutuhan masyarakat umum yang jauh berbeda. Kebutuhan kalori 6.000 per hari hanya bisa dipenuhi dengan aktivitas fisik sangat berat seperti yang dijalani atlet profesional.
"Saya tidak ingin orang melihat pola makan ini dan berpikir mereka harus makan sebanyak itu untuk sehat," ujar Link.
Menurutnya, masyarakat dapat memperoleh manfaat kesehatan dengan langkah sederhana seperti meningkatkan konsumsi buah, sayur, dan protein secara konsisten.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, pola makan Erling Haaland yang tinggi kalori dan didominasi makanan utuh menjadi contoh menarik bagaimana nutrisi dapat disesuaikan dengan tuntutan fisik dan tujuan prestasi olahraga. Namun, hal ini juga menunjukkan ketimpangan akses dan kebutuhan antara atlet elite dengan masyarakat umum.
Perhatian khusus harus diberikan agar masyarakat tidak salah kaprah meniru pola diet ekstrem ini tanpa pengawasan ahli, karena bisa berujung pada masalah kesehatan serius. Diet ancestral Haaland menggarisbawahi pentingnya makanan utuh dan minim proses sebagai kunci kesehatan, tetapi jumlah dan jenis asupan harus disesuaikan dengan kondisi individu.
Ke depan, tren konsumsi makanan alami yang sehat ini berpotensi semakin populer seiring meningkatnya kesadaran pola hidup sehat, namun edukasi tentang kebutuhan kalori dan risiko diet ekstrem harus tetap digencarkan.
Untuk informasi lebih lengkap dan sumber asli berita, kunjungi Beritasatu.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0