Ketua DPRD Riau Minta Usut Tuntas Kecelakaan Pompong Tanjung Buton yang Tewaskan 3 Orang

Jul 13, 2026 - 18:41
 0  3
Ketua DPRD Riau Minta Usut Tuntas Kecelakaan Pompong Tanjung Buton yang Tewaskan 3 Orang

Ketua DPRD Provinsi Riau Kaderismanto menegaskan perlunya penyelidikan komprehensif terkait kecelakaan kerja yang mengakibatkan kapal pompong tenggelam di Pelabuhan Tanjung Buton, Kabupaten Siak. Insiden tragis ini telah menelan korban jiwa sebanyak tiga orang dan meninggalkan satu orang hilang.

Ad
Ad

Kronologi Kecelakaan Pompong di Tanjung Buton

Kecelakaan terjadi saat sebuah kapal pompong yang mengangkut tujuh orang sedang melakukan draft survey terhadap kapal MV HIMALA. Kapal MV HIMALA diketahui membawa muatan cangkang yang akan diekspor ke Jepang. Namun, kapal pompong tersebut dilaporkan tenggelam di tengah laut, memicu operasi pencarian dan penyelidikan intensif.

Korban dan Upaya Pencarian

  • Korban meninggal dunia: Ilham (Surveyor PT Carsurin), Aditia Waskita (Bea Cukai), dan Desmond Nataldo (PT KIMI).
  • Korban hilang: Febri, Surveyor PT Sucofindo, masih dalam pencarian tim SAR.
  • Selamat: C/O MV HIMALA, Hamdi dari Agen SMA, dan nakhoda pompong Gading berhasil selamat tanpa cedera.

Ketua DPRD Riau menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian ini kepada keluarga korban dan berharap proses pencarian korban hilang dapat segera membuahkan hasil.

Desakan Penyelidikan Menyeluruh

Kaderismanto menegaskan bahwa seluruh instansi terkait harus melakukan investigasi tuntas untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut, mengingat ini merupakan dugaan kecelakaan kerja yang serius. "Penyelidikan menyeluruh sangat penting untuk memastikan tidak ada kelalaian yang menyebabkan tragedi ini," ujarnya.

Insiden ini menjadi perhatian publik dan pemangku kepentingan di Riau, terutama mengingat dampak besar terhadap keselamatan kerja di sektor pelabuhan dan perkapalan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, peristiwa kecelakaan pompong di Tanjung Buton ini bukan hanya tragedi kemanusiaan, tetapi juga cermin pentingnya pengawasan ketat terhadap protokol keselamatan kerja di sektor pelayaran lokal. Ketua DPRD Riau yang meminta penyelidikan tuntas menunjukkan bahwa ada kekhawatiran adanya potensi kelalaian atau sistem yang belum optimal dalam pengelolaan keselamatan kerja.

Lebih jauh, insiden ini dapat menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memperkuat regulasi dan pengawasan teknis di pelabuhan, khususnya dalam kegiatan draft survey dan angkutan muatan ekspor yang melibatkan kapal-kapal kecil seperti pompong. Kegagalan dalam memastikan standar keselamatan dapat berakibat fatal, sebagaimana terjadi dalam kecelakaan ini.

Penting juga untuk memantau hasil investigasi yang akan dilakukan, karena transparansi dan akuntabilitas dalam proses ini akan membangun kepercayaan publik sekaligus mencegah kejadian serupa di masa depan. Seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan harus terus mengawal perkembangan kasus ini agar korban selanjutnya bisa dihindari.

Untuk informasi lebih lanjut dan update terkini, Anda dapat merujuk langsung ke sumber berita jpnn.com serta berita resmi dari instansi terkait.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad