Nurdiansyah Alasta Maju Ketua DPD Demokrat Aceh dengan Dukungan Luas

Jul 14, 2026 - 14:20
 0  2
Nurdiansyah Alasta Maju Ketua DPD Demokrat Aceh dengan Dukungan Luas

Nurdiansyah Alasta, Bendahara DPD Partai Demokrat Aceh sekaligus Ketua Komisi IV DPRA, secara resmi mengumumkan pencalonannya sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Aceh dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang akan digelar pada Agustus 2026 mendatang. Langkah ini didukung oleh berbagai kalangan internal maupun eksternal partai, menandakan kesiapan Nurdiansyah untuk memperkuat posisi Demokrat di Aceh.

Ad
Ad

Dukungan Internal dan Eksternal yang Kuat

Dalam konferensi persnya, Nurdiansyah menegaskan bahwa pencalonannya bukan hanya atas dukungan internal partai, tetapi juga mendapat sokongan moral dari tokoh-tokoh masyarakat Aceh. Ia menyatakan bahwa seluruh proses pencalonan mengikuti mekanisme organisasi dan keputusan akhir berada pada tangan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Nurdiansyah menuturkan, "Saya maju setelah mendapat dukungan dari internal dan eksternal partai, namun tetap menghormati mekanisme partai dan keputusan Ketum AHY." Ia juga menambahkan bahwa dukungan tertulis datang dari 18 dari 23 Ketua DPC Partai Demokrat se-Aceh dan dukungan lisan dari Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat periode 2020–2025, Teuku Riefky Harsya.

Dukungan eksternal juga datang dari sejumlah tokoh penting di Aceh, seperti Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf (Mualem), Ketua DPR Aceh Zulfadhli, serta Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman, Abu Paya Pasi. Selain itu, dua organisasi sayap Partai Demokrat di Aceh, yakni Insan Muda Demokrat Indonesia (IMDI) dan Bintang Muda Indonesia (BMI), turut menyatakan dukungan mereka.

Latar Belakang dan Motivasi Nurdiansyah Alasta

Nurdiansyah lahir dari keluarga besar Partai Demokrat. Ayahnya, almarhum H. Jamidin Hamdani, pernah menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Aceh Tenggara selama 2002–2017 sekaligus anggota DPR Aceh. Hal ini menjadi motivasi kuat bagi Nurdiansyah untuk meneruskan perjuangan dan cita-cita orang tuanya yang sangat mencintai Partai Demokrat dan Pak SBY.

"Saya mengundurkan diri dari Pegawai Negeri Sipil untuk mencalonkan diri sebagai caleg DPR Aceh pada Pemilu 2019 dengan niat melanjutkan perjuangan dan cita-cita orang tua," kata Nurdiansyah.

Komitmen dan Target Jika Terpilih

Nurdiansyah menyampaikan lima komitmen utama yang akan dijalankan jika terpilih sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Aceh:

  1. Siap ditugaskan sebagai calon anggota DPR RI pada Pemilu 2029 dan menjalankan seluruh arahan partai.
  2. Membangun minimal tiga kantor DPC Partai Demokrat selama masa kepemimpinannya.
  3. Menargetkan Partai Demokrat meraih minimal dua kursi DPR RI dari Aceh pada Pemilu 2029 melalui persiapan calon legislatif sejak dini.
  4. Merapikan struktur partai mulai dari tingkat anak ranting hingga DPD.
  5. Menjalankan laporan berkala kepada DPP Partai Demokrat dan siap dievaluasi, termasuk menerima sanksi organisasi apabila tidak menjalankan komitmen.

Nurdiansyah menegaskan komitmennya untuk mengutamakan persatuan dan marwah partai dalam menjalankan tugas jika dipercayakan sebagai ketua.

Persaingan dan Mekanisme Pemilihan

Musda DPD Partai Demokrat Aceh nanti diperkirakan menjadi arena persaingan yang ketat. Nurdiansyah kemungkinan akan bersaing dengan Sayuti Abu Bakar, Wali Kota Lhokseumawe yang juga pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari PKB pada Pemilu 2019.

Meski demikian, Nurdiansyah menyerahkan sepenuhnya proses pemilihan kepada mekanisme partai dan keputusan Ketua Umum AHY.

Signifikansi Musda Demokrat Aceh

Posisi strategis Aceh dalam peta politik nasional menjadi alasan mengapa Musda DPD Partai Demokrat Aceh sangat diperhatikan oleh DPP. Selain itu, target penambahan kursi DPR RI pada Pemilu 2029 menambah tekanan bagi calon ketua untuk menunjukkan kemampuan memperkuat struktur dan elektabilitas partai.

Menurut laporan RM.id, dukungan luas dan strategi terencana Nurdiansyah menjadi modal penting untuk meraih kemenangan dalam Musda nanti.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pencalonan Nurdiansyah Alasta sebagai Ketua DPD Demokrat Aceh menandai upaya serius Partai Demokrat untuk memperkokoh posisi mereka di wilayah yang selama ini dikenal dinamis secara politik. Dengan dukungan kuat dari internal partai dan tokoh-tokoh masyarakat, Nurdiansyah memiliki peluang besar untuk mengonsolidasikan kekuatan Demokrat Aceh.

Lebih jauh, fokus Nurdiansyah pada penguatan struktur partai dan target dua kursi DPR RI pada Pemilu 2029 menunjukkan ambisi Demokrat untuk meningkatkan pengaruh legislatif mereka. Namun, persaingan dengan figur kuat lain seperti Sayuti Abu Bakar bisa menjadi tantangan berat yang harus dihadapi.

Redaksi menilai, Musda ini bukan sekadar pemilihan ketua, tapi momentum penting menentukan arah politik Demokrat di Aceh untuk lima tahun ke depan. Para pemilih dan pengurus partai harus mengutamakan kepentingan jangka panjang partai dan pembangunan daerah. Kami juga menyarankan masyarakat dan pengamat politik untuk mengikuti perkembangan ini karena hasilnya dapat memengaruhi lanskap politik Aceh secara signifikan.

Untuk update berita politik Aceh dan nasional terbaru, Anda dapat terus memantau berita dari sumber terpercaya seperti Kompas dan RM.id.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad