XPeng X9 Alami Amblas Saat Gelombang Panas, Ini Penyebab dan Dampaknya

Jul 16, 2026 - 12:30
 0  5
XPeng X9 Alami Amblas Saat Gelombang Panas, Ini Penyebab dan Dampaknya

XPeng X9, mobil listrik premium asal China, tengah menjadi sorotan setelah sejumlah pemilik melaporkan masalah serius pada sistem suspensi udara ketika wilayah Chongqing mengalami gelombang panas ekstrem. Insiden ini menyebabkan beberapa kendaraan mendadak mengalami penurunan bodi atau amblas saat digunakan di jalan.

Ad
Ad

Keluhan Pemilik XPeng X9 soal Kebocoran Suspensi Udara

Berdasarkan laporan Liputan6 dan Carnewschina, sejumlah pemilik XPeng X9 mengaku mengalami kebocoran pada sistem suspensi udara. Akibatnya, salah satu sisi mobil atau bahkan seluruh bodi turun secara tiba-tiba sehingga kendaraan tidak dapat melaju dengan normal. Beberapa pengguna menduga bahwa suhu lingkungan yang sangat tinggi selama gelombang panas menjadi pemicu utama masalah ini.

Dalam sistem suspensi udara, ketinggian kendaraan diatur melalui kompresor yang mengalirkan udara ke kantung suspensi. Bila terjadi kebocoran, tekanan udara turun dan menyebabkan bodi mobil turun, yang dapat membahayakan keselamatan berkendara.

Respon XPeng dan Penjelasan Sistem Thermal Protection

Menanggapi keluhan ini, layanan pelanggan XPeng menyatakan bahwa sistem air suspension pada XPeng X9 telah dilengkapi fitur thermal protection atau perlindungan terhadap panas berlebih. Sistem ini didesain untuk mencegah kerusakan akibat overheat pada kompresor suspensi.

"Ketika pengaturan ketinggian suspensi dilakukan terlalu sering, baik secara manual maupun otomatis dalam kondisi cuaca panas, kompresor air suspension berpotensi mengalami overheat," jelas pihak XPeng.

Jika overheat terjadi, layar kendaraan akan menampilkan peringatan bahwa kompresor suspensi terlalu panas dan tidak dapat melakukan penyesuaian ketinggian. XPeng menyarankan pemilik kendaraan untuk segera menghentikan mobil di tempat aman dan menunggu hingga suhu kompresor turun sebelum melanjutkan perjalanan. Setelah suhu kembali normal, sistem suspensi bisa beroperasi seperti biasa.

Meski demikian, perusahaan belum memberikan penjelasan resmi terkait dugaan kebocoran udara atau kasus bodi mobil yang amblas secara mendadak.

Masalah Berulang dan Riwayat Gangguan Sejak 2025

Keluhan terhadap suspensi udara XPeng X9 ternyata bukan kali pertama. Sejak pertengahan 2025, sejumlah pengguna di media sosial China sudah melaporkan gejala serupa. Bahkan, beberapa komunitas pemilik XPeng menyebut ada puluhan kendaraan mengalami gangguan suspensi yang sama.

Salah satu pemilik XPeng X9 EREV Max mengungkapkan bahwa gangguan sudah muncul sejak odometer menunjukkan 1.552 kilometer. Meski masalah tersebut sempat diperbaiki, gangguan kembali terjadi pada jarak tempuh sekitar 2.500 kilometer. Pemeriksaan di pusat servis mengungkap adanya hubung singkat pada inverter motor dan sekring yang putus.

Pengguna ini mengaku kecewa karena mobil yang baru digunakan sekitar lima bulan harus sering masuk bengkel, sementara pihak bengkel menolak menandatangani laporan hasil pemeriksaan kerusakan. Hingga sekarang, XPeng belum mengumumkan investigasi resmi, program perbaikan massal, atau penarikan kembali (recall) terkait masalah ini.

Profil dan Penjualan XPeng X9 di Pasar China

XPeng X9 merupakan model MPV listrik premium tujuh penumpang yang pertama kali diluncurkan pada awal 2024. Mobil ini tersedia dalam dua varian, yaitu Extended Range Electric Vehicle (EREV) dan versi listrik murni (BEV). Pada semester pertama 2026, penjualan kumulatif XPeng X9 di China tercatat mencapai 13.324 unit, menandakan minat pasar yang cukup kuat di segmen MPV listrik premium.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, masalah suspensi udara yang dialami XPeng X9 saat gelombang panas menyoroti dua hal penting. Pertama, teknologi canggih seperti air suspension pada mobil listrik premium harus mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan ekstrem, terutama di negara dengan variasi suhu tinggi seperti China. Thermal protection memang melindungi komponen, tapi belum cukup untuk mencegah kebocoran udara yang berpotensi membahayakan pengendara.

Kedua, respons XPeng yang belum melakukan recall atau program perbaikan massal bisa menjadi tanda risiko berkelanjutan bagi reputasi merek. Konsumen premium tentu mengharapkan standar kualitas dan layanan purna jual yang tinggi. Jika masalah ini tidak segera ditangani secara transparan, dikhawatirkan bakal memengaruhi kepercayaan pembeli terhadap mobil listrik asal China.

Kedepannya, penting untuk memantau apakah XPeng akan mengumumkan langkah perbaikan menyeluruh dan melakukan investigasi teknis lebih mendalam. Bagi pemilik XPeng X9, disarankan selalu waspada terhadap tanda-tanda anomali suspensi dan segera menghubungi layanan resmi jika mengalami masalah.

Masalah ini juga menjadi peringatan bagi industri otomotif listrik global agar teknologi suspensi udara terus dikembangkan agar lebih tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem, yang diperkirakan akan semakin sering terjadi akibat perubahan iklim.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad