Kejati NTT Berikan Penyuluhan Hukum ke 432 Siswa SMKN 3 Kupang Lewat JMS

Jul 16, 2026 - 16:00
 0  3
Kejati NTT Berikan Penyuluhan Hukum ke 432 Siswa SMKN 3 Kupang Lewat JMS

Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) kembali menjalankan program strategis Penyuluhan Hukum melalui inisiatif Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Kegiatan ini digelar pada Selasa, 14 Juli 2026, bertempat di Aula SMKN 3 Kupang, sebagai bagian integral dari Program Pembinaan Masyarakat Taat Hukum (BINMATKUM).

Ad
Ad

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang diikuti oleh 432 peserta didik baru SMKN 3 Kupang. Tujuan utama penyuluhan adalah menanamkan pemahaman hukum sejak dini agar generasi muda menjadi warga negara yang sadar dan patuh terhadap aturan hukum.

Pentingnya Program Jaksa Masuk Sekolah di SMKN 3 Kupang

Program JMS merupakan salah satu upaya Kejati NTT dalam memperkuat edukasi hukum masyarakat, khususnya pelajar. Dengan mengunjungi sekolah-sekolah, jaksa memberikan materi yang mudah dipahami sehingga siswa dapat mengenal lebih dekat hukum dan implikasinya dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam penyuluhan ini, para jaksa tidak hanya menjelaskan peraturan hukum, tetapi juga memberikan contoh kasus yang relevan serta menekankan pentingnya sikap disiplin dan tanggung jawab. Hal ini menjadi fondasi bagi siswa untuk menghindari pelanggaran hukum di masa depan.

Isi dan Manfaat Penyuluhan Hukum bagi Siswa Baru

  • Pemahaman dasar hukum: Siswa belajar tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara.
  • Pengenalan sistem peradilan: Menjelaskan peran kejaksaan dan lembaga hukum lainnya.
  • Pencegahan tindak pelanggaran hukum: Mengedukasi siswa agar tidak terjerumus dalam kenakalan remaja maupun kejahatan.
  • Peningkatan kesadaran hukum: Membentuk karakter siswa yang taat hukum dan disiplin.

Kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk bertanya dan berdiskusi secara langsung dengan jaksa, sehingga suasana interaktif dapat meningkatkan pemahaman mereka.

Peran Kejati NTT dalam Membangun Kesadaran Hukum di Kalangan Pelajar

Menurut Kepala Seksi Intelijen Kejati NTT, kegiatan JMS merupakan bagian dari tanggung jawab sosial kejaksaan dalam membangun culture of lawfulness di masyarakat, terutama generasi muda. Dengan memberikan penyuluhan sejak dini, Kejati berharap dapat menekan angka pelanggaran hukum dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

"Penyuluhan hukum ini bertujuan membekali siswa dengan pengetahuan yang dapat mencegah mereka dari pelanggaran hukum dan membantu mereka menjadi warga negara yang baik," ujar Kepala Kejati NTT.

Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari pihak sekolah, yang menganggap program JMS sangat bermanfaat dalam mendukung pendidikan karakter siswa baru.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, keberlanjutan program Jaksa Masuk Sekolah sangat krusial dalam membangun kesadaran hukum sejak usia dini. Dengan melibatkan langsung aparat penegak hukum, siswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman nyata mengenai penegakan hukum di Indonesia. Ini penting karena pendidikan hukum di sekolah formal sering kali kurang mendalam dan praktis.

Lebih jauh, program ini berpotensi mengurangi angka pelanggaran hukum di kalangan remaja, yang selama ini menjadi perhatian serius pemerintah dan masyarakat. Namun, keberhasilan JMS harus didukung dengan program berkelanjutan dan kolaborasi antara sekolah, kejaksaan, dan pihak terkait agar dampaknya lebih maksimal.

Kejati NTT juga perlu memperluas cakupan JMS ke sekolah-sekolah lain, terutama di daerah terpencil, untuk menjangkau lebih banyak pelajar yang membutuhkan edukasi hukum. Selain itu, penggunaan metode penyuluhan interaktif dan digital bisa menjadi inovasi agar materi hukum lebih menarik dan mudah dipahami generasi muda masa kini.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai program ini, Anda dapat mengunjungi situs resmi Kejati NTT di sini atau mengikuti perkembangan berita hukum melalui Kompas.

Kedepannya, program JMS diharapkan menjadi pilar penting dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kesadaran hukum yang tinggi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad