PKB Hormati Proses Hukum Usai Bupati Cilacap Syamsul Auliya Kena OTT KPK

Mar 14, 2026 - 12:50
 0  3
PKB Hormati Proses Hukum Usai Bupati Cilacap Syamsul Auliya Kena OTT KPK

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan sikapnya terkait penangkapan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat, 13 Maret 2026. Sekretaris Jenderal PKB, Hasanuddin Wahid atau yang akrab disapa Cak Udin, menegaskan bahwa partainya menghormati seluruh proses hukum yang tengah berjalan.

Ad
Ad

PKB Hormati Proses Hukum dan Serukan Ketaatan Aturan

Dalam pernyataan kepada wartawan pada Sabtu, 14 Maret 2026, Cak Udin menuturkan, "Kita menghormati semua proses hukum, menjunjung tinggi hukum." Pernyataan ini menegaskan sikap PKB yang tidak ingin mengintervensi proses hukum yang sedang berlangsung terhadap kadernya.

Lebih lanjut, Sekjen PKB mengingatkan bahwa kasus OTT ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh kader dan pihak-pihak terkait. Ia mengimbau agar semua pihak semakin taat pada aturan, tidak bermain-main dengan hukum, serta selalu menjaga dan mawas diri agar terhindar dari perilaku melanggar hukum.

"Ini pelajaran buat semuanya agar semakin taat pada aturan main, tidak bermain-main, dan selalu menjaga diri, mawas diri dan menjauhkan diri dari semua perbuatan melawan hukum," ujar Cak Udin.

Bantuan Hukum Belum Diminta

Saat ditanya soal kemungkinan bantuan hukum dari PKB untuk Syamsul Auliya, Cak Udin mengatakan bahwa pihaknya belum menerima permintaan resmi. "Belum ada permintaan dari yang bersangkutan," katanya singkat.

Kasus OTT Bupati Cilacap dan Kronologis Penangkapan

KPK menangkap Bupati Cilacap dan Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap, Sadmoko Danardono, pada Jumat (13/3). Penangkapan dilakukan terkait dugaan penerimaan suap oleh Syamsul Auliya dari sejumlah proyek di wilayah Kabupaten Cilacap.

Juru Bicara KPK, Budi, menjelaskan bahwa "Diduga adanya penerimaan yang dilakukan oleh pihak Bupati berkaitan dengan proyek-proyek yang ada di Kabupaten Cilacap." Saat ini, Bupati Syamsul Auliya telah dibawa ke Jakarta untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Daftar Kepala Daerah yang Pernah Kena OTT KPK

Kasus Bupati Cilacap ini menjadi salah satu dari beberapa operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK terhadap kepala daerah selama bulan Ramadan. Sebelumnya, KPK juga menangkap beberapa kepala daerah lain terkait kasus korupsi yang melibatkan proyek atau anggaran daerah.

  1. Penangkapan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
  2. Penangkapan Sekda Cilacap Sadmoko Danardono
  3. Beberapa kepala daerah lain yang tertangkap OTT selama Ramadan

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, penangkapan Bupati Cilacap Syamsul Auliya menegaskan bahwa pemberantasan korupsi di Indonesia masih berjalan konsisten tanpa pandang bulu, termasuk terhadap pejabat yang memiliki kedekatan politik atau posisi strategis di partai besar seperti PKB. Sikap PKB yang menghormati proses hukum adalah langkah yang tepat untuk menjaga kredibilitas partai dan menunjukkan komitmen terhadap penegakan hukum.

Namun, kasus ini juga membuka diskusi lebih luas mengenai pentingnya pengawasan internal partai terhadap kadernya, terutama pejabat daerah yang berpotensi terlibat dalam proyek pemerintahan. Pelajaran berharga bagi semua partai politik adalah memperkuat mekanisme pencegahan korupsi dan pembinaan etika kader agar kasus serupa tidak terus berulang.

Ke depan, publik perlu mengawasi perkembangan proses hukum ini dengan seksama, serta menuntut transparansi dari proses penyidikan agar kepercayaan terhadap institusi penegak hukum semakin meningkat. Ini juga menjadi momentum bagi pemerintah dan DPR untuk memperkuat regulasi dan pengawasan terhadap proyek daerah agar ruang korupsi semakin menyempit.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad