Banjir Besar Rendam Ratusan Rumah di Brebes, Akses Pejagan–Prupuk Ditutup
Banjir besar melanda Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Kamis dini hari (26 Maret 2026). Akibat luapan Sungai Babakan, ratusan rumah di tiga desa terendam air dengan ketinggian mencapai satu meter, memaksa puluhan warga mengungsi.
Banjir Terparah di Ketanggungan, Rumah Terendam Hingga 1 Meter
Banjir yang melanda Desa Cikeusal Lor, Desa Buara, dan Desa Ketanggungan ini merupakan yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. Warga setempat mengungkapkan bahwa ketinggian air kali ini jauh melebihi banjir sebelumnya.
"Ini paling parah, biasanya di dalam (banjir) 20 sentimeter, kalau ini kan di dalam sampai 40 sentimeter," ujar Kamal, warga Desa Buara.
Ketinggian air yang mencapai lutut orang dewasa sampai satu meter membuat aktivitas warga terganggu. Beberapa rumah bahkan terendam hingga bagian dalam rumah sehingga banyak keluarga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Penutupan Akses Pejagan–Prupuk Menuju Purwokerto
Selain dampak pada permukiman, banjir ini juga mengakibatkan penutupan akses jalan penting yakni Pejagan–Prupuk yang menghubungkan Brebes dengan Purwokerto. Penutupan tersebut diberlakukan untuk menghindari kecelakaan dan kemacetan akibat jalan yang tergenang air.
Penutupan jalan ini berdampak pada kelancaran arus transportasi dan distribusi barang, terutama di masa mudik dan arus balik yang masih berlangsung. Masyarakat diminta untuk mencari jalur alternatif sementara waktu.
Evakuasi dan Bantuan dari Tim SAR Gabungan
Untuk mengatasi kondisi darurat ini, tim SAR gabungan dikerahkan ke lokasi dengan puluhan personel dan perahu karet. Evakuasi difokuskan pada warga yang rumahnya terendam parah dan yang membutuhkan bantuan segera.
- Penggunaan perahu karet untuk evakuasi warga terdampak
- Bantuan logistik dan tempat penampungan sementara disiapkan
- Upaya pembersihan dan pemulihan lingkungan mulai direncanakan
Selain itu, pemerintah daerah bersama relawan terus memantau kondisi wilayah terdampak dan menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi peningkatan muka air Sungai Babakan.
Latar Belakang dan Faktor Penyebab Banjir di Brebes
Banjir yang kerap terjadi di Brebes khususnya di Kecamatan Ketanggungan, dipicu oleh beberapa faktor, antara lain:
- Curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir yang menyebabkan sungai meluap.
- Sistem drainase dan saluran air yang kurang optimal di wilayah tersebut.
- Penggundulan hutan dan perubahan tata guna lahan yang mempercepat aliran air ke sungai.
Fenomena ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat setempat untuk meningkatkan mitigasi bencana dan pengelolaan lingkungan.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, banjir besar di Brebes ini bukan hanya persoalan musiman, tetapi juga cerminan minimnya pengelolaan sumber daya air dan tata ruang yang berkelanjutan. Penutupan akses Pejagan–Prupuk menjadi indikator betapa bencana ini mengganggu mobilitas ekonomi dan sosial masyarakat. Langkah cepat dan sinergi antar instansi sangat diperlukan agar dampak banjir tidak meluas dan memperparah kondisi warga.
Ke depan, pemerintah daerah perlu meningkatkan infrastruktur pengendalian banjir, seperti normalisasi sungai dan pembangunan waduk atau embung penampung air. Selain itu, edukasi kepada masyarakat tentang pola hidup ramah lingkungan dapat membantu mengurangi risiko bencana serupa. Masyarakat juga harus cermat memilih jalur alternatif saat akses utama ditutup, agar aktivitas sehari-hari tetap berjalan lancar.
Perkembangan terbaru terkait banjir ini patut terus dipantau, terutama saat musim hujan masih berlangsung. Untuk informasi lebih lengkap dan update kondisi terkini, simak laporan langsung dari iNews Jateng dan sumber berita terpercaya lainnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0