Longsor Tutup Jalan Batulicin-Kandangan di KM 64 dan 66, Akses Terhenti

Mar 28, 2026 - 13:10
 0  4
Longsor Tutup Jalan Batulicin-Kandangan di KM 64 dan 66, Akses Terhenti

Jalan penghubung Batulicin menuju Kandangan di Kalimantan Selatan terputus akibat longsor yang menimbun badan jalan di dua titik berbeda. Peristiwa longsor ini terjadi pada Sabtu pagi, 28 Maret 2026, tepatnya di KM 64 dan KM 66 Desa Emil Baru, Kabupaten Tanah Bumbu. Akibat material tanah yang meluncur dari tebing menutup jalan, lalu lintas dari kedua arah tidak dapat dilalui kendaraan, memicu antrean panjang di sekitar lokasi kejadian.

Ad
Ad

Penyebab dan Lokasi Longsor di Desa Emil Baru

Belum ada konfirmasi pasti mengenai penyebab longsor, namun dugaan kuat mengarah pada kondisi tanah yang labil dan curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Curah hujan yang intens memang sering menjadi faktor utama pemicu longsor di daerah dengan kontur tanah rawan seperti Tanah Bumbu.

Desa Emil Baru, yang merupakan kawasan rawan longsor di Kabupaten Tanah Bumbu, kini menjadi perhatian serius pihak berwenang setelah tanah tebing longsor di dua titik berdekatan. Penutupan jalur vital ini menyebabkan gangguan signifikan bagi mobilitas warga dan distribusi logistik antar daerah.

Upaya Penanganan oleh Pihak Berwenang

Kapolsek Mantewe, Iptu Kusnin, membenarkan kejadian longsor tersebut dan menjelaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan dua unit alat berat untuk membersihkan material longsor dari badan jalan. Dalam pernyataan yang diterima sekitar pukul 09.34 WITA, Kusnin menyatakan:

“Saat ini, kami sedang upayakan lakukan pembersihan dengan mengerahkan 2 unit alat untuk mengatasi longsoran yang menutupi jalan.”

Tim gabungan dari kepolisian dan instansi terkait terus melakukan koordinasi guna mempercepat proses pembersihan agar akses jalan bisa kembali normal secepatnya. Namun, proses ini diperkirakan membutuhkan waktu mengingat jumlah material longsor yang cukup besar menutupi badan jalan.

Dampak Longsor Terhadap Aktivitas dan Ekonomi Lokal

Penutupan akses jalan Batulicin-Kandangan ini bukan hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berpotensi menghambat aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. Jalan ini merupakan jalur utama penghubung antar kota dan menjadi rute penting bagi distribusi barang dan jasa.

  • Antrean kendaraan yang panjang di sekitar lokasi mengakibatkan keterlambatan perjalanan dan pengiriman barang.
  • Warga yang membutuhkan akses ke fasilitas kesehatan atau pendidikan di daerah lain terhambat.
  • Potensi kerugian ekonomi akibat terganggunya aktivitas perdagangan lokal.

Kondisi ini menambah tekanan pada pemerintah daerah untuk memperkuat mitigasi bencana dan infrastruktur agar kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, longsor yang menutup jalan Batulicin-Kandangan ini merupakan alarm serius terkait kondisi infrastruktur dan manajemen bencana di wilayah Tanah Bumbu. Dengan curah hujan yang semakin tidak menentu akibat perubahan iklim, daerah rawan longsor seperti Emil Baru harus menjadi prioritas utama dalam penanganan risiko bencana.

Selain itu, kejadian ini mengungkap kebutuhan mendesak akan penguatan sistem peringatan dini dan pengelolaan lingkungan, termasuk penanaman kembali vegetasi untuk menstabilkan lereng. Pemerintah daerah dan pusat harus bersinergi untuk menyediakan dana dan teknologi guna mengurangi dampak bencana alam yang bisa mengancam keselamatan dan perekonomian masyarakat.

Ke depan, masyarakat dan pemangku kepentingan diharapkan lebih waspada terhadap potensi bencana seperti ini dan mendukung program mitigasi yang sedang dijalankan. Pemulihan akses jalan akan menjadi fokus utama agar arus lalu lintas dan aktivitas ekonomi dapat kembali berjalan normal.

Untuk informasi lebih lengkap dan update terkini mengenai proses penanganan longsor serta kondisi jalan, Anda bisa mengunjungi laporan resmi di Metrokalsel.co.id serta berita dari CNN Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad