Longsor di Maros Picu Kemacetan hingga 2 Km di Jalan Poros Maros-Bone

Mar 29, 2026 - 23:10
 0  3
Longsor di Maros Picu Kemacetan hingga 2 Km di Jalan Poros Maros-Bone

Longsor yang terjadi di jalur penghubung Kabupaten Maros menuju Kabupaten Bone, tepatnya di wilayah Camba, Kappang, Sulawesi Selatan, memicu kemacetan lalu lintas parah hingga sekitar 2 kilometer pada Minggu, 29 Maret 2026. Bencana alam ini terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak pagi hingga siang hari.

Ad
Ad

Material tanah dan bebatuan yang longsor menutup badan jalan, sehingga mengakibatkan antrean kendaraan dari kedua arah mengular panjang. Seorang pengendara, Jusman asal Kabupaten Bone, menyampaikan, "Material tanah dan batu yang menutup badan jalan mengakibatkan antrean kendaraan mengular hingga kurang lebih 2 kilometer dari kedua arah."

Faktor Penyebab Longsor di Camba, Kappang

Intensitas hujan tinggi yang turun dalam waktu lama membuat kondisi tanah di kawasan perbukitan menjadi labil. Hal ini memicu pergeseran tanah yang cukup besar hingga menutup akses utama jalan poros yang menghubungkan dua kabupaten tersebut.

Fenomena longsor di daerah perbukitan seperti Camba memang tidak jarang terjadi saat musim hujan deras. Kondisi geomorfologi yang rawan longsor, ditambah dengan curah hujan tinggi, menjadi pemicu utama bencana ini.

Imbas Kemacetan dan Upaya Penanganan

Akibat longsor tersebut, aktivitas kendaraan roda dua dan roda empat terhenti. Banyak pengendara yang harus menunggu proses evakuasi material longsor sebelum bisa melanjutkan perjalanan. Beberapa pengendara memilih memutar arah mencari jalur alternatif meski harus menempuh jarak lebih panjang.

  • Antrean kendaraan mencapai 2 km dari kedua arah jalan.
  • Pengendara roda dua dan roda empat terpaksa berhenti dan menunggu evakuasi.
  • Jalur alternatif dipilih sebagian pengendara meskipun jarak tempuh lebih jauh.

Pihak kepolisian bersama instansi terkait langsung turun tangan mengatur lalu lintas dan membantu proses pembersihan material longsor. Alat berat dikerahkan untuk mempercepat evakuasi tanah dan batu yang menutup badan jalan.

Langkah cepat ini bertujuan agar akses jalan utama yang menjadi penghubung vital antara Maros dan Bone kembali lancar dan aman untuk dilalui masyarakat.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, longsor di Maros ini bukan hanya menjadi hambatan sementara dalam arus lalu lintas, tetapi juga mengingatkan kita akan pentingnya mitigasi bencana di wilayah rawan longsor, khususnya daerah perbukitan seperti Camba. Langkah antisipasi seperti penghijauan, perbaikan drainase, dan pemantauan dini cuaca harus diperkuat agar kejadian serupa bisa diminimalisir di masa depan.

Selain itu, kemacetan yang mencapai 2 km ini menunjukkan betapa vitalnya jalur poros Maros-Bone sebagai akses utama masyarakat dan distribusi logistik. Penutupan jalan selama proses evakuasi tentu berdampak pada aktivitas ekonomi dan sosial warga sekitar. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu segera menyiapkan jalur alternatif yang memadai dan sistem informasi lalu lintas yang responsif untuk menginformasikan kondisi terkini kepada masyarakat.

Ke depan, perbaikan infrastruktur dan manajemen risiko bencana harus menjadi prioritas agar bencana alam tidak berujung pada gangguan panjang terhadap mobilitas dan kesejahteraan masyarakat. Untuk informasi terbaru terkait kondisi longsor dan kemacetan di Maros, pembaca dapat mengakses laporan resmi dari ANTARA News serta update lalu lintas dari pihak kepolisian setempat.

Dengan penanganan cepat dan koordinasi yang baik, diharapkan jalan poros Maros-Bone dapat segera pulih seperti sediakala, dan masyarakat bisa kembali beraktivitas tanpa hambatan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad