Boston Celtics Hampir Pecahkan Rekor Tripoin Saat Amankan Posisi 2 Wilayah Timur
Boston Celtics hampir saja menciptakan sejarah baru di NBA saat mereka mengalahkan New Orleans Pelicans dengan skor 144-118 pada Jumat malam, 10 April 2026 waktu AS. Dalam pertandingan tersebut, Celtics menyamai rekor franchise dan NBA dengan 29 tembakan tripoin, sebuah pencapaian yang sangat langka dan mengesankan.
Meski gagal memecahkan rekor, pencapaian tersebut sudah sangat berarti karena Celtics juga berhasil mengamankan posisi unggulan ke-2 di Wilayah Timur untuk babak playoff musim ini, yang tentu memberikan keuntungan strategis di putaran pertama.
Rekor Tripoin Celtics dan Konteks Permainan
Celtics menyamai rekor tembakan tripoin yang mereka buat sebelumnya pada 22 Oktober 2024 saat melawan New York Knicks. Rekor 29 tripoin ini juga merupakan rekor NBA yang sama-sama dipegang oleh Memphis Grizzlies (6 April 2025 vs Cleveland) dan Milwaukee Bucks (29 Desember 2020 di Miami).
Pada pertandingan melawan Pelicans, momen puncak terjadi saat Hugo Gonzalez menyamai jumlah tripoin tersebut dengan waktu tersisa 1 menit 20 detik. Suasana stadion TD Garden langsung bergemuruh dengan sorakan penonton yang meneriakkan, "Satu tembakan tripoin lagi!" sambil berdiri memberikan dukungan penuh.
"Mudah untuk menyadarinya ketika Anda mendengar sorak-sorai penonton dan segalanya," kata Payton Pritchard setelah pertandingan saat ditanya tentang kesadaran mereka akan rekor tersebut. "Mungkin mereka harus diam dan kita bisa memecahkannya suatu hari nanti."
Performa Pemain dan Strategi Tim
Jaylen Brown menjadi motor serangan dengan mencetak 23 poin dalam 29 menit bermain, meski absen di kuarter keempat. Payton Pritchard juga tampil cemerlang dengan 21 poin dan 10 assist, membantu memastikan gelar juara Divisi Atlantik untuk Celtics musim ini.
Keunikan lain dalam pertandingan ini adalah kontribusi dari Neemias Queta, yang mencetak tripoin pertama dalam kariernya sekaligus mengambil 10 rebound. Bahkan, delapan pemain Celtics berbeda berhasil mencetak minimal dua tembakan tripoin, menunjukkan kedalaman skuad dan efektivitas strategi tembakan jarak jauh.
Boston unggul hingga 41 poin melawan Pelicans yang sedang dalam kondisi pincang karena kehilangan beberapa pemain inti. Brown, yang sebelumnya absen dalam kekalahan Kamis lalu di New York karena tendinitis Achilles kiri, kembali ke lapangan dan langsung mencetak 12 poin di kuarter pertama, membantu Celtics membangun keunggulan awal 22 poin.
Selain itu, Celtics bermain tanpa Jayson Tatum yang sengaja diberi waktu istirahat oleh pelatih mengingat kondisinya yang masih pemulihan pascaoperasi tendon Achilles. Tatum belum pernah bermain dua pertandingan beruntun sejak kembali dari cedera tersebut.
Kondisi Lawan dan Implikasi Playoff
Dari kubu Pelicans, Jeremiah Fears memimpin dengan 36 poin, sementara Derik Queen menambahkan 25 poin dan 11 rebound. Namun, tim ini sudah pasti absen dari babak playoff untuk tahun kedua berturut-turut setelah kalah dalam sembilan dari sepuluh pertandingan terakhir.
Dengan kemenangan ini, Boston Celtics memperkuat rekor musim mereka menjadi 55 kemenangan dan 26 kekalahan. Ini menandai empat musim berturut-turut di bawah pelatih Joe Mazzulla yang berhasil meraih minimal 50 kemenangan, pencapaian yang jarang terjadi di NBA.
Keberhasilan Celtics musim ini terbilang luar biasa, mengingat mereka kehilangan beberapa pemain inti seperti Jrue Holiday, Kristaps Porzingis, dan Al Horford. Selain itu, absennya Jayson Tatum di mayoritas pertandingan musim ini juga sempat membuat banyak pihak meragukan peluang mereka untuk tampil kompetitif, bahkan diprediksi akan masuk undian draft.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, performa Celtics yang hampir memecahkan rekor tripoin sekaligus mengamankan posisi unggulan kedua Wilayah Timur merupakan bukti dari kedalaman dan adaptasi tim yang luar biasa. Strategi menembak dari jarak jauh telah menjadi senjata utama mereka, yang diimplementasikan dengan sangat baik oleh seluruh pemain, bukan hanya oleh bintang-bintang utama.
Kondisi ini menunjukkan tren meningkatnya pentingnya tembakan tiga angka dalam basket modern, di mana tim yang mampu menguasai dan memaksimalkan peluang tembakan tripoin cenderung lebih dominan. Celtics pun menjadi contoh sempurna bagaimana tim harus bertransformasi dan mengoptimalkan kekuatan kolektif, terutama saat menghadapi kendala cedera pemain kunci.
Ke depan, Celtics harus terus menjaga konsistensi ini sebab posisi unggulan kedua memberikan keuntungan besar dalam playoff. Namun, dengan absennya Jayson Tatum yang masih belum bisa tampil penuh, tantangan terbesar adalah bagaimana tim bisa bertahan dan tetap kompetitif menghadapi tim-tim kuat di Wilayah Timur, terutama Milwaukee Bucks dan Miami Heat.
Para penggemar dan pengamat NBA wajib memantau langkah Celtics di babak playoff mendatang, karena momentum dan rekor yang hampir pecah ini bisa menjadi modal penting untuk menembus final dan bersaing memperebutkan gelar juara.
Untuk informasi lengkap dan detail pertandingan, Anda dapat membaca langsung di Mainbasket.com dan mengikuti update dari sumber resmi NBA.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0