WNA Jadi Dirut BUMN Ekspor SDA, Prabowo Dinilai Putus Rantai Kongkalikong

May 22, 2026 - 16:00
 0  4
WNA Jadi Dirut BUMN Ekspor SDA, Prabowo Dinilai Putus Rantai Kongkalikong

JAKARTA — Penunjukan warga negara Australia, Luke Thomas Mahony, sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), BUMN yang mengelola ekspor sumber daya alam (SDA), mendapat respons dari Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji. Ia menilai keputusan ini merupakan bagian dari strategi Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kongkalikong dan praktik persekongkolan selama ini dalam pengelolaan ekspor SDA.

Ad
Ad

Dalam pernyataannya, Sarmuji yang juga anggota Komisi VI DPR RI menyampaikan, "Presiden mungkin bermaksud memutus rantai kongkalikong yang melibatkan perkawanan. Dengan Luke Thomas sebagai dirut, kemungkinan jalur perkawanan akan lebih minim." Hal ini mengindikasikan adanya keinginan kuat dari pemerintah untuk menciptakan manajemen yang lebih transparan dan profesional dalam pengelolaan SDA strategis.

Langkah Transparansi dan Profesionalisme PT DSI

PT Danantara Sumberdaya Indonesia merupakan perusahaan BUMN yang berperan penting dalam mengelola ekspor SDA yang selama ini menjadi sumber devisa negara. Penunjukan sosok asing yang dianggap memiliki kompetensi dan integritas tinggi diharapkan mampu mengelola perusahaan ini tanpa intervensi kepentingan kelompok tertentu.

Sarmuji menambahkan, "Kompetensi dan integritas adalah kunci karena PT DSI akan mengelola penjualan sumber daya yang sangat besar. Tujuannya agar tidak ada penyelewengan lagi." Pernyataan ini menegaskan bahwa pertimbangan utama dalam memilih Luke Thomas bukan semata karena faktor kewarganegaraan, melainkan kualitas profesional yang dibawa ke perusahaan.

Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah yang ingin menata mekanisme ekspor agar lebih transparan dan efisien, sebagaimana dikatakan oleh Kementerian Luar Negeri dalam pembentukan PT DSI. Dengan adanya manajemen yang profesional, diharapkan pengelolaan ekspor SDA bisa mendatangkan manfaat maksimal bagi negara tanpa kebocoran akibat praktik korupsi.

Potensi Dampak Penunjukan WNA di BUMN Strategis

Penempatan WNA sebagai pimpinan BUMN memang bukan hal yang umum di Indonesia, apalagi di sektor strategis seperti ekspor SDA. Namun, hal ini dinilai sebagai game-changer yang bisa mengubah kultur birokrasi dan bisnis yang selama ini sarat dengan praktik kongkalikong.

  • Memutus jaringan perkawanan dalam pengelolaan SDA yang selama ini kerap menimbulkan penyimpangan.
  • Meningkatkan transparansi dalam proses ekspor sehingga penerimaan negara bisa lebih optimal.
  • Mendorong profesionalisme dengan kepemimpinan berbasis kompetensi dan integritas tinggi.
  • Mengurangi potensi praktik korupsi di sektor strategis yang sangat menguntungkan bagi kelompok tertentu.

Meski demikian, penunjukan Luke Thomas Mahony juga harus diikuti dengan pengawasan ketat dari pemerintah dan DPR agar kepemimpinan asing benar-benar memberikan dampak positif. Selain itu, komunikasi kepada publik penting agar tidak menimbulkan kontroversi terkait isu kedaulatan dan pengelolaan SDA Indonesia.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, penunjukan WNA Luke Thomas Mahony sebagai Dirut PT DSI merupakan langkah berani dan strategis dari Presiden Prabowo Subianto untuk menata ulang tata kelola ekspor SDA yang selama ini penuh dengan praktik politik transaksi dan nepotisme. Ini bukan sekedar pergantian figur, melainkan sinyal kuat bahwa pemerintah serius menghapuskan kultur lama yang merugikan negara dan rakyat.

Namun, keberhasilan langkah ini sangat bergantung pada dukungan penuh institusi terkait, seperti Kementerian BUMN, DPR, hingga aparat penegak hukum, untuk memastikan tidak ada intervensi yang melemahkan kewenangan manajemen profesional. Jika sukses, model ini bisa menjadi contoh bagi BUMN lain dalam melakukan reformasi struktural demi kemajuan nasional.

Kedepannya, publik harus mengawasi secara kritis bagaimana PT DSI di bawah kepemimpinan Luke Thomas beroperasi, terutama dalam transparansi laporan keuangan dan mekanisme distribusi hasil ekspor. Ini akan menjadi tolok ukur apakah penunjukan WNA benar-benar menjadi game-changer dalam pengelolaan sumber daya alam Indonesia.

Informasi selengkapnya bisa dibaca di Kompas.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad