AS Habiskan 200 Rudal THAAD untuk Lindungi Israel, Sekutu Arab Terabaikan

May 22, 2026 - 14:40
 0  5
AS Habiskan 200 Rudal THAAD untuk Lindungi Israel, Sekutu Arab Terabaikan

Amerika Serikat telah mengerahkan lebih dari 200 rudal pencegat THAAD untuk melindungi Israel dari serangan yang diduga berasal dari Iran. Jumlah ini merupakan sekitar setengah dari total persediaan rudal THAAD milik Pentagon, menandakan beban berat yang ditanggung AS dalam konflik di Timur Tengah.

Ad
Ad

Menurut laporan The Washington Post dan Middle East Eye, negara-negara Arab Teluk yang merupakan sekutu AS justru mengalami pengabaian ketika mereka mengajukan permintaan pengisian ulang persediaan rudal pencegat mereka.

Penggunaan Rudal Pencegat THAAD dan Dampaknya

AS menggunakan lebih dari 200 rudal Terminal High Altitude Area Defence (THAAD) dalam upaya melindungi Israel dari ancaman serangan rudal Iran. Selain itu, lebih dari 100 rudal pencegat Standard Missile-3 dan Standard Missile-6 juga ditembakkan dari kapal-kapal AS di Mediterania Timur selama operasi militer tersebut.

Sementara itu, Israel menggunakan kurang dari 100 rudal pencegat Arrow dan sekitar 90 rudal David’s Sling untuk menghadapi ancaman serupa. Rudal ini juga dipakai untuk menembak jatuh proyektil yang diluncurkan oleh kelompok Houthi di Yaman dan Hizbullah di Lebanon, yang diketahui memiliki persenjataan dan teknologi drone yang lebih terbatas dibandingkan Iran.

Sekutu Arab Terabaikan dalam Krisis Rudal

Meski AS telah menghabiskan sebagian besar persediaan rudal pencegatnya untuk membela Israel, sekutu Arab, khususnya negara-negara Teluk, mengalami kesulitan mendapatkan pasokan rudal pengganti. Permintaan mereka untuk pengisian ulang rudal pencegat tidak mendapat respons yang memadai dari Pentagon.

Ironisnya, Israel justru mengirimkan baterai Iron Dome dan personel militernya untuk membantu pertahanan mitra Arab terdekatnya, Uni Emirat Arab (UEA), yang menunjukkan dinamika kompleks dalam aliansi regional ini.

Konsekuensi Strategis dan Militer

  • Kekurangan persediaan rudal di Pentagon dapat mengurangi kemampuan AS dalam menghadapi ancaman rudal di berbagai front.
  • Ketegangan meningkat antara Iran dan Israel, yang berimbas pada keamanan regional dan potensi eskalasi konflik yang lebih luas.
  • Kepercayaan sekutu Arab terhadap AS bisa menurun akibat pengabaian pasokan rudal, berdampak pada kerjasama militer jangka panjang.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, penggunaan besar-besaran rudal THAAD oleh AS untuk melindungi Israel dari serangan Iran menunjukkan prioritas strategis yang sangat tinggi terhadap keamanan Israel. Namun, pengabaian terhadap sekutu Arab yang juga menghadapi ancaman serupa menimbulkan pertanyaan serius tentang konsistensi kebijakan luar negeri AS di kawasan Timur Tengah.

Hal ini bisa menimbulkan ketegangan diplomatik antara AS dan negara-negara Teluk yang selama ini menjadi mitra penting dalam menjaga stabilitas regional dan keamanan energi global. Jika tidak segera diatasi, kekurangan pasokan rudal pencegat bagi sekutu Arab dapat memicu kerentanan yang dimanfaatkan oleh aktor-aktor non-negara seperti Houthi dan Hizbullah.

Ke depan, penting bagi AS untuk menyeimbangkan dukungan militernya agar dapat mempertahankan aliansi strategis yang kokoh dan memastikan keamanan kolektif di kawasan yang penuh ketegangan ini. Para pengamat juga harus mencermati bagaimana kebijakan AS ini akan memengaruhi dinamika geopolitik dan potensi eskalasi konflik yang lebih besar di Timur Tengah.

Untuk pembaruan dan perkembangan terbaru terkait konflik ini dan kebijakan militer AS, terus ikuti laporan dari sumber terpercaya seperti SINDOnews dan media internasional lainnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad