Tanggul Mitigasi Rob di Muara Angke Malah Perparah Banjir, Warga Keluhkan Dampaknya

May 22, 2026 - 14:50
 0  5
Tanggul Mitigasi Rob di Muara Angke Malah Perparah Banjir, Warga Keluhkan Dampaknya

Keberadaan tanggul mitigasi banjir rob di RW 22, Muara Angke, Jakarta Utara, yang dibangun untuk mengatasi banjir air laut, justru memunculkan masalah baru bagi warga setempat. Alih-alih menjadi solusi efektif, tanggul sepanjang 1,1 kilometer ini dinilai memperparah genangan banjir di beberapa wilayah, terutama di RT 06 dan 07.

Ad
Ad

Fungsi Tanggul dan Dampaknya bagi Lingkungan Sekitar

Tanggul yang selain sebagai penghalang air laut juga berfungsi sebagai jalan penghubung antarpermukiman ini ternyata menyebabkan permukaan tanah di RT 06 dan 07 menjadi lebih rendah dibandingkan jalan. Kawasan ini dikenal dengan rumah panggung dan apung yang berhadapan langsung dengan muara atau kali.

Akibatnya, ketika air laut pasang dan meluap, air tidak dapat mengalir dengan lancar dan justru tertahan di kawasan tersebut, menyebabkan banjir rob makin parah dan lama surut.

Keluhan Warga RT 06: Banjir Rob Menumpuk dan Sulit Surut

Ketua RT 06, Warya, mengungkapkan bahwa meskipun tanggul berhasil menahan kenaikan air di beberapa wilayah, masalah di RT 06 justru semakin serius. Area ini menjadi titik terparah dampak banjir rob karena air tidak bisa mengalir keluar dengan baik, sehingga genangan air cenderung bertahan lama.

"Kalau sebelah sana, mungkin berapa persen sudah bisa ditanggulangi. Cuma yang perlu diperhatikan di RT 06, karena kita pertahanan pertama yang terkena dampak banjir, air enggak bisa mengalir dan berfokus di kita, sehingga banjirnya lebih parah," ujar Warya saat dihubungi pada Kamis (21/5/2026).

Masalah Teknis dan Risiko Jangka Panjang

Pembangunan tanggul di tengah permukiman menimbulkan tantangan teknis, seperti penurunan muka tanah yang tidak diimbangi dengan sistem drainase memadai. Kondisi ini membuat kawasan rumah panggung dan apung justru menjadi rendah dan rawan genangan saat pasang air laut terjadi.

Selain itu, tanggul yang membentang di tengah permukiman berpotensi menghambat aliran air secara alami, sehingga air laut pasang tidak bisa kembali ke muara dengan mudah. Hal ini memperbesar risiko banjir rob yang berkepanjangan dan dapat mengganggu aktivitas warga.

Dampak Sosial dan Ekonomi bagi Warga Muara Angke

Genangan air yang lama surut ini tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berpotensi menyebabkan kerusakan pada rumah panggung dan fasilitas umum. Kondisi ini dapat mempengaruhi kesehatan, keselamatan, serta kondisi ekonomi masyarakat yang sebagian besar bergantung pada aktivitas di kawasan pesisir.

Warga yang tinggal di RT 06 dan 07 kini menghadapi dilema antara perlindungan dari banjir rob yang belum optimal dan dampak negatif dari keberadaan tanggul itu sendiri.

Upaya dan Harapan Warga

Warga berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera melakukan evaluasi menyeluruh atas pembangunan tanggul ini dan mencari solusi agar banjir rob tidak lagi menjadi masalah serius bagi mereka. Perbaikan sistem drainase, penyesuaian tinggi tanggul, serta integrasi dengan penanganan lingkungan sekitar menjadi beberapa usulan yang perlu dipertimbangkan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kasus tanggul mitigasi di Muara Angke ini menggambarkan tantangan kompleks dalam penanganan banjir rob di kawasan pesisir yang padat permukiman. Langkah pembangunan fisik seperti tanggul harus diimbangi dengan kajian mendalam mengenai topografi, sistem drainase, dan pola aliran air agar tidak menimbulkan masalah baru.

Selain itu, keberadaan tanggul di tengah permukiman mengindikasikan perlunya pendekatan yang lebih holistik dan partisipatif, melibatkan warga lokal sejak tahap perencanaan. Jika tidak, risiko dampak sosial dan ekonomi yang buruk akan terus mengintai, bahkan memperburuk kondisi banjir rob yang ingin diatasi.

Kedepannya, pemerintah harus mengedepankan solusi adaptif dan berkelanjutan, termasuk penggunaan teknologi pengelolaan air dan penguatan ekosistem pesisir. Warga Muara Angke dapat menjadi contoh penting bagi daerah lain yang menghadapi masalah serupa, sehingga langkah mitigasi banjir rob benar-benar efektif dan berdampak positif.

Untuk informasi lebih lanjut, simak laporan lengkapnya di Kompas.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad