Kevin Durant Terus Alami Nasib Buruk di Playoff NBA Sejak 2023

Apr 23, 2026 - 20:44
 0  3
Kevin Durant Terus Alami Nasib Buruk di Playoff NBA Sejak 2023

Kevin Durant kembali menghadapi nasib buruk dalam perjalanan karirnya di babak playoff NBA. Pada ronde pertama Playoff NBA 2026, timnya, Houston Rockets, saat ini tertinggal 0-2 dari Los Angeles Lakers. Kekalahan di Gim 2 menjadi lanjutan catatan negatif Durant yang sudah berlangsung sejak tahun 2023, ketika MVP NBA 2014 ini kalah dalam tujuh gim playoff beruntun.

Ad
Ad

Rekor Buruk Kevin Durant di Playoff Sejak 2023

Kemenangan terakhir KD dalam playoff terjadi pada 7 Mei 2023 saat ia masih membela Phoenix Suns. Kala itu, Suns bertemu dengan Denver Nuggets di semifinal Wilayah Barat dan kalah dengan skor akhir 4-2. Meskipun Suns sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2, mereka akhirnya kalah dalam dua gim berikutnya, menandai awal dari rentetan kekalahan KD di playoff yang kian memburuk dalam tiga musim terakhir.

Pada Playoff NBA 2024, Suns yang menjadi unggulan keenam harus menghadapi Minnesota Timberwolves yang sedang dalam performa terbaiknya. Sayangnya, Suns kandas di ronde pertama tanpa sekalipun meraih kemenangan, menambah panjang daftar kekalahan KD di babak playoff.

Musim 2024-2025 menjadi yang terburuk untuk Durant bersama Suns. Tim tersebut hanya meraih rekor menang-kalah 36-46 dan finis di posisi ke-11, sehingga gagal lolos ke playoff, bahkan tidak mendapatkan kesempatan bermain di babak play-in.

Perpindahan ke Rockets dan Tantangan di Playoff 2026

Pada musim panas 2025, Durant dipindahkan ke Houston Rockets melalui pertukaran besar yang melibatkan tujuh tim—transaksi terbesar dalam sejarah NBA. Rockets menjadi tim kelima yang dibela KD dalam musim ke-19 karirnya.

Rockets tampil solid di musim reguler dengan catatan 52-30 dan menjadi unggulan kelima di Wilayah Barat, bertemu dengan Lakers yang berada satu tingkat di atas dengan rekor 53-29. Walaupun Lakers diragukan karena kehilangan dua pemain andalan, Luka Doncic dan Austin Reaves, mereka mampu menekan Rockets dengan agresif di playoff.

Kevin Durant melewatkan Gim 1 pada 18 April 2026 akibat cedera lutut, yang berujung pada kekalahan Rockets 98-107 di Crypto.com Arena, Los Angeles. KD turun di Gim 2, tetapi kehadirannya tidak mampu membalikkan keadaan, Rockets kalah lagi dengan skor 94-101.

Dalam gim kedua tersebut, Durant bermain jauh dari performa terbaiknya. Ia dijaga ketat oleh pertahanan Lakers yang membuatnya melakukan 9 turnover. Durant hanya mencetak 3 poin di paruh kedua dan secara keseluruhan mengumpulkan 23 poin, 6 rebound, dan 4 assist.

Kritik Tajam dari Analis NBA Kendrick Perkins

Mantan pemain Celtics dan analis NBA, Kendrick Perkins, mengkritik keras pendekatan Rockets di playoff ini. Menurutnya, strategi tim sangat buruk dan terkesan egois.

"Rockets adalah tim terbodoh dan paling egois di babak playoff. Kita bisa menyalahkan Kevin Durant karena sembilan turnover itu. Tapi kita juga harus menyalahkan pelatih Ime Udoka yang menempatkan Durant di posisi sulit, mengetahui bahwa Lakers mengirim dua pemain untuk menggandengnya setiap waktu," kata Perkins.

Nasib Rockets dan Kevin Durant di Sisa Playoff

Rockets masih memiliki kesempatan untuk bangkit. Gim 3 dijadwalkan berlangsung pada 24 April 2026 di Toyota Center, Houston. Namun, jika Rockets kembali kalah, kemungkinan besar mereka akan tersingkir dari playoff, mengingat tidak ada tim dalam sejarah NBA yang berhasil bangkit dari defisit 0-3 di playoff.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, nasib buruk Kevin Durant ini bukan hanya soal performa individu, tetapi juga mencerminkan masalah yang lebih dalam di tubuh tim Houston Rockets. Durasi kekalahan beruntun dalam gim playoff sejak 2023 menunjukkan bahwa Durant belum menemukan sinergi tim yang tepat untuk meraih sukses. Selain itu, tekanan fisik dan mental yang terus menerus dialami Durant juga menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan.

Kritik dari Kendrick Perkins juga membuka mata bahwa strategi pelatih dan manajemen tim sangat menentukan keberhasilan di playoff, bukan hanya kemampuan pemain bintang semata. Rockets perlu melakukan evaluasi menyeluruh, terutama dalam cara memanfaatkan Durant agar lebih efektif dan mengurangi risiko turnover tinggi.

Ke depannya, penggemar NBA perlu terus mengawasi perkembangan Rockets dan Durant, apakah mereka mampu beradaptasi dan memperbaiki kelemahan sebelum musim berikutnya. Situasi ini juga menjadi pengingat pentingnya keseimbangan antara talenta individu dan kolektivitas tim dalam meraih gelar juara NBA.

Untuk informasi lebih lanjut dan statistik lengkap, kunjungi sumber asli di Mainbasket dan CNN Indonesia - NBA.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad