Dasco Pimpin Safari Politik DPR ke Partai Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad akan memimpin sebuah safari politik untuk menemui partai-partai non-parlemen sebagai bagian dari proses revisi Undang-Undang (UU) Pemilu. Langkah ini bertujuan agar penyusunan rancangan undang-undang tersebut lebih inklusif dengan melibatkan aspirasi dari berbagai kelompok, tidak hanya dari masyarakat sipil dan akademisi, tetapi juga partai politik yang gagal lolos ke DPR.
Safari Politik DPR ke Partai Non-Parlemen
Menurut Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima, safari politik ini menjadi sebuah langkah strategis untuk memperkaya masukan dalam penyusunan draf RUU Pemilu. Bima menjelaskan bahwa selain menjaring opini dari civil society dan kalangan kampus, DPR juga ingin mendengar langsung aspirasi dari partai-partai yang tidak berhasil masuk parlemen pada pemilu sebelumnya.
"Intinya, selain civil society dan kampus, kami dalam menyusun draf rancangan RUU ini ingin mendengarkan dari partai-partai yang tidak masuk parlemen. Safari ini akan langsung dipimpin oleh Pak Wakil Ketua DPR Pak Dasco bersama pimpinan Komisi II dan poksi-poksi yang mewakili fraksi-fraksi di DPR," ujar Aria Bima di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Target dan Agenda Safari Politik
Agenda safari politik ini direncanakan berjalan sebelum masa reses DPR yang dijadwalkan mulai pada akhir Juli 2026. Aria Bima menegaskan bahwa kunjungan ini akan segera terlaksana, dengan target pelaksanaan minggu depan.
"Yang jelas sebelum masa reses kita akan ada kunjungan. Insya Allah minggu depan sudah teragendakan," kata Bima.
Signifikansi Safari Politik dalam Revisi UU Pemilu
Revisi UU Pemilu merupakan sebuah proses penting menjelang pelaksanaan pemilu mendatang. Dengan membuka ruang dialog kepada partai non-parlemen, DPR berupaya menciptakan regulasi yang lebih adil dan representatif bagi seluruh elemen politik di Indonesia. Safari politik ini juga menunjukkan sikap DPR yang lebih terbuka dalam menyerap aspirasi, sehingga draf RUU Pemilu diharapkan dapat mengakomodasi berbagai kepentingan dan tantangan yang ada.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, inisiatif Safari Politik yang dipimpin oleh Dasco Ahmad ini merupakan langkah yang cukup progresif dalam dinamika politik Indonesia. Biasanya, partai non-parlemen sering kali terabaikan dalam proses legislasi yang berkaitan langsung dengan sistem pemilu. Dengan melibatkan mereka secara aktif, DPR menunjukkan komitmen untuk memperbaiki tata kelola pemilu agar lebih inklusif dan demokratis.
Namun, tantangan terbesar adalah bagaimana masukan dari partai non-parlemen ini dapat secara nyata diakomodasi dalam draf undang-undang tanpa mengorbankan kepentingan partai besar dan stabilitas sistem. Selain itu, safari politik ini juga menjadi momen penting untuk menguji keseriusan DPR dalam melakukan reformasi politik yang menyeluruh dan tidak hanya bersifat formalitas semata.
Ke depan, publik dan pengamat politik perlu mengawasi apakah hasil safari politik ini benar-benar diterjemahkan dalam revisi UU Pemilu yang efektif dan berkeadilan. Hal ini penting agar pemilu di Indonesia tidak hanya menjadi arena perebutan kekuasaan, tetapi juga mencerminkan representasi yang sesungguhnya dari seluruh spektrum politik.
Untuk informasi lebih lengkap dan perkembangan terbaru mengenai revisi UU Pemilu, Anda dapat membaca laporan asli di Kompas.com serta mengikuti berita dari media terpercaya lainnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0