Banjir Brebes Lumpuhkan Arus Balik Purwokerto ke Jakarta, Puluhan Mobil Terendam

Mar 26, 2026 - 11:49
 0  5
Banjir Brebes Lumpuhkan Arus Balik Purwokerto ke Jakarta, Puluhan Mobil Terendam

Banjir parah yang melanda Kabupaten Brebes, Jawa Tengah pada Rabu (25/3) malam hingga Kamis (26/3) dini hari mengakibatkan arus balik dari Purwokerto menuju Jakarta lumpuh total. Puluhan mobil pribadi dan armada bus terjebak dan terendam air di jalur nasional Pejagan-Ketanggungan, Kecamatan Ketanggungan.

Ad
Ad

Banjir Sebabkan Lumpuh Total Jalur Arus Balik

Menurut Wibowo Budi Santoso, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Brebes, banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur sejak sore hingga malam hari pada 25 Maret 2024. Selain itu, luapan dari Sungai Babakan turut memperparah kondisi banjir di wilayah tersebut.

"Ada puluhan mobil pemudik yang mogok akibat banjir sejak sore kemarin hingga dini hari tadi. Jalur tersebut lumpuh total sampai dini hari tadi," jelas Wibowo saat dikonfirmasi Kumparan, Kamis (26/3) pagi.

Akibatnya, ruas jalan nasional yang menghubungkan Pejagan dengan Prupuk dan jalur menuju Purwokerto sempat ditutup sementara. Kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif untuk menghindari area terdampak banjir.

Pengalihan dan Kondisi Kendaraan Terjebak

Kendaraan yang menuju Jakarta dari arah Purwokerto dialihkan ke Tol Tegal untuk menghindari genangan air. Sebaliknya, kendaraan keluar dari pintu Tol Pejagan yang hendak menuju selatan diarahkan melalui Jalan Pantura Brebes ke arah Tegal.

Wibowo menambahkan bahwa mayoritas kendaraan terjebak karena nekat menerobos genangan banjir di Kecamatan Ketanggungan. Namun, pada pagi hari kondisi air mulai surut di titik terjebaknya kendaraan tersebut.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Armada bus juga sudah bisa berjalan. Sedangkan beberapa mobil memang ada yang mogok," ujarnya.

Dampak Banjir pada Warga dan Infrastruktur

Selain lumpuhnya arus balik, banjir juga berdampak pada beberapa rumah warga di Brebes yang terdampak genangan air. Pihak BPBD Brebes terus memantau situasi dan melakukan koordinasi untuk penanganan darurat.

Wibowo mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Brebes.

"Masyarakat tetap waspada terutama saat hujan lebat. Apabila ada kejadian akibat bencana dapat segera melaporkan ke BPBD," tambahnya.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kejadian banjir di Brebes ini menggarisbawahi pentingnya kesiapsiagaan infrastruktur jalan nasional dalam menghadapi cuaca ekstrem di musim penghujan. Lumpuhnya arus balik selama berjam-jam tidak hanya menyebabkan kerugian waktu dan biaya bagi masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan terutama bagi kendaraan yang nekat melewati jalur banjir.

Lebih jauh, luapan Sungai Babakan yang menjadi salah satu pemicu banjir menunjukkan perlunya perbaikan sistem pengelolaan sungai dan drainase di wilayah Brebes untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa depan. Pengalihan kendaraan ke jalur tol dan pantura juga menjadi solusi cepat, namun tidak cukup jika tidak diiringi dengan mitigasi bencana jangka panjang.

Ke depan, masyarakat dan pemerintah daerah harus meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan, terutama saat musim hujan tiba. Pemantauan cuaca secara real time dan sosialisasi evakuasi menjadi kunci mengurangi dampak bencana. Tetap ikuti update terkini dari sumber resmi seperti kumparan agar informasi penanganan bencana dapat tersampaikan dengan cepat dan tepat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad