Buda Lisdyarita Hadiri Muscab PKB, Buka Ruang Dialog untuk Kemajuan Ponorogo
Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, atau yang akrab disapa Bunda Lis, hadir dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di hall Hotel Gajah Mada, Sabtu (28/3/2026). Kehadiran ini sebagai bentuk dukungan dan dorongan terhadap sinergi antar elemen daerah guna mendukung pembangunan berkelanjutan di Ponorogo.
Bunda Lis menegaskan bahwa kepala daerah adalah milik semua pihak, sehingga kolaborasi dengan partai politik sangat penting untuk mewujudkan kemajuan daerah. "Pentingnya kolaborasi seluruh elemen, termasuk partai politik, dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Ponorogo," ujar Bunda Lis dalam sambutannya.
Peran Strategis Partai Politik dalam Pembangunan Daerah
Menurut Bunda Lis, Muscab bukan hanya agenda internal organisasi partai, tetapi momentum penting untuk menata arah kebijakan yang berdampak positif bagi masyarakat. "Muscab ini merupakan momentum penting dalam rangka konsolidasi dan penataan arah kebijakan partai ke depan. Saya berharap kegiatan ini berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik demi kemajuan partai serta kesejahteraan masyarakat Ponorogo," katanya.
Sebagai Bupati perempuan pertama di Ponorogo, Bunda Lis menyadari posisi strategis partai politik dalam mendukung jalannya pemerintahan. Partai politik berfungsi sebagai representasi masyarakat, menyalurkan aspirasi, dan menguatkan kebijakan publik yang berpihak pada rakyat. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh partai untuk membangun komunikasi dan kerja sama yang konstruktif dengan pemerintah daerah.
- Sinergi membangun Ponorogo yang lebih maju
- Penguatan komunikasi antara partai politik dan pemerintah
- Fokus pada kesejahteraan dan daya saing daerah
"Saya mengajak seluruh partai untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun Ponorogo yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera," tambahnya.
Membangun Persatuan dalam Perbedaan Demokrasi
Bunda Lis menekankan bahwa perbedaan pandangan adalah hal wajar dalam demokrasi, namun semangat persatuan dan kebersamaan harus dijaga demi kepentingan masyarakat luas. "Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun persatuan dan kesatuan harus tetap kita jaga," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Ponorogo juga berkomitmen membuka ruang dialog yang terbuka dan partisipatif dengan semua elemen masyarakat. Baik melalui mekanisme formal maupun komunikasi nonformal, aspirasi publik sangat dibutuhkan agar pembangunan daerah berjalan optimal.
"Kami membutuhkan masukan dan saran dari semua pihak. Silakan disampaikan melalui forum resmi maupun komunikasi langsung. Kami terbuka untuk berdiskusi demi kemajuan Ponorogo," ujar Bunda Lis.
Harapan dan Pesan dari Pengurus PKB Jawa Timur dan DPP
Perwakilan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur, Muhammad Asyari, menyampaikan bahwa Muscab PKB digelar serentak di seluruh Jawa Timur sebagai momen memperkuat arah perjuangan politik partai, bukan sekadar pergantian pengurus.
- Meneguhkan visi dan misi partai
- Merancang strategi organisasi yang berkelanjutan
- Memastikan PKB hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat
"PKB tidak boleh sekadar hadir di kertas suara. PKB harus benar-benar hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat," tegas Muhammad Asyari.
Di kesempatan yang sama, anggota Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB, Gus Rifqi Abdul Halim, menyampaikan amanat Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar. Ia menegaskan bahwa kekuatan partai terletak pada struktur di tingkat bawah, seperti ranting, PAC, hingga DPC, yang merupakan ujung tombak pengabdian kepada masyarakat.
"Rakyat tidak memilih yang paling pandai berbicara, tetapi yang paling dirasakan manfaatnya," pungkasnya, mengingatkan pentingnya kerja nyata dalam politik.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, kehadiran Bunda Lisdyarita dalam Muscab PKB Ponorogo bukan sekadar formalitas, melainkan sinyal kuat komitmen pemerintah daerah untuk membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan partai politik sebagai mitra strategis pembangunan. Ini penting mengingat kompleksitas tantangan pembangunan yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak agar hasilnya berkelanjutan dan inklusif.
Selain itu, pesan persatuan dalam perbedaan yang disampaikan Bunda Lis menjadi pengingat krusial di tengah dinamika politik yang kerap memecah belah. Memelihara semangat kebersamaan akan memperkuat stabilitas sosial dan politik di Ponorogo, sehingga pembangunan dapat berjalan lancar tanpa hambatan konflik internal.
Kedepannya, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana implementasi kerja sama antara PKB dan Pemkab Ponorogo dapat diwujudkan dalam program nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pemilihan kepengurusan PKB yang solid dan visioner menjadi kunci untuk memastikan partai ini mampu menjadi mitra pemerintah yang efektif dan responsif.
Untuk informasi lebih lengkap tentang Muscab PKB dan peran Bunda Lisdyarita, kunjungi situs resmi pemerintah Ponorogo di link resmi.
Dengan momentum Muscab ini, masyarakat Ponorogo diharapkan dapat menyaksikan sinergi positif antara pemerintah daerah dan partai politik yang berujung pada kemajuan nyata di berbagai sektor kehidupan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0