Golongan Darah B Rentan Diabetes Tipe 2, Ini Penjelasan Ilmuwan Terbaru

Mar 29, 2026 - 11:22
 0  4
Golongan Darah B Rentan Diabetes Tipe 2, Ini Penjelasan Ilmuwan Terbaru

Golongan darah manusia ternyata tidak hanya berperan dalam transfusi darah, tetapi juga berkaitan dengan risiko beberapa penyakit, salah satunya diabetes tipe 2. Studi terbaru yang dilakukan pada 2024 mengungkap bahwa orang dengan golongan darah B memiliki risiko 28% lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 dibandingkan golongan darah lainnya.

Ad
Ad

Hubungan Golongan Darah dan Risiko Diabetes Tipe 2

Golongan darah manusia dikelompokkan menjadi delapan jenis utama berdasarkan antigen dan protein yang ada di permukaan sel darah merah, dengan golongan A, B, dan AB memiliki antigen spesifik, sedangkan golongan O tidak memiliki antigen A dan B. Faktor tambahan seperti Rhesus (Rh) juga menentukan tipe darah positif atau negatif.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh tim epidemiolog dari Rumah Sakit Shengjing Universitas Kedokteran China, dipimpin oleh Fang-Hua Liu, ada hubungan signifikan antara golongan darah B dan peningkatan risiko diabetes tipe 2. Studi ini merupakan tinjauan sistematis dan meta-analisis dari lebih 270 hasil penelitian kesehatan yang mengaitkan golongan darah dengan berbagai penyakit.

"Kami mencari secara sistematis di berbagai basis data seperti PubMed, Web of Science, Embase, dan Cochrane Library hingga Februari 2024 untuk menemukan studi observasional yang menilai hubungan golongan darah ABO dan Rh dengan hasil kesehatan," jelas tim peneliti dalam jurnal BMC Medicine.

Kenapa Golongan Darah B Lebih Rentan?

Dalam proses analisis, peneliti melakukan sejumlah uji statistik ketat untuk memastikan hanya data yang valid dan konsisten yang diambil. Mereka juga menghindari bias dari studi kecil yang mungkin melebih-lebihkan hasil. Hasilnya, hanya hubungan antara golongan darah B dan diabetes tipe 2 yang bertahan dengan bukti kuat.

Meski begitu, risiko 28% ini masih tergolong kecil bila dibandingkan dengan faktor risiko lain yang lebih dominan, seperti pola makan, berat badan, dan gaya hidup. Sebagai contoh:

  • Konsumsi 50 gram daging olahan per hari dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 hingga 37%.
  • Kurangnya aktivitas fisik bahkan dapat meningkatkan risiko hingga 112%.
  • Kelebihan berat badan tetap menjadi salah satu faktor risiko terkuat untuk diabetes tipe 2.

Peneliti juga masih belum memastikan mekanisme pasti yang menyebabkan orang dengan golongan darah B lebih rentan. Sebuah studi pada 2025 menunjukkan kemungkinan peran mikrobioma usus dalam hubungan ini, namun dibutuhkan penelitian lebih lanjut.

Implikasi Studi dan Rekomendasi

Temuan ini menegaskan pentingnya perhatian ekstra bagi pemilik golongan darah B dalam menjaga gaya hidup sehat untuk mengurangi risiko diabetes tipe 2. Pola makan seimbang, rutin berolahraga, dan mengelola berat badan tetap menjadi kunci utama pencegahan.

Selain itu, penelitian ini membuka peluang baru untuk memahami hubungan antara genetika, imunologi, dan penyakit metabolik yang kompleks. Menurut laporan detikHealth, fokus pada mikrobioma dan sistem imun dapat menjadi arah riset selanjutnya yang menjanjikan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, studi ini memperlihatkan bagaimana faktor genetis seperti golongan darah bisa berkontribusi pada risiko penyakit kronis, meskipun pengaruhnya relatif kecil dibandingkan dengan pola hidup sehari-hari. Hal ini penting karena seringkali risiko penyakit hanya dilihat dari faktor eksternal seperti diet dan olahraga, tanpa mempertimbangkan aspek biologis yang mendasari.

Namun, publik perlu waspada agar tidak menjadikan golongan darah sebagai alasan utama dalam menghadapi diabetes tipe 2. Risiko tetap bisa dikendalikan dengan gaya hidup sehat dan pengelolaan faktor risiko lain yang jauh lebih besar pengaruhnya.

Kedepannya, penelitian tentang mikrobioma usus dan kaitannya dengan golongan darah serta penyakit metabolik harus terus didorong, karena dapat membuka jalan bagi terapi yang lebih personal dan efektif. Pembaca disarankan untuk mengikuti perkembangan riset terbaru dan tetap menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah preventif utama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad