Banjir Rendam Desa Sei Ubar Mandiri di Kotim, 120 KK Terdampak

Apr 24, 2026 - 10:11
 0  3
Banjir Rendam Desa Sei Ubar Mandiri di Kotim, 120 KK Terdampak

Banjir kembali melanda Desa Sei Ubar Mandiri yang terletak di Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Kejadian ini mulai mengganggu aktivitas masyarakat setempat karena air yang menggenangi sebagian wilayah desa.

Ad
Ad

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Multazam, menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat curah hujan tinggi di wilayah utara yang menyebabkan sungai di sekitar desa meluap.

"Penyebab banjir ini diperkirakan imbas curah hujan tinggi di wilayah utara sehingga menyebabkan sungai meluap dan merendam Desa Sei Ubar Mandiri," ujar Multazam di Sampit, Kamis (23/4/2026).

Desa Sei Ubar Mandiri memang merupakan salah satu desa yang sering menjadi langganan banjir. Karena letaknya yang berada di bantaran sungai dan dataran rendah, desa ini rentan terendam saat sungai meluap akibat hujan deras.

Ketinggian Air dan Dampak Banjir

Banjir kali ini menggenangi desa dengan ketinggian air antara 50 hingga 60 centimeter. Genangan tidak hanya menutupi badan jalan, tetapi juga sudah masuk ke dalam sebagian rumah warga.

Menurut data yang dihimpun, terdapat 120 kepala keluarga yang terdampak langsung oleh banjir ini. Namun, kebanyakan warga masih memilih bertahan di rumah mereka agar aktivitas harian tidak terlalu terganggu.

Respons dan Upaya Penanganan BPBD Kotim

BPBD Kotawaringin Timur telah mengerahkan Tim Reaksi Cepat untuk turun langsung ke lokasi banjir. Tim ini melakukan pendataan dan pemetaan wilayah terdampak sebagai bahan pertimbangan dalam upaya penanganan lebih lanjut.

"Kami terus memantau perkembangan kondisi di lokasi dan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. Kami berharap curah hujan segera berkurang sehingga banjir cepat surut," tambah Multazam.

Selain itu, BPBD juga mengimbau masyarakat di desa terdampak serta daerah rawan banjir lainnya untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan curah hujan yang bisa memicu banjir susulan.

Waspada Banjir Rob di Sungai Mentaya

Multazam juga menyampaikan bahwa pihaknya telah memantau kondisi di Kecamatan Teluk Sampit, di mana Sungai Mentaya mengalami pasang air yang cukup tinggi.

"Kami harap masyarakat di bantaran Sungai Mentaya juga mewaspadai kemungkinan banjir rob. Kewaspadaan sangat diperlukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," jelasnya.

Faktor Geografis dan Tantangan Penanggulangan Banjir

Letak geografis Desa Sei Ubar Mandiri yang berada di dataran rendah dan dekat dengan sungai menjadi tantangan utama dalam penanggulangan banjir. Curah hujan tinggi yang terus terjadi pada musim hujan ini kerap memicu luapan sungai yang mengakibatkan banjir berkala.

Upaya mitigasi jangka panjang seperti pembangunan tanggul, normalisasi sungai, dan sistem drainase yang baik sangat diperlukan untuk mengurangi risiko banjir di desa ini. Sementara itu, koordinasi antara BPBD, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci dalam penanganan bencana secara cepat dan efektif.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, banjir yang kembali melanda Desa Sei Ubar Mandiri merupakan contoh nyata dari dampak perubahan pola curah hujan dan kurangnya infrastruktur pengendalian banjir di daerah rawan seperti Kotawaringin Timur. Meski banjir ini tidak termasuk kategori besar, namun kerugian sosial dan ekonomi bagi warga terdampak tidak bisa diabaikan, terutama bagi mereka yang menggantungkan hidup dari aktivitas pertanian dan perikanan.

Selain itu, kejadian ini mengingatkan pentingnya perencanaan tata ruang yang responsif terhadap risiko bencana, khususnya di kawasan bantaran sungai dan dataran rendah. Pemerintah daerah perlu mempercepat pembangunan fasilitas mitigasi dan edukasi kepada masyarakat agar siap menghadapi potensi banjir yang berulang.

Ke depan, warga dan pemerintah harus memperkuat sistem peringatan dini dan meningkatkan sinergi antar lembaga terkait untuk memastikan kesiapsiagaan yang optimal. Situasi ini juga menjadi momentum bagi pembuat kebijakan untuk mengkaji ulang strategi pengelolaan sumber daya air dan lingkungan di Kotim agar kejadian serupa dapat diminimalisasi.

Untuk informasi terkini dan langkah penanggulangan banjir di Kotawaringin Timur, masyarakat dapat mengikuti update resmi dari ANTARA Kalteng serta BPBD setempat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad