Meta PHK 10% Karyawan untuk Fokus Investasi AI Senilai Miliaran Dollar

Apr 24, 2026 - 10:31
 0  5
Meta PHK 10% Karyawan untuk Fokus Investasi AI Senilai Miliaran Dollar

Meta Platforms Inc mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) sekitar 10% dari total karyawannya, yaitu sekitar 8.000 orang. Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menjalankan operasional secara lebih efisien sekaligus mengalihkan sumber daya ke investasi besar dalam teknologi kecerdasan buatan (AI).

Ad
Ad

PHK Massal dan Penutupan Lowongan Kerja

Dalam sebuah memo yang ditulis oleh Janelle Gale, Chief People Officer Meta dan dikonfirmasi kepada CNN, Meta juga mengumumkan akan menutup sekitar 6.000 lowongan pekerjaan yang belum terisi. PHK ini dijadwalkan mulai berlaku pada tanggal 20 Mei 2026.

"Kami melakukan ini sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjalankan perusahaan dengan lebih efisien dan memungkinkan kami mengimbangai investasi lain yang sedang kami lakukan," tulis Gale dalam memo tersebut.

Investasi Besar Meta di Teknologi AI

Meta sedang melakukan belanja modal yang sangat besar untuk mendukung pengembangan infrastruktur AI-nya. Pada tahun 2025, perusahaan mengeluarkan dana sebesar 72,2 miliar dollar AS yang terutama digunakan untuk pusat data dan infrastruktur AI lainnya. Angka ini diperkirakan akan naik menjadi setidaknya 115 miliar dollar AS pada tahun 2026, menurut laporan keuangan Meta pada Januari 2026.

Selain investasi infrastruktur, Meta juga agresif dalam merekrut talenta dan mengakuisisi startup AI yang sedang naik daun seperti Moltbook dan Manus sebagai bagian dari persaingan dengan perusahaan AI besar lain seperti OpenAI.

Dampak PHK dan Tren Industri Teknologi

Saham Meta turun lebih dari 2% pada Kamis sore setelah pengumuman ini. Tren pemangkasan tenaga kerja di sektor teknologi semakin marak selama setahun terakhir, didorong oleh kemampuan AI untuk meningkatkan efisiensi kerja.

Misalnya, Amazon mengumumkan PHK 16.000 karyawan pada Januari 2026, merupakan kali kedua dalam tiga bulan terakhir mereka melakukan pengurangan besar-besaran. Fintech Block juga mem-PHK 40% karyawannya pada Februari, sekitar 4.000 orang, dengan peringatan bahwa perusahaan lain kemungkinan akan mengikuti langkah serupa.

Mark Zuckerberg, CEO Meta, sempat menyinggung kemungkinan perubahan besar dalam tenaga kerja akibat AI pada awal tahun ini. Dalam panggilan laporan keuangan Januari, Zuckerberg menyebut 2026 sebagai tahun di mana AI akan "secara dramatis mengubah cara kita bekerja." Ia menambahkan,

"Kita mulai melihat proyek-proyek yang dulu membutuhkan tim besar kini dapat diselesaikan oleh satu orang yang sangat berbakat."

Fasilitas bagi Karyawan yang Terkena PHK

Meta berkomitmen memberikan paket kompensasi kepada karyawan yang terdampak di Amerika Serikat, meliputi 16 minggu gaji pokok ditambah dua minggu tambahan untuk setiap tahun masa kerja. Paket serupa juga akan diberikan untuk karyawan internasional.

Langkah PHK ini bukanlah yang pertama bagi Meta. Pada 2022 dan 2023, perusahaan ini telah memangkas puluhan ribu pekerjaan sebagai penyesuaian pasca lonjakan pengguna dan perekrutan selama pandemi Covid-19. Tahun lalu, Meta juga memotong sekitar 5% dari karyawan dengan performa terendah, walaupun berencana mengisi kembali beberapa posisi tersebut.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, keputusan Meta untuk memangkas 10% karyawannya sekaligus berinvestasi besar-besaran dalam AI menandai fase transisi penting di industri teknologi. Efisiensi melalui AI bukan hanya sekadar jargon, tapi mulai memengaruhi struktur tenaga kerja di perusahaan-perusahaan besar. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi AI bukan hanya alat bantu, tapi sudah menjadi faktor penentu dalam strategi bisnis dan operasional.

Namun, pengurangan tenaga kerja sebesar ini berpotensi menimbulkan tantangan sosial ekonomi, terutama bagi para pekerja yang kehilangan pekerjaan. Di sisi lain, investasi besar dalam AI bisa membuka peluang inovasi dan efisiensi yang lebih tinggi di masa depan.

Kita juga perlu mengamati bagaimana Meta dan perusahaan teknologi lain akan mengelola keseimbangan antara investasi AI dan tanggung jawab sosial terhadap pekerjanya. Tren PHK di sektor teknologi kemungkinan besar akan terus berlanjut seiring dengan kemajuan AI, sehingga penting bagi para pekerja dan pembuat kebijakan untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan ini.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat membaca berita lengkapnya di CNN Indonesia dan melihat bagaimana perkembangan industri teknologi global melalui Reuters Technology.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad