Kondisi Rumah Ambruk Akibat Longsor Benhil: Puing Masih Berserakan
Longsor yang terjadi di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat pada Jumat (26/6/2026) menyebabkan sebuah rumah roboh dan meninggalkan kondisi yang masih porak poranda hingga Sabtu (27/6/2026). Puing-puing reruntuhan rumah masih berserakan di sudut jalan, memperlihatkan betapa dahsyatnya dampak longsor tersebut.
Petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat sudah berada di lokasi dan berupaya membersihkan sisa reruntuhan yang masih menghalangi area tersebut. Namun, proses penanganan ini memerlukan waktu karena material yang berserakan cukup banyak dan berantakan.
Longsoran Sampah TPA Tambah Parah Kondisi
Tepat di samping reruntuhan rumah tersebut, terdapat tumpukan sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang juga terdampak parah akibat longsoran tanah. Sampah yang menumpuk ini makin memperumit proses pembersihan dan meningkatkan risiko pencemaran lingkungan sekitar.
Menurut Irsyad, salah satu warga sekitar yang tinggal di indekos dekat lokasi, longsor terjadi sangat cepat, tanpa peringatan. Ia menjelaskan bahwa rumah yang berada di bantaran kali itu roboh hanya dalam hitungan detik.
“Langsung sih, paling sekitar berapa, satu menit atau nggak sampai satu menit ya. Karena cepat banget, mungkin kalau Mas lihat videonya dari CCTV warga situ, prosesnya langsung, langsung turun aja gitu. Mungkin masih hitungan detik, turun langsung, gak pelan-pelan tapi langsung jatuh,” ujar Irsyad.
Irsyad juga menyampaikan bahwa indekos tempatnya tinggal ikut terdampak, khususnya di bagian belakang dan terdapat keretakan di sudut bangunan yang berbatasan langsung dengan lokasi longsor.
Pengungsi dan Penyebab Longsor
Pemilik rumah yang ambruk, Ali Nugroho, mengungkapkan bahwa pergeseran tanah sudah mulai terjadi beberapa hari sebelum kejadian. Karena khawatir akan keselamatan, Ali pun terpaksa mengungsi ke rumah tetangga.
“(Mengungsi) ke rumah seberang, rumah sebelah,” jelas Ali.
Ali juga mengungkapkan bahwa tempat pembuangan sampah yang berada di samping rumahnya merupakan lokasi ilegal. Sampah yang terus menumpuk di area tersebut memperburuk kondisi tanah dan menjadi salah satu faktor pemicu longsor.
“Dari awal sebenarnya sih itu nggak ada, karena makin melebar ini jadi orang dari sini buang sampah. Ini agak illegal ya,” jelasnya.
Selain itu, sehari sebelum longsor, dilakukan pengerukan sungai di sekitar lokasi yang justru memperparah pergeseran tanah.
Fakta Penting dari Longsor di Bendungan Hilir
- Lokasi longsor: Kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat
- Tanggal kejadian: Jumat, 26 Juni 2026
- Kerusakan: Rumah roboh, keretakan bangunan sekitar, tumpukan sampah TPA terdampak
- Evakuasi: Pemilik rumah mengungsi ke rumah tetangga
- Faktor pemicu: Pergeseran tanah, aktivitas pengerukan sungai, dan penumpukan sampah ilegal
- Penanganan: Petugas Suku Dinas SDA Jakarta Pusat membersihkan puing dan area terdampak
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, insiden longsor di Benhil ini menyoroti persoalan tata kelola lingkungan perkotaan yang masih belum optimal. Pembuangan sampah ilegal di bantaran kali dan pengerukan sungai tanpa perencanaan matang menjadi pemicu utama pergeseran tanah yang berujung pada kerusakan rumah warga.
Selain itu, cepatnya kejadian longsor menunjukkan betapa rentannya kawasan bantaran kali terhadap bencana tanah longsor, terutama saat musim hujan atau adanya gangguan aktivitas manusia yang memengaruhi kestabilan tanah. Penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk segera melakukan mitigasi risiko secara terpadu, termasuk pengawasan terhadap aktivitas pembuangan sampah dan pengerukan sungai.
Ke depan, warga dan aparat terkait harus lebih waspada dan melakukan langkah antisipasi untuk mencegah kejadian serupa terulang. Laporan kumparan juga menegaskan pentingnya koordinasi cepat antar dinas agar penanganan pasca longsor bisa maksimal dan tidak membahayakan warga sekitar.
Simak terus update terkini di media resmi untuk informasi perkembangan evakuasi dan upaya rehabilitasi kawasan Bendungan Hilir.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0