Mensos Puji Komitmen Trenggalek dalam Pengelolaan Data Sosial Terpadu
Menteri Sosial Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, atas komitmen mereka dalam pengelolaan data sosial yang terintegrasi. Hal ini disampaikan saat kunjungan kerja dan sosialisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) pada Minggu lalu.
Trenggalek Fokus pada Sistem Data Terpadu untuk Bantuan Sosial
Dalam kunjungannya, Gus Ipul menilai Trenggalek sebagai salah satu daerah yang sangat serius membangun sistem pendataan sosial yang terintegrasi. Sistem ini penting sebagai dasar penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kabupaten Trenggalek termasuk yang sangat peduli terhadap rekam data. Mereka sudah memiliki mekanisme dan upaya, tinggal disinkronkan dengan pusat dan provinsi,” ujar Mensos.
Menurutnya, DTSEN merupakan basis data tunggal nasional yang berperan penting dalam mendukung perencanaan, evaluasi program, serta pengambilan kebijakan strategis pemerintah. Sistem ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025.
Pentingnya Pemutakhiran Data Berkala dan Koordinasi Berjenjang
Mensos menekankan bahwa data sosial harus diputakhirkan secara berkala karena kondisi sosial masyarakat sangat dinamis. Berbagai perubahan seperti kelahiran, kematian, perpindahan penduduk, dan perubahan status ekonomi terjadi setiap hari.
“Setiap hari ada perubahan, mulai dari kelahiran, kematian, perpindahan hingga perubahan status ekonomi. Karena itu perlu koordinasi berjenjang dari desa hingga pusat,” tambahnya.
Sekitar 45 persen data penerima bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) berasal dari proses verifikasi dan pemutakhiran data yang dilakukan di tingkat daerah, sehingga peran pemerintah daerah sangat krusial.
Selain itu, Gus Ipul juga menggarisbawahi pentingnya menjangkau kelompok "invisible people" atau warga yang belum terdata agar mereka dapat memperoleh perlindungan dan pemberdayaan sosial yang memadai.
“Kita ingin mereka yang belum terdata bisa dirangkul, sehingga intervensi pemerintah benar-benar berdampak,” katanya.
Strategi Trenggalek dalam Implementasi DTSEN
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung implementasi DTSEN dengan memperkuat integrasi data hingga tingkat desa. Pemerintah daerah menyiapkan Posko GERTAK sebagai pusat koordinasi pendataan bersama Badan Pusat Statistik (BPS), perangkat desa, dan operator desa agar data bisa diperbarui secara real time.
“Data itu terpusat, tetapi dihimpun dari daerah. Tantangannya bagaimana memastikan data desa bisa langsung terintegrasi dengan sistem pusat,” ujar Bupati Arifin.
Lebih lanjut, Pemkab Trenggalek mengoptimalkan layanan administrasi kependudukan, termasuk melalui program jemput bola perekaman KTP untuk menjangkau warga yang belum terdata. Langkah ini memperkuat keakuratan data sosial yang menjadi basis bantuan sosial.
Sebagai intervensi sementara, Pemkab bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan sambil menunggu pembaruan data DTSEN.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, langkah Trenggalek dalam mengelola data sosial secara terpadu merupakan contoh yang patut ditiru oleh daerah lain. Pengelolaan data yang akurat dan terintegrasi bukan hanya meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan sosial, tetapi juga mengurangi risiko salah sasaran dan kebocoran anggaran.
Namun, tantangan utama terletak pada sinkronisasi data antara desa, provinsi, dan pusat serta kemampuan daerah dalam melakukan pembaruan data secara cepat dan akurat. Inovasi seperti Posko GERTAK dan jemput bola perekaman KTP merupakan terobosan penting yang harus terus dikembangkan.
Ke depan, pemerintah perlu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa dan memperkuat teknologi informasi agar pengelolaan data sosial benar-benar real time dan responsif. Selain itu, perhatian khusus pada kelompok invisible people harus menjadi prioritas agar tidak ada warga yang terlewatkan dari perlindungan sosial.
Untuk informasi lebih lengkap dan perkembangan terkini tentang pengelolaan data sosial di Trenggalek, Anda dapat membaca langsung berita sumbernya di sini dan mengikuti update dari media terpercaya lainnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0