Pemkot Surabaya Integrasikan Saluran Air ke Rumah Pompa untuk Atasi Banjir

Apr 2, 2026 - 20:40
 0  4
Pemkot Surabaya Integrasikan Saluran Air ke Rumah Pompa untuk Atasi Banjir

Pemerintah Kota Surabaya melakukan langkah strategis dengan mengintegrasikan saluran air di perkampungan dan saluran utama ke rumah pompa guna mengatasi masalah banjir yang kerap terjadi. Upaya ini merupakan bagian dari serangkaian penanganan banjir yang terus dilakukan demi meningkatkan kualitas hidup warga.

Ad
Ad

Strategi Integrasi Saluran Air dan Rumah Pompa

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa pemerintah kota telah membangun sejumlah rumah pompa dan melakukan pembuatan drainase serta sodetan baru untuk memperlancar aliran air. "Saluran yang ada kita koneksikan, selanjutnya baru dimasukkan ke rumah pompa dan dibuang ke laut," ujar Cak Eri saat ditemui di Surabaya, Kamis.

Menurutnya, integrasi tersebut tidak hanya memperbaiki sistem saluran utama, tetapi juga melibatkan saluran air di perkampungan yang selama ini belum terkoneksi dengan rumah pompa. Dengan demikian, aliran air dapat lebih lancar dan meminimalisir genangan di wilayah permukiman.

Kendala dan Solusi Biaya Operasional Rumah Pompa

Meskipun langkah ini cukup efektif, pemerintah kota menghadapi tantangan terkait biaya operasional rumah pompa yang tinggi. Salah satu biaya terbesar berasal dari penggunaan daya listrik yang cukup besar untuk menggerakkan pompa air.

"Karena apa? Dayanya, sehingga kami akan berkoordinasi dengan PLN, bisa nggak sih kalau ini (rumah pompa) untuk fasilitas umum bisa dikurangi biayanya. Kan ini tujuannya untuk pelayanan publik pemerintah, bukan untuk kepentingan satu dua orang," jelas Eri Cahyadi.

Untuk itu, Pemkot Surabaya telah mengajukan permohonan kepada kementerian terkait dan berkoordinasi dengan PLN agar mendapatkan keringanan biaya listrik untuk rumah pompa yang berfungsi sebagai fasilitas umum. Langkah ini diharapkan dapat menekan biaya operasional sehingga penanganan banjir dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Pengembangan Rumah Pompa dan Rehabilitasi Saluran Air

Tidak berhenti pada integrasi saluran, Pemkot Surabaya juga berencana membangun rumah pompa baru di kawasan Simo Kalangan dan Tanjungsari. Selain itu, pemerintah juga fokus mengembalikan fungsi saluran air di kawasan Kalianak yang selama ini mengalami penurunan kualitas akibat berbagai faktor.

Cak Eri menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah, melainkan juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat. Ia mengajak warga untuk bersama-sama memahami pentingnya pengelolaan air yang baik tanpa memandang perbedaan kepentingan.

"Di sini perlu dilakukan gerakan bersama masyarakat, saling memahami, tidak menunjukkan siapa yang kuat, tetapi kita saling memahami. Jadi, meskipun sebelumnya ada penolakan, ya kita jelaskan, jadi selain membuat rumah pompa kami juga mengembalikan fungsi saluran air," kata Wali Kota Surabaya.

Manfaat dan Dampak Jangka Panjang

Dengan integrasi saluran air ke rumah pompa dan pembangunan infrastruktur penunjang, kota Surabaya diharapkan mampu menekan risiko banjir yang selama ini menjadi masalah klasik. Beberapa manfaat yang dapat dirasakan antara lain:

  • Pengurangan genangan di permukiman dan kawasan rawan banjir.
  • Peningkatan kualitas lingkungan dan kebersihan kota.
  • Menjamin kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial warga.
  • Efisiensi penggunaan sumber daya melalui koordinasi dengan PLN dan kementerian.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, langkah integrasi saluran air ke rumah pompa yang dilakukan Pemkot Surabaya merupakan upaya nyata dan inovatif dalam mitigasi banjir yang sudah lama menjadi tantangan kota metropolitan ini. Namun, aspek biaya operasional yang tinggi menjadi hambatan krusial yang perlu perhatian khusus dari pemerintah pusat dan pihak terkait seperti PLN.

Di sisi lain, keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Kesadaran kolektif dalam menjaga saluran air dari penutupan atau pencemaran akan menjadi kunci utama agar manfaat rumah pompa dapat maksimal. Ini juga menjadi contoh bagaimana pembangunan infrastruktur harus dibarengi dengan edukasi sosial untuk hasil yang berkelanjutan.

Ke depannya, Pemkot Surabaya dapat menjadi model bagi kota-kota lain dalam mengelola banjir dengan mengutamakan integrasi sistem saluran air dan penggunaan teknologi rumah pompa. Laporan resmi dari ANTARA Jatim juga menegaskan pentingnya dukungan multisektor agar solusi ini dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif nyata bagi masyarakat luas.

Dengan terus mengawasi perkembangan pembangunan ini, masyarakat dan pemerintah diharapkan dapat meningkatkan kesiapan menghadapi musim hujan yang sering menimbulkan banjir di Surabaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad