Makan Buah Tidak Dianjurkan di Jam Ini, Wajib Tahu No.4 Paling Mengejutkan

Apr 25, 2026 - 15:10
 0  7
Makan Buah Tidak Dianjurkan di Jam Ini, Wajib Tahu No.4 Paling Mengejutkan

Makan buah memang dikenal sebagai kebiasaan sehat yang dianjurkan dalam pola hidup sehari-hari. Namun, tahukah Anda bahwa waktu mengonsumsi buah sangat berpengaruh terhadap manfaat serta kenyamanan tubuh? Konsumsi buah pada waktu yang tidak tepat bisa menimbulkan gangguan pencernaan, naik turunnya gula darah, hingga mengganggu kualitas tidur.

Ad
Ad

Melansir laporan dari CNBC Indonesia yang mengutip sumber Food NDTV, berikut ini adalah lima waktu yang tidak dianjurkan untuk makan buah agar Anda bisa mendapatkan manfaat maksimal sekaligus menghindari efek negatifnya.

1. Makan Buah Saat Perut Kosong

Banyak orang menganggap makan buah saat pagi hari ketika perut kosong adalah pilihan yang sehat. Namun, bagi penderita masalah kestabilan gula darah, kebiasaan ini justru berisiko. Buah mengandung gula alami yang cepat diserap tubuh sehingga dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis. Setelah lonjakan tersebut, biasanya akan terjadi penurunan gula darah yang cepat, menyebabkan tubuh terasa lemas, cepat lapar, dan kurang bertenaga.

Efek fluktuasi gula darah ini bisa mengganggu pola makan dan membuat seseorang lebih mudah ngemil secara berlebihan sepanjang hari. Selain itu, bagi penderita maag, terutama jika buah yang dikonsumsi termasuk yang asam seperti jeruk dan nanas, makan buah saat perut kosong bisa memperparah kondisi lambung.

2. Mengonsumsi Buah Setelah Makan Berat

Banyak yang percaya bahwa makan buah setelah makan berat dapat membantu pencernaan. Namun, faktanya buah memiliki waktu cerna yang lebih cepat dibandingkan protein dan lemak. Jika buah dikonsumsi setelah makanan berat, proses pencernaan buah bisa terhambat dan buah akan tertahan di saluran pencernaan.

Akibatnya, terjadi fermentasi buah di dalam perut yang menghasilkan gas berlebih, sehingga menimbulkan gejala perut kembung, begah, dan rasa tidak nyaman. Untuk mencegah hal ini, sebaiknya konsumsi buah sebelum makan berat atau beri jeda sekitar 2-3 jam setelah makan besar.

3. Hindari Makan Buah Larut Malam

Makan buah menjelang tidur atau larut malam juga tidak dianjurkan. Kandungan gula dalam buah bisa meningkatkan energi secara tiba-tiba sehingga tubuh menjadi lebih terjaga dan sulit tidur. Selain itu, konsumsi buah di waktu ini dapat mengganggu produksi hormon melatonin yang berperan mengatur siklus tidur.

Akibatnya, kualitas tidur menurun dan Anda bisa merasa lelah atau mengantuk berlebihan keesokan harinya.

4. Buah Sebagai Hidangan Penutup

Seringkali buah dijadikan hidangan penutup setelah makan. Meskipun terdengar sehat, kebiasaan ini tidak ideal karena buah dicerna lebih cepat dibandingkan makanan lain. Ketika dimakan bersamaan atau setelah makanan berat, proses pencernaan buah bisa melambat, menyebabkan perut terasa penuh, kembung, dan bergas.

Kombinasi ini juga berpotensi memicu fluktuasi gula darah yang membuat tubuh cepat merasa lapar kembali meskipun baru saja makan.

5. Mengonsumsi Buah Bersamaan dengan Produk Susu

Banyak orang menyukai kombinasi buah dan susu dalam bentuk smoothie atau milkshake karena praktis dan terasa lezat. Namun, perpaduan ini tidak selalu cocok untuk semua orang. Beberapa ahli menyebutkan bahwa mengonsumsi buah bersama susu dapat mengganggu proses pencernaan, sehingga menimbulkan gejala seperti kembung, rasa tidak nyaman di perut, dan masalah keseimbangan usus.

Dalam beberapa kasus, kombinasi ini juga dikaitkan dengan masalah kulit. Oleh karena itu, penting untuk mengamati reaksi tubuh setelah mengonsumsi kombinasi ini dan menyesuaikannya dengan kondisi pribadi.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, memahami waktu yang tepat untuk makan buah merupakan hal penting yang sering diabaikan oleh masyarakat. Meskipun buah dikenal sebagai sumber nutrisi penting dan serat, waktu konsumsi yang salah dapat mengurangi manfaat dan bahkan menimbulkan masalah kesehatan. Misalnya, fluktuasi gula darah akibat makan buah saat perut kosong bisa memperburuk kondisi bagi penderita diabetes atau pra-diabetes yang jumlahnya terus meningkat di Indonesia.

Selain itu, kebiasaan makan buah setelah makan berat atau sebagai hidangan penutup yang umum dilakukan di masyarakat berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan yang kerap dianggap sepele. Padahal, gangguan ini dapat menurunkan kualitas hidup dan produktivitas seseorang.

Ke depan, edukasi tentang nutrisi tidak hanya harus menekankan jenis makanan yang sehat, tapi juga kapan waktu terbaik untuk mengonsumsinya. Pembaca disarankan untuk mencoba menyesuaikan waktu makan buah sesuai kondisi tubuh masing-masing dan memperhatikan reaksi yang muncul agar manfaat kesehatan dapat dirasakan secara optimal.

Untuk informasi lebih lanjut dan tips kesehatan lainnya, Anda dapat mengunjungi situs berita terpercaya seperti CNBC Indonesia dan media kesehatan resmi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad