Lideco Tetap Bayar Gaji 23 Juta VND/Bulan Meski Pendapatan Properti Nol Tahun 2026

Apr 7, 2026 - 10:50
 0  4
Lideco Tetap Bayar Gaji 23 Juta VND/Bulan Meski Pendapatan Properti Nol Tahun 2026

Lideco, Perusahaan Gabungan Pengembangan Perkotaan Tu Liem (NTL), menghadapi tantangan besar dengan tidak memiliki pendapatan dari sektor properti selama dua tahun berturut-turut, termasuk tahun 2026. Namun, hal itu tidak menghalangi perusahaan untuk tetap membayar gaji rata-rata sebesar 23 juta VND per bulan kepada hampir 100 karyawannya. Bagaimana perusahaan ini mampu mempertahankan kesejahteraan karyawan tanpa pemasukan dari bisnis inti mereka? Berikut ulasan lengkapnya.

Ad
Ad

Strategi Keuangan Lideco: Investasi Gantikan Pendapatan Properti

Berdasarkan dokumen Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2026, Lideco telah memastikan bahwa pada tahun tersebut, tidak ada pendapatan yang berasal dari bisnis properti. Bahkan pada 2025, meskipun proyek properti masih berjalan, perusahaan belum mencatatkan pendapatan signifikan dari segmen utama ini.

Namun, arus kas perusahaan tetap stabil berkat aktivitas investasi keuangan. Lideco memegang deposito bank dan investasi sekuritas dengan nilai total lebih dari 1.000 miliar VND, mewakili lebih dari 50% aset total perusahaan pada akhir kuartal ke-4 2026. Salah satu investasi terbesar adalah kepemilikan saham TCH dengan nilai pembelian awal 222,8 miliar VND.

Pada 2025, Lideco mencatat keuntungan sebesar 70,1 miliar VND dari penjualan sekuritas perdagangan dan hampir 42 miliar VND dari pendapatan deposito bank. Menurut laporan Vietnam.vn, perusahaan berencana meningkatkan batas investasi sekuritas menjadi 650 miliar VND pada 2026 untuk memperkuat arus kas dari sumber tersebut.

Kebijakan Pengelolaan SDM dan Kesejahteraan Karyawan

Menariknya, meskipun tidak ada pendapatan properti, Lideco memutuskan untuk tidak mengurangi jumlah tenaga kerja. Pada 2025, jumlah karyawan justru bertambah menjadi 97 orang. Rata-rata gaji karyawan yang tercatat pada tahun tersebut adalah 23 juta VND per bulan, sementara kelompok manajemen senior memperoleh gaji yang jauh lebih tinggi, dengan 14 personel kunci menerima total lebih dari 30 miliar VND sepanjang 2026.

Selain gaji, perusahaan juga menyediakan berbagai fasilitas dan kegiatan kesejahteraan, seperti pembangunan fasilitas olahraga di kantor untuk olahraga seperti pickleball, tenis meja, dan bulu tangkis. Kompetisi olahraga, liburan musim panas, serta penghargaan untuk anak-anak karyawan juga rutin diadakan sebagai bagian dari program kesejahteraan karyawan.

Dividen Tunai dan Proyek Properti Prioritas

Meski menghadapi tekanan keuangan dari bisnis properti, Lideco tetap membayarkan dividen tunai interim sebesar 10% untuk tahun 2025, yang setara dengan hampir 122 miliar VND. Perusahaan berencana melanjutkan kebijakan pembayaran dividen dengan tingkat yang sama pada tahun 2026, menunjukkan komitmen kepada pemegang saham.

Untuk proyek properti, Lideco menempatkan dua proyek sebagai prioritas utama tahun 2026:

  1. Proyek perumahan sosial di Quang Ninh dengan 850 unit apartemen, yang saat ini masih dalam tahap pembangunan pondasi dan ditargetkan selesai penjualan tahun 2026.
  2. Pembangunan gedung apartemen No. 11 Dich Vong di Hanoi, yang ditargetkan menyelesaikan pondasi dan siap dijual pada kuartal pertama 2027.

Meskipun pasar properti menghadapi tantangan seperti suku bunga tinggi, harga input yang tidak stabil, dan harga properti yang mahal di kota-kota besar, Lideco tetap optimistis bahwa arus kas dari penjualan akan menjadi faktor pendukung utama.

Pergerakan Saham dan Kondisi Pasar

Sejak awal 2026 hingga penutupan perdagangan 6 April, harga saham NTL turun sebesar 15,3%. Tren penurunan ini juga dialami saham perusahaan properti lain seperti PDR, DIG, dan DXG yang turun lebih dari 10%. Kondisi ini menggambarkan tantangan yang dihadapi sektor properti secara luas di Vietnam.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, strategi diversifikasi sumber pendapatan melalui investasi keuangan menjadi langkah krusial bagi Lideco untuk tetap menjaga stabilitas keuangan dan kesejahteraan karyawan meski bisnis inti properti tidak menghasilkan pendapatan. Ini mencerminkan pentingnya manajemen risiko dan inovasi keuangan dalam industri properti yang tengah menghadapi tekanan pasar.

Selain itu, keputusan perusahaan untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja di tengah ketidakpastian bisnis menjadi langkah yang patut diapresiasi, karena dapat menjaga moral dan produktivitas karyawan. Dengan tetap membayar gaji tinggi dan memberikan fasilitas kesejahteraan, Lideco menunjukkan komitmen jangka panjang pada sumber daya manusianya.

Ke depan, patut diantisipasi bagaimana pelaksanaan proyek-proyek perumahan sosial dan apartemen yang sedang berjalan dapat membantu memulihkan pendapatan properti Lideco. Jika proyek ini berhasil, maka tekanan pada investasi keuangan dapat sedikit berkurang dan perusahaan bisa kembali fokus pada bisnis inti.

Untuk perkembangan terbaru terkait pasar properti dan investasi keuangan di Vietnam, pembaca dapat terus mengikuti berita terpercaya dari Vietnam.vn dan media keuangan nasional lainnya.

Kesimpulannya, Lideco membuktikan bahwa dengan diversifikasi sumber pendapatan dan pengelolaan SDM yang bijaksana, perusahaan properti dapat bertahan dan bahkan memberikan kesejahteraan yang baik bagi karyawannya meski menghadapi masa tanpa pendapatan dari bisnis utama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad