Bisnis Berjuang Agar Terlihat di Pencarian AI: Strategi Baru yang Harus Diketahui
Bisnis Berjuang Agar Terlihat di Pencarian AI
Perubahan besar dalam cara orang mencari informasi di internet telah memaksa banyak perusahaan untuk mengubah strategi digital mereka agar tetap relevan. HubSpot, perusahaan penyedia alat pemasaran dan layanan pelanggan untuk bisnis, mengalami penurunan kunjungan website hingga 140 juta dalam setahun akibat pergeseran ini.
“Dulu saya harus menggulir melalui 10 hingga 30 tautan untuk menemukan informasi yang baik,” kata Kipp Bodnar, Chief Marketing Officer HubSpot. “Sekarang, dengan akses instan ke semua intelijen dunia, cara orang mencari informasi dan mengambil tindakan sangat berbeda.”
Perubahan Algoritma dan Pergeseran ke AI
Penurunan trafik seperti yang dialami HubSpot disebabkan oleh beberapa faktor utama. Mesin pencari mengubah algoritmanya untuk mengatasi konten berkualitas rendah yang dihasilkan oleh AI, sehingga kredibilitas situs dalam topik inti menjadi semakin penting. Selain itu, pengguna semakin banyak beralih dari mesin pencari tradisional ke alat AI seperti ChatGPT untuk mendapatkan jawaban langsung.
Kipp Bodnar menyatakan, “Tingkat klik turun sekitar 60% hingga 70% ketika hasil pencarian menampilkan ringkasan AI.” Hal ini berarti pengguna mendapatkan jawaban tanpa perlu mengunjungi situs web, yang tentunya berpengaruh besar bagi bisnis.
Strategi Baru: Answer Engine Optimisation (AEO)
Untuk tetap terlihat di tengah dominasi AI, perusahaan kini mengadopsi Answer Engine Optimisation (AEO) atau generative engine optimisation (GEO). Teknik ini bertujuan agar website perusahaan dapat muncul sebagai sumber dalam jawaban yang diberikan oleh AI, termasuk dalam layanan seperti ChatGPT yang berbasis teknologi large language models (LLMs).
HubSpot mengombinasikan AEO dengan Search Engine Optimisation (SEO) tradisional. Menurut Bodnar, “Kami berhasil meningkatkan tingkat konversi dan kualitas pengunjung melalui AEO. Kompetensi dalam hal ini akan menjadi kunci bisnis di masa depan.”
Perubahan perilaku pencarian juga signifikan. Jika sebelumnya pencarian menggunakan 4-6 kata, kini rata-rata pencarian di mesin AI bisa mencapai 40-60 kata, dengan permintaan yang lebih spesifik dan rinci.
Contohnya, sebuah perusahaan penyewaan motorhome di Selandia Baru harus menyediakan konten yang membahas hewan populer yang ingin dilihat anak-anak agar dapat dikutip AI dalam jawaban liburan keluarga.
Penyesuaian Konten dan Contoh Praktis
HubSpot merestrukturisasi kontennya menjadi potongan-potongan kecil yang mudah diakses AI, bukan artikel panjang yang dulu digunakan. Jika pengguna bertanya tentang fitur manajemen kontak, AI dapat dengan cepat menemukan dan menampilkan informasi tersebut.
Selain HubSpot, Spice Kitchen yang menjual paket rempah-rempah, membangun content cluster khusus untuk menunjukkan otoritas mereka dalam sejarah perdagangan rempah. Ann Lowe, Kepala PR dan Komunikasi, mengatakan, “Kami membuat konten yang menyerupai kursus pelatihan untuk menarik perhatian bot pencarian AI.”
Bersama agensi Lumos Digital, mereka menggeser fokus dari optimasi halaman produk menjadi panduan pembelian dan konten riset yang membantu pengguna di tahap pengambilan keputusan.
Nathan Pearson, Co-founder Lumos Digital, menambahkan, “AI menyukai konten yang lengkap seperti panduan pembelian yang menyajikan produk terbaik dengan jelas.”
Kepercayaan dan Kredibilitas Menjadi Kunci
Andy Lochtie dari Lumos Digital menekankan pentingnya expertise, authority, and trust (EAT). Strategi ini meliputi:
- Banyaknya tautan masuk dari situs terpercaya
- Tautan keluar menuju situs berkualitas tinggi
- Kebijakan konten dan biografi penulis untuk meningkatkan kredibilitas
Pengalaman MKM Building Supplies
Andy Pickup, Direktur Digital MKM Building Supplies, mengaku mengalami tren penurunan kunjungan karena pengguna mendapatkan jawaban langsung dari AI tanpa mengunjungi website mereka.
“Jika tren ini berlanjut, trafik bisa nyaris hilang,” katanya. Oleh karena itu, mereka menjalankan strategi defensif dengan membuat blog yang berisi informasi produk terlaris agar AI merujuk pada mereka.
Konten baru menekankan pada solusi masalah dengan fitur:
- Ringkasan yang jelas
- Daftar poin untuk memecah informasi
- Daftar pertanyaan yang sering diajukan (FAQ)
Selain itu, MKM membangun peta situs (sitemap) untuk membantu bot AI menavigasi website dengan lebih baik.
Hasilnya, trafik dari AI meningkat dari hampir nol menjadi persentase dua digit rendah dan terus bertambah. Menariknya, pengunjung dari AI cenderung lebih siap melakukan pembelian karena sudah mendapatkan informasi yang mereka butuhkan.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, fenomena ini menunjukkan pergeseran paradigma dalam cara konsumen mencari dan menerima informasi di era digital. Bisnis yang tidak segera mengadaptasi strategi Answer Engine Optimisation berisiko kehilangan pangsa pasar dan relevansi di mata konsumen yang semakin bergantung pada AI.
Lebih jauh, perubahan ini bukan hanya soal teknis optimasi konten, tapi juga menuntut bisnis untuk membangun kredibilitas dan otoritas secara sistematis agar dipercaya oleh algoritma AI yang semakin cerdas. Ini adalah tantangan sekaligus peluang besar bagi perusahaan yang mampu berinovasi dan memahami perilaku konsumen baru.
Ke depan, kita harus mengawasi bagaimana persaingan antar perusahaan dalam memanfaatkan AI untuk pemasaran dan layanan pelanggan berkembang, serta bagaimana regulasi dan etika penggunaan AI ikut membentuk lanskap digital. Perusahaan yang mampu mengintegrasikan AI secara strategis akan menjadi pemenang di era baru pencarian informasi ini.
Untuk informasi lebih lengkap dan sumber asli berita ini, Anda dapat membaca di BBC News.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0