Banjir Kembali Rendam Desa Bandar Tarutung Tapsel, Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi
Desa Bandar Tarutung di Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, kembali terendam banjir akibat meluapnya Sungai Batang Toru. Bencana banjir ini menyebabkan ratusan warga harus mengungsi demi menghindari bahaya yang mengancam keselamatan mereka.
Kepala Desa Bandar Tarutung, H. Sulhan Sihombing, mengungkapkan bahwa desa tersebut kini kembali terisolir karena sejumlah akses jalan utama terendam air setinggi pinggang orang dewasa. Banjir mulai naik sejak pagi hari dan menggenangi rumah serta fasilitas pendidikan di beberapa kampung.
Wilayah Terdampak dan Jumlah Pengungsi
Beberapa kampung yang terdampak parah antara lain Kampung Malako, Cemara, Padang Bolak, dan Kampung Utama. Total hampir seratus rumah terendam di empat kampung ini. Meski tidak ada korban jiwa, lebih dari 350 jiwa warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
“Desa kami sudah kembali terisolir. Sejumlah titik akses jalan terendam. Ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa,” ujar Sulhan kepada ANTARA, Kamis sore.
Pemicunya: Curah Hujan Tinggi dan Banjir Kiriman
Banjir yang melanda Desa Bandar Tarutung ini dipicu oleh tingginya curah hujan yang terjadi sejak beberapa hari terakhir, serta adanya banjir kiriman dari wilayah hulu Sungai Batang Toru. Kondisi pendangkalan sungai dan tanggul yang jebol juga memperparah situasi banjir.
"Meluapnya Sungai Batang Toru ditambah semakin melebarnya tanggul yang jebol menjadi pemicu mudahnya air merendam desa kami seperti yang terjadi beberapa bulan lalu," tambah Sulhan.
Upaya Penanganan Banjir oleh BPBD Tapanuli Selatan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Selatan telah menurunkan personel ke lokasi terdampak untuk membantu evakuasi dan penanganan darurat. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapsel, Idham Halid Pulungan, mengatakan bahwa sejumlah personel sudah menuju Desa Bandar Tarutung dengan membawa perahu karet untuk membantu warga yang terjebak banjir.
- BPBD mengerahkan perahu karet untuk evakuasi
- Personel siap melakukan penanganan darurat di lokasi
- Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas
Menurut laporan ANTARA, kondisi ini mengingatkan kembali pada banjir besar yang melanda wilayah yang sama beberapa bulan lalu, menandakan perlunya perhatian lebih serius terhadap pengelolaan sungai dan infrastruktur tanggul di daerah tersebut.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, kejadian banjir yang berulang kali melanda Desa Bandar Tarutung bukan hanya masalah alam semata, melainkan juga cerminan dari keterbatasan pengelolaan lingkungan dan infrastruktur mitigasi bencana yang memadai. Pendangkalan sungai dan kerusakan tanggul yang berulang harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah dan pusat agar tidak terus menimbulkan kerugian sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
Kejadian ini juga mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana banjir secara lebih sistematis. Jika tidak ada tindakan nyata, risiko banjir yang mengancam keselamatan warga akan terus berulang setiap musim hujan, menimbulkan kerugian yang tidak sedikit bagi pembangunan daerah.
Ke depan, program normalisasi sungai yang berkelanjutan serta perbaikan tanggul harus segera diimplementasikan. Selain itu, edukasi dan pelatihan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat juga harus ditingkatkan agar warga dapat merespons bencana dengan cepat dan tepat.
Terus ikuti perkembangan situasi banjir di Tapanuli Selatan melalui sumber berita terpercaya untuk mendapatkan informasi terbaru dan instruksi penting bagi warga terdampak.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0