Banjir Rob dan Abrasi Pantai Melanda 5 Kecamatan di Aceh Utara, 179 KK Mengungsi

May 21, 2026 - 16:30
 0  4
Banjir Rob dan Abrasi Pantai Melanda 5 Kecamatan di Aceh Utara, 179 KK Mengungsi

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan bahwa sebanyak 11 desa dari lima kecamatan di Kabupaten Aceh Utara mengalami bencana banjir rob dan abrasi pantai sejak pekan lalu. Kondisi ini terus meluas hingga hari ini, menyebabkan kerusakan signifikan dan memaksa ratusan warga mengungsi.

Ad
Ad

Penyebab Banjir Rob dan Abrasi Pantai di Aceh Utara

Kepala Pelaksana BPBA, Bahron Bakti, menyampaikan dalam laporannya di Banda Aceh pada Kamis bahwa fenomena ini dipicu oleh cuaca ekstrem yang menyebabkan gelombang pasang purnama dan abrasi pantai yang cukup parah.

"Akibat cuaca ekstrem, sehingga menyebabkan abrasi pantai dan banjir rob atau pasang purnama," ujar Bahron Bakti.

Banjir rob adalah fenomena naiknya permukaan air laut yang meluap ke daratan, biasanya terjadi saat pasang air laut yang tinggi. Sementara abrasi pantai merujuk pada pengikisan garis pantai akibat gelombang laut yang kuat, yang dapat merusak lingkungan dan infrastruktur pesisir.

Daerah Terdampak dan Kondisi Terkini

Menurut Bahron, lima kecamatan yang terdampak adalah:

  • Kecamatan Lapang: Tiga desa yakni Gampong Kuala Cangkoi, Matang Baroh, dan Kuala Keureuto.
  • Kecamatan Seunuddon: Gampong Kuala Lhok Puuk.
  • Kecamatan Samudera: Gampong Kuala Sawang dan Blang Nibong.
  • Kecamatan Dewantara: Gampong Glumpang Sulu Timu dan Bluka Teubai.
  • Kecamatan Muara Batu: Gampong Bungkaih, Cot Seurani, dan Meunasah Drang.

Hingga update terkini, banjir rob masih menggenangi sebagian rumah warga, merendam badan jalan, serta area persawahan masyarakat setempat. Untungnya, belum ada laporan korban jiwa dalam musibah ini.

"Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, daerah ini hampir setiap tahun diterjang gelombang tinggi, masyarakat harus tetap waspada," tambah Bahron.

Evakuasi dan Tanggap Darurat

Dampak banjir rob memaksa 179 kepala keluarga (KK) dari tiga desa di Kecamatan Lapang mengungsi ke rumah kerabat. Rinciannya adalah:

  1. Gampong Kuala Cangkoi: 56 KK
  2. Matang Baroh: 103 KK
  3. Kuala Keureuto: sekitar 20 KK

BPBD Kabupaten Aceh Utara telah menyiagakan tim Tanggap Reaksi Cepat (TRC) di lapangan dan terus berkoordinasi dengan Muspika setempat untuk memantau dan membantu warga terdampak.

"BPBD Kabupaten Aceh Utara telah menyiagakan tim TRC di lapangan dan berkoordinasi dengan Muspika," jelas Bahron Bakti.

Dampak Jangka Panjang dan Kewaspadaan Masyarakat

Banjir rob dan abrasi pantai yang terjadi hampir setiap tahun ini menunjukkan perlunya perhatian serius terhadap mitigasi bencana di wilayah pesisir Aceh Utara. Kerusakan infrastruktur, terancamnya mata pencaharian petani dan nelayan, serta ancaman terhadap hunian menjadi isu utama yang harus ditangani.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan selalu mengikuti informasi resmi dari BPBA dan pemerintah daerah agar dapat segera mengantisipasi jika bencana serupa kembali terjadi.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, bencana banjir rob dan abrasi pantai yang melanda Aceh Utara bukan hanya masalah musiman tetapi juga cermin dari perubahan iklim dan penurunan kondisi ekosistem pesisir yang semakin parah. Fenomena cuaca ekstrem yang menyebabkan gelombang pasang tinggi ini kemungkinan akan semakin sering terjadi seiring pemanasan global yang memicu naiknya permukaan air laut.

Selain itu, abrasi pantai yang terus berlangsung mengindikasikan lemahnya sistem perlindungan pantai, seperti kurangnya hutan mangrove dan infrastruktur penahan gelombang. Pemerintah daerah dan pusat perlu mempercepat program rehabilitasi ekosistem pesisir dan pembangunan tanggul yang efektif agar risiko banjir rob bisa diminimalisir.

Kedepannya, masyarakat dan pemerintah harus berkolaborasi dalam membangun sistem peringatan dini dan edukasi mitigasi bencana. Hal ini sangat penting agar dampak kerugian sosial ekonomi bisa ditekan, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan pesisir rentan.

Untuk informasi lebih lanjut dan update perkembangan bencana, masyarakat dapat mengakses laporan resmi BPBA melalui situs resmi ANTARA Aceh atau mengikuti siaran berita lokal yang terus memantau situasi di lapangan.

Banjir rob dan abrasi pantai di Aceh Utara menjadi peringatan penting bagi pengelolaan lingkungan dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana alam di wilayah pesisir Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad