Sinopsis Para Perasuk: Film Unik Wregas Bhanuteja Ubah Kesurupan Jadi Kritik Sosial
Para Perasuk hadir sebagai film Indonesia yang menyuguhkan konsep unik dengan mengangkat fenomena kerasukan atau kesurupan dalam bentuk yang berbeda dari biasanya. Alih-alih menampilkan kesurupan sebagai kejadian horor yang menakutkan, film ini justru menjadikannya sebagai sebuah hiburan yang dinantikan warga desa.
Konsep Unik Kesurupan Sebagai Hiburan Desa
Film ini membawa penonton ke sebuah kampung fiktif bernama Latas yang berada di pinggiran Jakarta. Di sana, masyarakat mengadakan tradisi unik yang disebut pesta Sambetan, sebuah acara di mana warga secara kolektif menyerahkan diri untuk dirasuki oleh 20 roh binatang berbeda. Acara berlangsung dengan iringan tabuhan alat musik dan nyanyian, menciptakan suasana trance yang membuat para warga bisa mengalami kesurupan.
Uniknya, roh yang merasuki mereka bukanlah entitas jahat atau setan, melainkan roh binatang seperti bulus, kerbau, kodok, semut, hingga lintah. Masing-masing roh memberikan efek kerasukan yang berbeda, dan warga bisa memilih jenis roh yang ingin mereka rasuki. Tradisi ini menjadi ajang hiburan sekaligus pelarian bagi masyarakat desa yang mayoritas bekerja di sektor informal dan menghadapi berbagai masalah sosial.
Drama Berbalut Kritik Sosial Kental
Sutradara Wregas Bhanuteja berhasil membungkus tema berat tentang kemiskinan struktural, ancaman terhadap adat istiadat, dan perjuangan melawan kesewenang-wenangan dalam bentuk film drama yang ringan, segar, dan menghibur. Visualisasi pedesaan yang penuh warna serta dialog yang ringan membuat film ini tidak terasa berat meskipun menyimpan pesan sosial yang dalam.
Film ini bukan sekadar tontonan biasa, melainkan juga kritik sosial yang tajam terhadap kondisi masyarakat pinggiran yang sering terlupakan. Melalui simbol kesurupan dan tradisi uniknya, film ini menyuarakan perlawanan terhadap penggusuran dan perubahan yang mengancam keberlangsungan adat dan kehidupan warga desa.
Para Pemain dan Premier di Sundance Film Festival
Para Perasuk dibintangi oleh aktor ternama seperti Angga Yunanda, Maudy Ayunda, dan penyanyi top Anggun. Film ini telah melakukan premier perdana di Sundance Film Festival 2026, festival film bergengsi yang menjadi wadah utama untuk film-film independen berkualitas dari seluruh dunia.
Film ini siap mengubah persepsi penonton terhadap fenomena kerasukan dan genre horor pada umumnya dengan pendekatan yang sangat berbeda dan segar.
Sinopsis Singkat Para Perasuk
Di kampung Latas, warga mengadakan pesta Sambetan, di mana mereka secara sukarela mengalami kesurupan roh binatang. Tradisi ini menjadi hiburan sekaligus pelarian dari masalah hidup sehari-hari yang kompleks. Namun, di balik kesenangan itu, terdapat ancaman penggusuran yang membayangi kampung mereka. Angga Yunanda berperan sebagai seorang medium roh yang berjuang menyelamatkan desanya dari ancaman tersebut.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, Para Perasuk bukan hanya sekadar film dengan konsep unik tentang kesurupan, melainkan juga cerminan nyata perjuangan masyarakat pinggiran yang kerap terpinggirkan dalam pembangunan dan modernisasi. Dengan mengangkat tradisi lokal sebagai simbol perlawanan, film ini mengingatkan kita pada pentingnya melestarikan budaya sekaligus memperjuangkan hak-hak warga kecil yang berjuang mempertahankan tempat tinggal dan identitas mereka.
Selain itu, kehadiran film ini di Sundance Film Festival menunjukkan bahwa karya-karya Indonesia mampu menembus panggung internasional dengan pesan yang kuat dan relevan. Penonton perlu mengamati bagaimana Wregas Bhanuteja mengemas isu sosial yang kompleks dengan gaya yang ringan dan visual yang menarik sehingga mudah diterima semua kalangan.
Ke depan, film ini membuka ruang diskusi tentang bagaimana seni dan budaya dapat menjadi alat kritik sosial yang efektif dan menginspirasi perubahan positif di masyarakat.
Untuk informasi lengkap dan sinopsis lainnya, Anda dapat membaca sumber aslinya di Harian Disway serta mengikuti perkembangan festival film internasional melalui Sundance Film Festival.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0