BYD Atto 2 Facelift Usung RWD dan Teknologi LiDAR, Siap Saingi Geely dan MG

Jun 30, 2026 - 13:24
 0  2
BYD Atto 2 Facelift Usung RWD dan Teknologi LiDAR, Siap Saingi Geely dan MG

BYD, perusahaan kendaraan listrik asal China, kembali memukau pasar global dengan menyegarkan lini SUV kompak andalannya, BYD Atto 2, yang juga dikenal sebagai BYD Yuan Up di pasar domestik. Versi facelift ini membawa sejumlah pembaruan penting yang tidak hanya dari segi desain, tetapi juga dari sisi teknologi dan performa, terutama penggantian sistem penggerak dari depan ke belakang (RWD) serta penerapan teknologi LiDAR canggih. Pembaruan ini menegaskan ambisi BYD untuk bersaing ketat dengan rival seperti Geely dan MG.

Ad
Ad

Desain Segar dengan Sentuhan Mewah

Perubahan pertama yang terlihat jelas adalah tampilan eksterior yang kini mengusung tema warna turquoise yang segar, memberikan kesan modern dan elegan. Aksen mewah juga hadir pada beberapa bagian seperti bumper, gagang pintu, spion samping, dan side skirt. Meski demikian, secara keseluruhan desain tidak mengalami perubahan drastis, hanya ada penghilangan lis pada bumper yang membuat tampilannya sedikit lebih sederhana namun tetap stylish.

Salah satu pembaruan praktis adalah perubahan posisi lubang pengisian daya yang kini dipindahkan ke lokasi yang lebih ergonomis. Perubahan ini didasarkan pada keluhan pengguna di China yang biasanya memarkir mobil dengan posisi mundur saat mengisi baterai, sehingga lokasi baru dinilai lebih memudahkan.

Perubahan Sistem Penggerak: Dari FWD ke RWD

Perpindahan sistem penggerak ke roda belakang menjadi pembaruan paling signifikan di BYD Atto 2 facelift. Mobil yang sebelumnya mengadopsi penggerak roda depan (FWD) kini menggunakan penggerak roda belakang (RWD) berkat adopsi e-Platform 3.0 Evo, platform terbaru yang juga dipakai BYD Sea Lion 07.

Perubahan ini diharapkan memberikan pengalaman berkendara yang lebih dinamis dan menyenangkan. BYD menawarkan beberapa opsi motor listrik, yaitu motor belakang dengan tenaga 100 kW dan 120 kW (setara 134 hp dan 161 hp), serta motor depan dengan tenaga 130 kW dan 150 kW (174 hp dan 201 hp). Kombinasi ini memungkinkan performa yang fleksibel sesuai kebutuhan pengguna.

Lebih lanjut, perubahan platform juga berdampak pada dimensi kabin. Wheelbase bertambah 150 mm menjadi 2.770 mm, sehingga ruang kaki belakang menjadi lebih lega dan nyaman, sebuah keuntungan penting untuk SUV kompak yang sering digunakan keluarga.

Teknologi LiDAR dan Fitur Canggih untuk Saingi Kompetitor

Selain performa, BYD juga meningkatkan fitur teknologi di Atto 2 terbaru dengan menyematkan sistem LiDAR canggih yang memudahkan pengemudi melalui bantuan sensor presisi tinggi. Penggunaan LiDAR ini menjadi keunggulan kompetitif dibandingkan rival-rival seperti Geely EX2, Changan Nevo Q05, dan MG4 Urban yang masih mengandalkan sistem bantuan mengemudi berbasis kamera dan radar konvensional.

Di sektor baterai, Atto 2 facelift menggunakan paket LFP dengan kapasitas 42 kWh dan 52 kWh, mampu menempuh jarak antara 410 hingga 505 km dalam sekali pengisian penuh. Teknologi pengisian cepat juga tetap menjadi andalan BYD untuk memberikan kenyamanan maksimal kepada pengguna.

Strategi Pasar dan Harga

Sejak Mei 2026, BYD telah mengirimkan sekitar 17.043 unit Atto 2 facelift untuk pasar global dengan harga mulai dari US$ 17.600 atau sekitar Rp 314 juta (kurs saat ini). Di pasar domestik, BYD menyiapkan 38.751 unit, upaya yang sekaligus menjadi langkah strategis untuk menghadapi persaingan ketat, khususnya melawan Geely EX2 yang penjualannya dua kali lipat lebih tinggi di periode yang sama.

Dengan penggerak RWD, teknologi LiDAR, dan peningkatan kenyamanan kabin, BYD berharap Atto 2 bisa merebut kembali posisi teratas di pasar domestik maupun global.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pembaruan BYD Atto 2 bukan sekadar facelift biasa. Langkah BYD mengadopsi penggerak roda belakang dan teknologi LiDAR menandai perubahan paradigma dalam kelas SUV listrik kompak, yang selama ini didominasi oleh penggerak roda depan dan teknologi bantuan mengemudi standar. Dengan e-Platform 3.0 Evo, BYD tidak hanya meningkatkan performa, tapi juga kenyamanan dan keamanan berkendara, yang menjadi nilai jual penting di mata konsumen global.

Keputusan memindahkan posisi lubang pengisian daya juga menunjukkan BYD sangat memperhatikan pengalaman pengguna sehari-hari, sebuah aspek yang kerap diabaikan oleh produsen lain. Ini bisa menjadi faktor diferensiasi yang memperkuat loyalitas pelanggan.

Ke depan, persaingan di segmen SUV listrik kompak akan semakin sengit, terutama antara BYD, Geely, dan MG. BYD harus terus memperkuat jaringan distribusi dan layanan purna jual agar pembaruan teknologi ini dapat diterima dengan baik oleh pasar global. Kita juga perlu mengamati bagaimana strategi harga dan inovasi teknologi lain akan memengaruhi dominasi BYD di masa depan.

Untuk informasi lebih lengkap dan update terbaru, simak terus perkembangan otomotif dunia terutama kendaraan listrik di Liputan6 Otomotif dan sumber berita otomotif internasional terkemuka.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad