Perbaikan Jalan Longsor Syafrudin Yoes Rp9,6 Miliar Tetap Sesuai Jadwal

Jul 7, 2026 - 11:40
 0  2
Perbaikan Jalan Longsor Syafrudin Yoes Rp9,6 Miliar Tetap Sesuai Jadwal

Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr Ir H Bagus Susetyo, MM, melakukan peninjauan langsung terhadap progres perbaikan jalan longsor di Jalan Syafrudin Yoes, Balikpapan Selatan, pada Selasa, 7 Juli 2026. Proyek penanganan permanen yang dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur bersama Pemerintah Kota Balikpapan ini dipastikan masih berjalan sesuai jadwal dan ditargetkan rampung pada 24 Agustus 2026.

Ad
Ad

Penanganan Permanen Atasi Masalah Longsor

Dalam kunjungan tersebut, Bagus Susetyo menegaskan bahwa perbaikan jalan ini bukan sekadar pengaspalan sementara yang kerap kali cepat rusak, melainkan solusi permanen yang menyasar akar permasalahan longsor. "Kalau hanya diaspal, sekitar Rp100 juta, seminggu kemudian rusak lagi," ujarnya. Hasil kajian teknis menunjukkan adanya tanah lunak di bawah konstruksi jalan yang menyebabkan penurunan badan jalan. Oleh sebab itu, pekerjaan difokuskan pada penguatan fondasi untuk mengatasi tanah lunak tersebut.

"Sekarang sudah selesai pemasangan tiang dan fondasi utama (foot plate). Setelah fondasi kokoh, tanah di atasnya tidak akan mengalami penurunan lagi," jelas Bagus.

Progres Proyek dan Tantangan Cuaca

Sejak proyek dimulai pada 13 Mei 2026, progres perbaikan sudah mencapai sekitar 30 persen. Bagus optimistis proyek dapat selesai tepat waktu jika cuaca mendukung. Ia juga mengingatkan agar penyedia jasa menggunakan terpal pelindung material timbunan saat hujan dan melakukan pemadatan tanah dengan hati-hati agar konstruksi tidak terganggu.

"Kendala terbesar memang hujan. Jika cuaca memungkinkan, kami yakin proyek selesai Agustus," katanya.

  • Progres pekerjaan: 30%
  • Durasi proyek: 13 Mei – 24 Agustus 2026
  • Panjang ruas jalan yang diperbaiki: sekitar 90 meter
  • Anggaran: Rp9,6 miliar dari Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemkot Balikpapan

Untuk mempercepat pekerjaan, Bagus meminta kontraktor menambah tenaga kerja tanpa mengorbankan kualitas. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dengan pemilik lahan sekitar agar tidak memicu masalah sosial selama proses pembangunan.

Kolaborasi Strategis Antara Pemerintah Pusat dan Daerah

Proyek ini menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemerintah Kota Balikpapan sebesar Rp9,6 miliar. Desain teknis disusun oleh BBPJN Kalimantan Timur, yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum.

"Karena kondisi darurat, Pemkot mengambil langkah cepat dengan anggaran BTT agar perbaikan bisa segera dilaksanakan tanpa menunggu anggaran reguler yang baru tersedia tahun depan," kata Bagus.

Bagus menilai sinergi antara pemerintah pusat melalui BBPJN dan Pemkot Balikpapan menjadi kunci keberhasilan percepatan penanganan jalan longsor ini.

"Ini bentuk sinergi yang baik antara Balai dan Pemerintah Kota. Semua proses dilakukan melalui koordinasi dan diskusi bersama agar persoalan ini bisa segera tuntas dan jalan dapat kembali dimanfaatkan masyarakat dengan aman,"

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, penanganan permanen longsor di Jalan Syafrudin Yoes merupakan langkah strategis dan a game-changer dalam pengelolaan infrastruktur jalan di Balikpapan, khususnya menghadapi tantangan geologi seperti tanah lunak. Dengan alokasi anggaran khusus melalui BTT Rp9,6 miliar, proyek ini memperlihatkan respons cepat pemerintah daerah dalam mengatasi masalah yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan ekonomi lokal.

Kendati progres proyek saat ini positif, faktor cuaca masih menjadi variabel kritis yang perlu dimonitor. Selain itu, perlu perhatian ekstra pada komunikasi sosial agar pembangunan tidak menimbulkan konflik dengan warga sekitar. Ini menjadi pelajaran penting bagi pelaksanaan proyek serupa di masa depan.

Ke depannya, publik dan pihak terkait harus terus mengawal proses pembangunan agar hasilnya benar-benar permanen dan tidak menimbulkan masalah berulang. Kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan daerah juga harus terus dipertahankan sebagai model sinergi pembangunan infrastruktur yang efektif.

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui artikel aslinya di Gerbangkaltim.com dan pelaporan pemerintah setempat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad