Pemkot Jaktim Angkut 25 Ton Sampah Sisa Banjir di Kramat Jati, Ini Rinciannya

Mar 27, 2026 - 12:20
 0  5
Pemkot Jaktim Angkut 25 Ton Sampah Sisa Banjir di Kramat Jati, Ini Rinciannya

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur bersama Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Kramat Jati berhasil mengangkut 25 ton sampah sisa banjir yang melanda wilayah tersebut sejak pekan lalu. Upaya ini merupakan bagian dari pembersihan menyeluruh pascagenangan air yang terjadi akibat luapan Kali Baru dan Kali Induk pada Sabtu (21/3) malam hingga Minggu (22/3) pagi.

Ad
Ad

Proses Pengangkutan Sampah Pascabanjir di Kramat Jati

Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Kramat Jati, Dwi Firmansyah, menyampaikan bahwa pembersihan sampah telah dilakukan sejak Senin (23/3) dan rampung sesuai target pada Jumat (27/3). Dari total 25 ton sampah yang diangkut, 21 ton berasal dari Kelurahan Tengah dan sisanya sebanyak 4 ton berasal dari Kelurahan Batu Ampar.

Dalam proses pengangkutan, Pemkot Jaktim mengerahkan delapan armada yang terdiri dari tiga truk tipper besar, tiga truk tipper kecil, satu unit Hilux, dan satu mobil pikap milik Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air. Selain itu, sebanyak 15 personel Satgas Lingkungan Hidup juga dikerahkan, dibantu oleh petugas PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum) serta Satgas UPS Badan Air untuk mempercepat proses pembersihan.

"Beberapa titik harus ditangani secara manual karena kendaraan tidak bisa masuk. Sampah dibawa terlebih dahulu ke lokasi yang dapat diakses armada pengangkut," jelas Dwi, menyoroti kendala akses jalan yang sempat memperlambat pemulihan.

Dukungan dan Kolaborasi Lintas OPD

Lurah Tengah, Budi Hartati, memberikan apresiasi atas kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat dalam penanganan sampah pascagenangan. Ia menerangkan bahwa sebanyak 30 petugas PPSU dikerahkan di beberapa titik terdampak seperti RT 01, 02, 03, 09, dan 10 di RW 01 serta RT 04 di RW 08 untuk mempercepat proses pembersihan.

"Terima kasih kepada jajaran Lingkungan Hidup, UPS Badan Air, petugas PPSU, serta warga yang turut membantu. Semoga pembersihan sampah ini bisa segera tuntas dan ke depan tidak terjadi genangan kembali," harap Budi.

Faktor Penyebab Banjir dan Dampaknya

Banjir yang melanda Kramat Jati pada Sabtu (21/3) disebabkan oleh hujan deras dan luapan air Kali Ciliwung. Intensitas hujan tinggi sejak sore hari menyebabkan air merendam permukiman dan ruas jalan di kawasan Balekambang, dengan ketinggian air bervariasi antara 30 sentimeter hingga 1 meter.

Air mulai memasuki rumah penduduk sekitar pukul 16.00 WIB dan dalam tiga jam meningkat cepat. Tidak hanya permukiman, ruas Jalan Raya Bogor di pertigaan Hek juga terendam dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter, menyebabkan kemacetan panjang dan pengendara mencari jalur alternatif.

Warga yang rumahnya berada di titik lebih tinggi melaksanakan gotong royong membersihkan sisa lumpur dan sampah banjir sebagai bagian dari upaya pemulihan lingkungan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, penanganan cepat dan terstruktur yang dilakukan Pemkot Jakarta Timur dalam mengatasi dampak pascabanjir di Kramat Jati menunjukkan pentingnya koordinasi lintas OPD dan partisipasi masyarakat dalam mengelola bencana perkotaan. Pengangkutan 25 ton sampah bukan hanya soal kebersihan, melainkan juga pencegahan potensi penyakit dan gangguan lingkungan yang bisa muncul jika sampah dibiarkan menumpuk.

Kendala akses yang harus diatasi secara manual mengindikasikan perlunya perbaikan infrastruktur dan sistem tanggap darurat yang lebih adaptif terhadap kondisi lapangan. Ke depan, Pemerintah diharapkan meningkatkan upaya mitigasi banjir dan sistem drainase agar kejadian genangan seperti ini tidak terulang atau minimal diminimalisasi, mengingat Jakarta kerap menghadapi risiko banjir.

Warga dan pemangku kepentingan juga perlu terus berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan kesiapsiagaan bencana. Pemkot Jaktim patut diapresiasi, namun tantangan pengelolaan sampah dan banjir di perkotaan besar seperti Jakarta membutuhkan solusi berkelanjutan dan inovatif yang melibatkan teknologi dan edukasi publik.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai penanganan banjir dan sampah di Jakarta Timur, Anda dapat membaca laporan resmi di Antara News serta update terkini di CNN Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad