Senator AS Kutuk Trump di Demo No Kings: 'Kita Dibohongi soal Perang Iran'

Mar 29, 2026 - 09:20
 0  7
Senator AS Kutuk Trump di Demo No Kings: 'Kita Dibohongi soal Perang Iran'

WASHINGTON – Dalam gelombang protes anti-Trump bertajuk No Kings yang melanda berbagai kota di Amerika Serikat, para aktivis dan politisi mengajak masyarakat untuk menolak ekspansi militer yang digagas Presiden Donald Trump di luar negeri, khususnya terkait konflik di Iran yang melibatkan AS dan Israel.

Ad
Ad

Senator Bernie Sanders, tokoh progresif dari Partai Demokrat, tampil sebagai pembicara utama dalam rapat umum No Kings di St. Paul, Minnesota. Dalam pidatonya, ia berjanji akan berjuang untuk menggagalkan upaya Trump yang mengusulkan tambahan dana sebesar USD 200 miliar untuk memperkuat operasi militer AS dan sekutunya di Iran.

“Mari kita jujur. Rakyat Amerika telah dibohongi tentang perang di Vietnam, kita dibohongi tentang perang di Irak, dan kita dibohongi hari ini tentang perang di Iran,” tegas Sanders kepada ribuan pendukungnya.

Ia menegaskan bahwa janji kampanye Trump untuk mengakhiri "perang abadi" kini telah dilanggar dengan jelas. Menurut Sanders, perang yang terus berlangsung di Timur Tengah bukan hanya menimbulkan ketidakstabilan regional, tetapi juga mengganggu perekonomian global.

Konflik Iran dan Dampaknya

Perang yang dilancarkan antara AS, Israel, dan Iran telah memicu ketegangan besar di Timur Tengah. Serangan militer dan operasi rahasia turut memperburuk situasi, memicu reaksi dari kelompok-kelompok seperti Houthi di Yaman yang melancarkan serangan rudal dan drone ke Israel.

Menurut Sanders, tindakan militer ini melanggar hukum internasional. Ia menegaskan, satu negara berdaulat tidak bisa begitu saja menyerang negara berdaulat lain dengan alasan yang sepihak. Pernyataan ini menyoroti kontroversi seputar intervensi AS di wilayah yang sangat sensitif tersebut.

Seruan Tolak Perang dan Pengeluaran Militer

Dalam orasinya, Sanders mendorong para pemilih untuk menolak rencana pengeluaran militer yang besar-besaran, yang menurutnya lebih banyak merugikan rakyat Amerika daripada memberi manfaat. Ia mengingatkan bahwa dana sebesar USD 200 miliar yang dialokasikan untuk perang di Iran seharusnya digunakan untuk kepentingan domestik, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

  • Menolak eskalasi perang di Timur Tengah.
  • Mendesak transparansi dan akuntabilitas dalam kebijakan luar negeri AS.
  • Memprioritaskan pengeluaran untuk kesejahteraan rakyat Amerika.
  • Mendorong diplomasi dan penyelesaian damai konflik internasional.

Protes No Kings ini merupakan bagian dari gelombang perlawanan yang semakin kuat terhadap kebijakan militer Trump, yang dinilai semakin agresif dan berpotensi menjerumuskan AS ke dalam konflik berkepanjangan di luar negeri.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pernyataan Senator Sanders di tengah demonstrasi No Kings bukan hanya sekadar kritik terhadap kebijakan Trump, melainkan juga refleksi kegelisahan publik yang lebih luas terhadap arah politik luar negeri Amerika Serikat.

Rencana pengeluaran miliaran dolar untuk operasi militer di Iran berpotensi membebani ekonomi AS yang masih berjuang pulih pasca-pandemi. Selain itu, eskalasi konflik di Timur Tengah bisa memperburuk stabilitas global dan menimbulkan dampak sosial-politik yang luas, termasuk gelombang pengungsi dan peningkatan terorisme.

Lebih jauh, penolakan publik terhadap "perang abadi" ini menandakan pergeseran signifikan dalam persepsi masyarakat Amerika terhadap intervensi militer luar negeri. Ini menjadi sinyal bagi politisi dan pembuat kebijakan bahwa fokus harus kembali ke kesejahteraan dalam negeri dan diplomasi sebagai solusi konflik.

Ke depan, penting untuk terus mengikuti perkembangan kebijakan militer AS di Timur Tengah dan respons publik yang semakin kritis terhadapnya. Untuk informasi lebih lengkap, Anda dapat membaca laporan lengkap SINDOnews dan berita terbaru dari CNN Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad